Kamus Penyakit

Wajib Tahu, Ini Berbagai Bahaya dan Efek Diabetes pada Tubuh

April 29, 2020 | Ajeng Annastasia | dr. Andrew Lienata
feature image

Ada beberapa efek diabetes pada tubuh, yang semuanya perlu mendapatkan pengawasan oleh dokter supaya tidak berlanjut semakin parah.

Pada dasarnya, pengidap diabetes memiliki gula darah yang lebih tinggi di atas ambang batas normal. Efeknya terjadi defisiensi (kekurangan) produksi insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin sebagaimana mestinya.

Jika demikan maka gula yang berasal dari makanan gagal untuk digunakan dalam kerja tubuh sehari-hari. Gula darah pun kian tinggi di dalam darah dan menyebabkan berbagai efek pada tubuh.

Efek diabetes pada tubuh: jantung dan pembuluh darah

sakit dada sebelah kiri
Penyakit jantung juga bisa ditingkatkan risikonya oleh diabetes. Foto: Shutterstock.com

Kadar gula darah yang tinggi melebihi ambang batas normal akan menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah. Diabetes pun memiliki keterkaitan yang erat dengan sistem jantung dan pembuluh darah.

Pada pengidap diabetes, risiko penyakit jantung menjadi lebih tinggi. Menurut data Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sebanyak 74% pengidap diabetes juga turut mengalami hipertensi (darah tinggi).

Baca juga: Cegah Sakit, Ini Vitamin yang Dibutuhkan Saat Puasa

Efek diabetes pada tubuh: sistem saraf

Masalah saraf menjadi salah satu efek diabetes pada tubuh. Foto: Shutterstock.com

Pencernaan 

Sistem saraf otonom yang rusak menyebabkan gastroparesis atau lumpuh lambung. Lambung kehilangan kemampuan untuk mendorong makanan masuk ke dalam usus. Sehingga dapat menyebabkan keluhan lain seperti mual, muntah, sakit maag, kembung, nyeri perut, dan turun berat badan.

Kaki

Luka pada kaki seringkali lambat diketahui. Luka menjadi terinfeksi dan ketika bersamaan dengan kerusakan faktor penyembuhan luka, maka bisa berlanjut pada nekrosis. Nekrosis yaitu ketika jaringan mati.

Seksualitas

Organ intim dipenuhi oleh saraf yang berperan untuk menjalankan fungsinya. Ketika saraf rusak maka organ intim tidak berfungsi maksimal. Pada pria diabetes dapat terjadi masalah ereksi yang disebut dengan impotensi.

Sementara pada wanita, gangguan pada saraf menyebabkan kesulitan lubrikasi dan bahkan orgasme.

Efek diabetes pada tubuh: sistem reproduksi

Bagi wanita, siklus haid pun bisa dipengaruhi oleh diabetes. Foto: Shutterstock.com

Wanita dengan diabetes biasanya juga rentan mengalami sindrom metabolik. Nah, sindrom metabolik ini erat kaitannya dengan Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS). Terjadinya PCOS pada wanita usia produktif dapat memengaruhi siklus haid.

Efek diabetes pada tubuh: kulit

asam urat
Segera cek ke dokter jika menemukan efek-efek bahaya diabetes ke dokter. Foto: Shutterstock.com

Skleroderma diabetikorum

Terjadi pada penderita diabetes tipe 2 yaitu penebalan kulit pada belakang leher dan punggung bagian atas.

Vitiligo

Terjadi lebih sering pada diabetes tipe 1 yaitu hilangnya pigmen kulit akibat hancurnya sel penghasil pigmen. Terjadi bercak -bercak pada kulit dengan warna yang terang. Seringnya terjadi pada bagian dada dan perut. Namun dapat juga terjadi pada mulut, sekitar lubang hidung, dan mata.

Acanthosis nigricans

Terjadi penebalan dan warna kulit yang lebih gelap pada area sekitar lipatan. Kulit menjadi coklat dan bahkan agak kasar. Biasanya terjadi pada belakang leher bagian samping, ketiak, di bawah bawah payudara, dan sekitar lipatan paha.

Necrobiosis Lipoidica Diabetikorum

Area kemerahan pada kulit di bagian tungkai bawah. Kulit menjadi lebih tipis dan dapat terlihat jelas perbedaan antara kulit yang bermasalah dan yang normal.

Dermopati Diabetik

Bercak kulit berbentuk bulat dan mengkilat di bagian bawah dari tungkai bawah depan. Bercak tidak nyeri tetapi pada sebagian orang dapat dirasa gatal dan sensasi terbakar.

Xantomatosis Eruptif

Tonjolan berwarna kuning berukuran sebesar kacang dengan sekelilingnya berwarna kemerahan. Kadang terasa gatal dan sering ditemukan di area wajah dan bokong.

Baca juga: Waspadai, 4 Penyakit Ini Incar Pekerja Kantoran

Efek diabetes pada tubuh: gangguan kejiwaan

Pengidap diabetes lebih mudah mengalami kebingungan parah dan turun kesadaran akan lingkungan sekitar, penyalahgunaan obat-obatan, depresi, gangguan cemas, skizofrenia (halusinasi, delusi, waham, kekacauan berpikir, gangguan perilaku), dan gangguan makan.

Ada begitu banyak efek diabetes pada tubuh yang berbahaya. Oleh sebab itu, konsultasi rutin dan mengikuti terapi sesuai anjuran dokter pun menjadi sangat penting.

Reference

1. Trikkalinou, Aikaterini et al. “Type 2 diabetes and quality of life”. World j diabetes vol. 8,4 (2017): 120 – 129. doi 10.4239/wjd.v8.i4.120
2. Condorelli RA, et al. (20180. “Diabetes mellitus and infertility: Different pathophysiological effects in type 1 and type 2 on sperm function”. Frontiers in endocrinology vol.9 268. 25 may. 2018, doi:10.3389/fendo.2018.00268
3. Diabetes : 12 warning signs that appear on your skin. www.aad.org/public/diseases/other-conditions/diabetes-warning-signs
4. Hendrieckx C, Halliday JA, Beeney LJ, Speight J. “Diabetes and emotional health: a practical guide for healthcare professionals supporting adults with Type 1 and Type 2 diabetes”. London: Diabetes UK, 2019, 2nd Edition (UK)
5. Lofty M, Adeghate J, et al. (2015). “ Chronic Complications of Diabetes Mellitus: A Mini Review”. Current diabetes review 13, doi:10.2174/1573399812666151016101622
6. Bunza JM, Alhassan AJ. (2019). “Complications of diabetes mellitus: An insight in to biochemical basis”. ejpmr, 2019,5(2), 114-120 issn 2394-3211

    register-docotr