Kamus Penyakit

Sering Buang Gas Tiba-Tiba? Ini Cara Mengatasi Perut Kembung

November 5, 2020 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Mengeluarkan gas di tempat umum karena perut kembung tentunya tidak mengenakkan dan pasti berusaha dihindari. Lalu, bagaimana cara mengatasi perut kembung dan begah agar tidak buang gas sembarangan?

Temukan tips mengobati perut kembung secara lengkap dalam ulasan di bawah ini. 

Apa yang terjadi saat perut kembung?

Secara umum, seseorang akan mengeluarkan gas melalui mulut atau bersendawa dan bisa melalui dubur.

Gas yang dikeluarkan ini merupakan kondisi normal dan biasanya didapatkan dari makanan. Namun, perlu diketahui jika gas ini bisa diperoleh melalui dua cara, yakni ketika menelan udara dan saat bakteri di usus besar membantu mencerna makanan.

Makanan yang tidak tercerna akan bergerak dari usus kecil ke usus besar. Ketika sampai di usus besar, bakteri bekerja membuat hidrogen, karbon dioksida, dan metana yang kemudian meninggalkan tubuh.

Baca juga: Kenapa Konsumsi Makanan Pedas Tidak Diperbolehkan Saat Perut dalam Keadaan Kosong?

Penyebab perut kembung

Sebelum mengetahui cara mengatasi perut kembung dan begah, kamu perlu paham apa saja yang bisa menyebabkan gas di dalam tubuh.

Selain mengeluarkan gas, ketika perut kembung kamu juga bisa merasakan sakit di perut. Rasa sakit ini bisa disalahartikan sebagai hal lain, seperti serangan jantung atau radang usus buntu.

Perlu diketahui juga, bersendawa kronis mungkin merupakan tanda masalah pada saluran pencernaan bagian atas, seperti penyakit refluks gastroesofageal atau GERD.

Nah, beberapa hal lain yang bisa menyebabkan kembung adalah irritable bowel syndrome atau IBS, kanker usus besar, sembelit, intoleransi laktosa, serta penyakit celiac.

Baca juga: Jangan Anggap Remeh Sakit Perut Bagian Bawah, Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

Bagaimana cara mengatasi perut kembung dan begah?

Langkah pertama dalam mengatasi perut kembung dan begah dapat dimulai dari perbaikan gaya hidup. Biasakan untuk mengatur pola makan dan melatih diri untuk menelan sedikit udara. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter bila perut kembung sudah sangat mengganggu.

Dokter mungkin akan meresepkan beberapa obat untuk membantu memindahkan makanan melalui sistem pencernaan. Obat-obatan tersebut juga dapat memindahkan gas di dalam perut lebih cepat sehingga menghindari terjadinya perut kembung. 

Nah, untuk itu, jika kamu merasakan hal yang tidak biasa dan disertai perut kembuh maka segera periksakan bersama dokter ahli. 

Namun di samping itu, ada beberapa cara mengatasi perut kembuh bisa kamu lakukan sendiri di rumah, seperti:

Makan secara perlahan

Mayoritas gas yang diproduksi oleh tubuh terbentuk karena tidak sengaja menelan udara. Menelan udara biasanya disebabkan karena kebiasaan tertentu.

Salah satu kebiasaan yang bisa menyebabkan udara tertelan adalah makan terlalu cepat. Karena itu, sangat dianjurkan untuk makan secara perlahan dengan mulut tertutup sehingga jumlah udara yang ditelan bisa berkurang.

Berhenti mengunyah permen karet

Banyak orang yang memiliki kebiasaan mengunyah permen karet untuk menjaga napas tetap segar dan membantu menghindari ngemil. Namun, faktanya, mengunyah permen karet bisa menyebabkan udara tertelan lebih banyak.

Mengunyah permen karet berarti secara terus-menerus menelan udara. Kondisi inilah yang akan menyebabkan penumpukan gas dan meningkatkan risiko seseorang mudah menderita perut kembung.

Kurangi mengonsumsi makanan penghasil gas

Makanan yang dapat meningkatkan produksi gas harus dikurangi asupannya. Salah satu penghasil gas adalah karbohidrat yang mengandung fruktosa, laktosa, serta tidak larut, dan fermentasi pati yang akan melepaskan gas ketika berfermentasi.

Buah dan sayuran sering menyebabkan gas, tetapi menghindari sepenuhnya tidak dianjurkan karena penting untuk tubuh. Nah, cara paling tepat yang bisa dilakukan adalah mengurangi asupannya untuk membantu meminimalkan perut kembung.

Beberapa makanan tersebut, seperti kacang polong, sayuran termasuk brokoli, kol, dan bawang merah, buah-buahan, serta gandum utuh.

Baca juga: Jangan Sampai Tertukar, Yuk Pahami Perbedaan Tumor dan Kanker!

