Kamus Obat

Jarang Diketahui! Ini 7 Obat Nyamuk Alami yang Aman Digunakan

August 24, 2020 | Muhammad Hanif S. | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Selain bisa mengganggu tidur, gigitan nyamuk bisa menyebabkan sejumlah penyakit serius, seperti demam berdarah, malaria, dan chikungunya. Alih-alih menggunakan lotion atau pengusir nyamuk bakar, kamu bisa memanfaatkan beberapa bahan di rumah sebagai obat nyamuk alami.

Selain tidak mempunyai efek samping, beberapa obat nyamuk alami juga bisa menenangkan kulit. Apa saja bahan-bahan yang aman untuk digunakan sebagai obat nyamuk alami? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Baca juga: Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk yang Aman dan Ampuh

Berbagai macam obat nyamuk alami

Ada banyak bahan-bahan alami yang bisa digunakan sebagai obat nyamuk, mulai dari bumbu dapur seperti cengkeh dan kayu manis, hingga beragam tanaman seperti kemangi dan lavender. Ini dia tujuh obat nyamuk alami yang bisa kamu pakai.

1. Bunga lavender

Obat nyamuk alami yang pertama adalah bunga lavender. Mengutip Healthline, bunga lavender yang ditumbuk dan dihancurkan menghasilkan cairan seperti minyak yang wangi.

Menurut sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat, bau-bauan tersebut cukup efektif untuk mengusir nyamuk dewasa.

Tidak hanya itu, aroma dari bunga lavender juga bisa menjauhkanmu dari nyamuk Culex yang dapat menyebabkan penyakit radang otak Japanese encephalitis.

Lavender memiliki sifat analgesik, antijamur, dan antiseptik. Artinya, selain bisa mencegah gigitan nyamuk, bunga ini dapat menenangkan kulit. Kamu bisa mengoleskannya pada lengan dan pergelangan kaki.

2. Kayu manis

Siapa sangka, ternyata bumbu dapur seperti kayu manis dapat digunakan sebagai obat nyamuk alami, lho. Sebuah penelitian di Taiwan memaparkan, minyak kayu manis yang telah diekstrak cukup aktif mengusir nyamuk dewasa dan membunuh telurnya.

Kamu bisa mencampurkan beberapa tetes minyak tersebut ke dalam air, lalu semprot ke kulit, pakaian, dan bagian rumah yang biasa didatangi nyamuk.

3. Rempah cengkeh

Selain kayu manis, ada satu lagi rempah-rempah yang bisa dijadikan obat nyamuk alami, yaitu cengkeh. Ada sejumlah penelitian yang telah dilakukan untuk membuktikan efektivitas cengkeh sebagai pengusir nyamuk.

Riset pada 2013 misalnya, mendapatkan temuan bahwa campuran minyak kelapa dengan cengkeh bisa mengusir nyamuk hingga 96 persen.

Baca juga: Manfaat Cengkeh untuk Kesehatan: Jaga Kondisi Mulut hingga Organ Hati

4. Minyak atsiri

Lebih dikenal dengan nama essential oil, minyak atsiri diyakini cukup efektif untuk mengusir nyamuk. Minyak ini terdiri dari bahan-bahan alami yang umumnya berasal dari tanaman, misalnya serai. Tidak hanya di dalam rumah, atsiri bisa dipakai untuk perlindungan di luar ruangan.

Sebuah studi yang terbit pada Malarian Journal menyebutkan, jika digunakan dengan benar, minyak esensial sama efektifnya dengan DEET (diethyl-meta-toluamide), bahan kimia yang umum dijumpai pada produk pengusir serangga.

5. Minyak kayu putih

Selain melegakan pernapasan, ternyata minyak kayu putih bisa digunakan sebagai obat nyamuk alami, lho. Ini tak lepas dari kandungan eukaliptus yang mampu menghasilkan bau menyengat. Bau-bauan seperti itu diyakini tidak disukai oleh nyamuk.

Mengutip Healthline, minyak kayu putih sudah digunakan sejak 1940-an sebagai bahan alami pengusir nyamuk. Khasiatnya tak perlu diragukan lagi, karena telah diuji oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat.

Sebuah penelitian pada 2014 juga memaparkan, minyak kayu putih yang diberi campuran lemon mampu meningkatkan khasiat mengusir nyamuk hingga 95 persen.

