Kamus Penyakit

Panas Dalam Bukan Penyakit, Kenali 5 Gejala Berikut Ini

July 26, 2020 | Muhammad Hanif S. | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Hampir semua orang pernah mengalami panas dalam. Pada situasi tertentu, panas dalam bisa membuat tak nyaman dan mengganggu aktivitas harian. Mengetahui ciri-ciri panas dalam dapat membuatmu lebih mudah untuk mengatasinya.

Apa saja ciri-ciri panas dalam yang paling sering terjadi? Serta, bagaimana cara meredakan setiap gejalanya? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Sekilas tentang panas dalam

Pada dasarnya, panas dalam adalah istilah yang tidak dikenal di dunia medis. Artinya, kondisi ini bukanlah sebuah penyakit, melainkan suatu gejala dari gangguan kesehatan tertentu, misalnya radang tenggorokan, flu, alergi, infeksi virus, dan lainnya.

Mengutip Health Hub, istilah panas dalam sendiri hanya digunakan oleh masyarakat Asia, bermula dari kata ‘heaty’ dan ‘cooling’ yang mulai diperkenalkan dalam pengobatan tradisional Tiongkok.  

Kata ‘heaty’ merujuk pada kebiasaan mengonsumsi makanan panas yang dapat merangsang reaksi tubuh seperti sakit tenggorokan, iritasi pada bagian dalam mulut, dan sariawan. Meski begitu, panas dalam bisa saja terjadi saat tubuh berada di suhu normal alias tidak sedang demam.

Baca juga: Menderita Panas Dalam? Ini Berbagai Pilihan Obat Alami dan Medis untuk Meredakannya

Ciri-ciri panas dalam paling umum

Ciri-ciri panas dalam sangat beragam, tapi secara umum tanda-tanda itu hampir seluruhnya terjadi di dalam mulut. Mulai dari bibir pecah, muncul warna kemerahan, hingga peradangan di tenggorokan.

1. Bibir pecah-pecah

Bibir pecah adalah salah satu ciri-ciri panas dalam paling umum. Kondisi ini disebabkan oleh kulit bibir yang kering. Mengutip Healthline, bibir tidak memiliki kelenjar minyak seperti bagian kulit lainnya.

Saat terjadi panas dalam, tingkat kelembapan bibir akan menurun. Ini juga bisa diperparah dengan kebiasaan menggigit bibir meski tanpa disadari.

Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan memperbanyak minum air putih. Air dapat meningkatkan kelembapan pada kulit bibir. Selain itu, batasi pula terkena sinar matahari. Paparan sinar matahari secara langsung bisa menyebabkan kulit menjadi lebih kering.

2. Sensasi panas di dalam mulut

Ciri-ciri panas dalam berikutnya adalah sensasi panas di dalam mulut. Kondisi ini bisa disebabkan oleh inflamasi dan reaksi tubuh terhadap makanan tertentu. Rasa panas ini dapat dirasakan di semua bagian dalam mulut, mulai belakang bibir hingga pangkal tenggorokan.

Memperbanyak asupan air adalah cara terbaik untuk meredakannya. Serta, hindari makanan pedas, asam, dan buah-buahan sitrus. Kamu juga bisa menggunakan pasta gigi dengan kandungan ekstrak daun mint yang menyegarkan.

3. Ciri-ciri panas dalam berupa sariawan

Sariawan sebagai citi-ciri panas dalam. Sumber foto: www.asianetnews.com

Sariawan adalah ciri-ciri panas dalam yang mudah dideteksi, ditandai dengan munculnya benjolan atau luka di dalam mulut, tepat di bagian belakang bibir. Pada tahapan ringan, sariawan mungkin tidak terasa nyeri.

Tapi jika sudah membesar, rasa sakit akan sangat terasa. Akibatnya, kamu akan kesulitan menggerakkan bibir, baik untuk bicara maupun makan.

Menurut sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat, sariawan atau yang disebut dengan stomatitis aftosa bisa diobati dengan obat oral maupun topikal.

Baca juga: Bikin Susah Makan, Cari Tahu Penyebab Sariawan dan Cara Mencegahnya

4. Sulit menelan makanan dan minuman

Pada kebanyakan kasus, orang yang mengalami panas dalam akan sulit menelan sesuatu. Kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak hal, yang paling umum adalah karena terjadi peradangan.

Radang di tenggorokan, atau yang disebut dengan faringitis, akan terasa sakit jika digunakan untuk makan dan minum. Jika diamati, akan tampak warna kemerahan saat kondisinya semakin memburuk.

Untuk meredakannya, kamu bisa berkumur menggunakan air garam, memperbanyak minum air hangat, dan tidur yang cukup.

5. Tenggorokan gatal

Ciri-ciri panas dalam yang terakhir adalah tenggorokan gatal. Kondisi ini bisa disebabkan oleh konsumsi makanan tertentu yang dapat menyebabkan iritasi, seperti asam, pedas, dan panas. Pada tahapan yang parah, tenggorokan gatal bisa membuatmu batuk-batuk.

Cara terbaik untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan memperbanyak asupan cairan dan berkumur air garam.

Baca juga: Wajib Tahu! Ini 6 Penyebab Tenggorokan Gatal yang Bikin Tak Nyaman

Nah, itulah lima ciri-ciri panas dalam yang paling umum terjadi. Untuk meminimalkan terserang panas dalam, lakukan pencegahan dengan membatasi makanan pedas, panas, dan asam. Jika kondisinya tak kunjung membaik, segera hubungi dokter, ya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

  1. Pulse TCM Clinic Singapore, diakses 20 Juli 2020, ‘Heating’ vs ‘Cooling’.
  2. Health Hub, diakses 20 Juli 2020, What Do ‘Heaty’ and ‘Cooling’ Really Mean?
  3. Healthline, diakses 20 Juli 2020, Everything You Need to Know About Throat Irritation.
  4. Healthline, diakses 20 Juli 2020, Pharyngitis.
  5. Healthline, diakses 20 Juli 2020, What Is Burning Mouth Syndrome?
  6. Healthline, diakses 20 Juli 2020, What Causes Chapped Lips and How to Treat Them.
  7. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 20 Juli 2020, Recurrent Aphthous Stomatitis.

    register-docotr