Konsumsi suplemen enzim

Dilansir dari Medical News Today, sebuah penelitian menunjukkan bahwa suplemen enzim dapat membantu pemecahan protein dan karbohidrat kompleks. Hal ini berarti dapat membantu berbagai penyakit pencernaan dan gejala lainnya.

Karbohidrat kompleks yang dapat dipecah di usus kecil, gas yang dihasilkan bisa lebih sedikit. Namun, jika tidak bisa dipecah di usus kecil maka akan pindah ke usus besar dan bakteri penghasil gas yang akan bekerja untuk memecahnya.

Suplemen enzim laktase dapat membantu seseorang dengan kelebihan gas yang disebabkan oleh intoleransi laktosa. Suplemen ini bisa kamu dapatkan dengan mudah karena tersedia untuk dibeli secara online. 

Minum obat perut kembung

Cara lain untuk mengobati perut kembung adalah dengan minum obat. Obat perut kembung dapat kamu peroleh di apotek atau toko obat. Obat perut kembung yang dapat kamu gunakan meliputi: 

  • Antasida, berguna mengatasi perut kembuh karena mengandung simetikon.
  • Probiotik, digunakan karena mampu membantu membunuh bakteri jahat.
  • Dairy ease, dapat membantu orang dengan intoleransi laktosa.
  • Beano, mengandung enzim yang membantu mencerna gula dalam kacang.

Ketika mengobati perut kembung dengan obat, pastikan konsumsinya sesuai dosis dan anjuran yang tertera pada kemasan produk. 

Cara mengatasi perut kembung saat hamil

Perut kembung juga dapat terjadi selama masa kehamilan hingga hari persalinan. Salah satu penyebabnya adalah adanya lonjakan hormon tubuh di dalam tubuh. Namun, kondisi perut kembung semasa hamil dapat diatasi dengan mudah. 

Cara mengatasi perut kembung saat hamil cukup pun beragam, seperti:

  • Minum banyak air
  • Makan makanan berserat
  • Makan dengan porsi sedikit tapi sering
  • Makan dengan perlahan 
  • Cobalah untuk tenang dan lebih rileks
  • Kurangi kacang-kacangan
  • Coba untuk aktif bergerak

Bila cara mengatasi perut kembung saat hamil yang ada di atas ternyata  tidak bekerja dan kamu  masih merasa kembung, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Baca juga: Perut Terasa Kembung saat Haid? Yuk Atasi dengan Cara Ini!

Mengatasi perut kembung pada bayi

Tidak hanya pada orang dewasa, anak-anak bahkan bayi juga bisa mengalami kondisi perut kembung. Namun tidak perlu terlalu khawatir karena kondisi ini normal. Di samping itu, mengatasi perut kembung pada bayi tidak sulit dilakukan kok. 

Ada beberapa langkah yang bisa dicoba untuk mengatasi perut kembung pada bayi, seperti:

  • Memperbaiki  posisi makan. Saat menyusui atau memberi susu botol, pastikan kepala bayi lebih tinggi dari perutnya dengan begitu bayi akan lebih mudah sendawa. Pastikan juga botolnya sedikit terangkat 
  • Buatlah bayi bersendawa. Salah satu cara termudah mengatasi perut kembung pada bayi adalah dengan membuatnya sendawa selama dan setelah menyusui. Jika tidak kunjung sendawa, baringkan telentang selama beberapa menit lalu coba lagi.
  • Coba untuk ganti botol susu. Pilih botol susu yang yang alirannya lebih lambat.
  • Pijat bayi. Mulailah untuk memijat bayi dengan lembut dan arahkan kakinya ke depan dan belakang, seperti naik sepeda. 
  • Perhatikan asupan makanan bayi. Beberapa jenis makanan dapat membuat perut bayi mudah kembung. Misalnya jus buah yang mengandung gula alkohol. Pastikan untuk menghindarinya. 

Itu dia beberapa informasi serta tips untuk mengatasi perut kembung dan begah. Jika memiliki masalah perut kembung dan malu membicarakannya dengan dokter, kamu juga bisa menanyakan pada apoteker mengenai obat mana yang cocok.

Biasanya, apoteker akan merekomendasikan pengobatan khusus yang dapat membantu mengatasi kelebihan gas. Sehingga kamu dapat mengobati perut kembung dengan segera. 

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Webmd, diakses 26 Mei 2020. The Digestive System and Gas
  2. Medical News Today (2020), diakses 26 Mei 2020. What home remedies can stop flatulence?
  3. Webmd. (2016). Diakses pada 3 November 2020. Infant Gas: How to Prevent and Treat It Bloating and Gas During Pregnancy
  4. Healthline. (2015). Diakses pada 3 November 2020.7 Safe Home Remedies for Gas During Pregnancy
  5. Whattoexpect. (2019). Diakses pada 3 November 2020. Bloating During Pregnancy
    register-docotr