6. Minyak kedelai

Menurut penelitian yang dilakukan laboratorium Entomologi medis University of Florida, minyak kedelai bisa menjadi obat nyamuk alami dengan perlindungan lebih lama. Bahkan, efeknya bisa melebihi khasiat dari minyak esensial.

Kamu bisa menggunakan minyak ini secara rutin, karena menurut pakar di Cambridge University, soybean oil cukup efektif untuk mengusir beberapa jenis nyamuk, salah satunya adalah Aedes aegypti, penyebab penyakit demam berdarah dan chikungunya.

7. Daun kemangi

Selain menjadi pelengkap makanan, daun kemangi bisa kamu jadikan sebagai obat nyamuk alami. Menurut sebuah penelitian, minyak dari daun kemangi yang diekstrak mampu memberi perlindungan mencapai 100 persen hingga lebih dari enam jam.

Riset lain oleh peneliti di Universitas Muhammadiyah Palembang yang terbit pada Journal of Agromedicine and Medical menjelaskan, ekstrak daun kemangi dipercaya memiliki efek sebagai bioinsektisida atau racun serangga.

Hal tersebut tak lepas dari kandungan senyawa aktif yang ada padanya, seperti saponin dan tanin.

Baca juga: Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan: 10 Hal Ini Perlu Kamu Ketahui

Alternatif lain untuk mengusir nyamuk

Selain menggunakan beberapa bahan-bahan alami di atas, kamu juga bisa meminimalkan risiko terkena gigitan makhluk kecil itu dengan:

  • Gunakan kipas angin: Udara yang bergerak akan menyulitkan nyamuk untuk hinggap di kulitmu.
  • Hilangkan genangan air: Air adalah tempat ideal bagi nyamuk untuk meletakkan telur-telurnya. Dengan menghilangkan genangan, itu artinya kamu tidak menyediakan tempat untuk nyamuk yang berkembang biak.
  • Gunakan baju penutup: Gunakan pakaian dan celana panjang serta kaus kaki. Selipkan baju ke dalam celana agar nyamuk tak bisa menyelinap di bawah pakaianmu.

Nah, itulah tujuh obat nyamuk alami dan beberapa alternatif lain yang bisa kamu gunakan untuk menghindari gigitannya. Gunakan cara yang dirasa mudah, agar kamu tak kesulitan membuat dan menggunakannya. Tetap jaga kesehatan, ya!

Jangan pernah ragu untuk konsultasikan masalah kesehatanmu bersama dokter terpercaya melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Healthline, diakses 15 Agustus 2020, 10 Natural Ingredients That Repel Mosquitos.
  2. Medical News Today, diakses 15 Agustus 2020, What are the best natural mosquito repellents?
  3. WebMD, diakses 15 Agustus 2020, Natural & Alternative Mosquito Repellents.
  4. Centers for Disease Control and Prevention, diakses 15 Agustus 2020, Mosquitoes, Ticks & Other Arthropods.
  5. Cambridge University Press, diakses 15 Agustus 2020, Is soybean oil an effective repellent against Aedes aegypti?
  6. Mosquito Reviews, diakses 15 Agustus 2020, Clove as a Mosquito Repellent: Does it Work?
  7. Malaria Journal, diakses 15 Agustus 2020, Plant-based insect repellents: a review of their efficacy, development and testing.
  8. Science Direct, diakses 15 Agustus 2020, Repellent activity of herbal essential oils against Aedes aegypti (Linn.) and Culex quinquefasciatus.
  9. ACS Publications, diakses 15 Agustus 2020, Chemical Composition and Mosquito Larvicidal Activity of Essential Oils from Leaves of Different Cinnamomum osmophloeum Provenances.
  10. Universitas Muhammadiyah Palembang, diakses 15 Agustus 2020, Uji Efektivitas Ekstrak Daun Kemangi {Ocimum Basilicum) Sebagai Bioinsektisida Dalam Sediaan Anti Nyamuk Bakar Terhadap Kematian Nyamuk Aedes Aegypti.
  11. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 15 Agustus 2020, Repellent activities of essential oils and monoterpenes against Culex pipiens pallens.
  12. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 15 Agustus 2020, Comparative laboratory and field evaluation of repellent formulations containing deet and lemon eucalyptus oil against mosquitoes in Queensland, Australia.

    register-docotr