Kamus Obat

Sering Merasa Gatal? Ini Sederet Obat Gatal yang Perlu Diketahui

May 13, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Gatal merupakan kondisi kulit yang sering dialami oleh banyak orang. Gatal membuat juta membuat tidak nyaman karena memicu keinginan untuk menggaruk. Nah, untuk mengatasinya kamu dapat menggunakan obat gatal di apotik.

Gatal yang juga dikenal sebagai pruritus dan memiliki gejala yang terlokalisasi (terbatas pada satu area tubuh) atau digeneralisasi (terjadi di seluruh tubuh atau beberapa area yang berbeda.

Jika kamu mengalami kondisi ini kamu tidak perlu khawatir, karena ada beberapa obat yang ampuh untuk mengobati gatal dan dapat kamu jumpai dengan mudah di apotik.

Lalu apa saja obat di apotik yang dapat mengobati gatal? Yuk simak penjelasan di bawah ini.

Penyebab gatal

Kulit mempunyai fungsi yang vital sebagai penghalang yang melindungi bagian dalam tubuh. Kulit memiliki sel-sel khusus dari sistem kekebalan yang dapat melindungi tubuh dan kulit dari virus, bakteri dan ancaman lain yang tersembunyi.

Ketika sel kulit mendeteksi adanya zat yang mencurigakan, mereka memicu reaksi yang menyebabkan daerah menjadi meradang. Profesional medis menyebut peradangan ini sebagai ruam atau dermatitis. Hal ini dapat menyebabkan gatal.

Gatal merupakan gejala umum dari banyaknya keluhan kulit. Penyebab gatal pun bermacam-macam dan tidak dapat disamakan satu dengan yang lainnya. Adapun penyebab gatal seperti yang dilansir dari Mayo Clinic adalah:

  • Kondisi kulit: Banyak kondisi kulit yang menyebabkan gatal, seperti kulit kering (xerosis), eczema (dermatitis), psoriasis, kudis, luka bakar, bekas luka, gigitan serangga, serta biduran.
  • Penyakit internal: Kulit gatal dapat menjadi gejala dari sebuah penyakit internal. Ini dapat termasuk penyakit hati, gagal ginjal, anemia defisiensi, masalah tiroid, kanker tertentu, serta dapat diakibatkan oleh multiple myeloma dan lymphoma.
  • Gangguan saraf: Gatal juga dapat disebabkan karena kondisi yang dapat memengaruhi sistem saraf, seperti multiple sclerosis, diabetes, dan herpes zoster.
  • Penyakit kejiwaan: Contoh penyakit kejiwaan yang dapat menyebabkan kulit gatal adalah kecemasan, obsessive-compulsive disorder, dan depresi.
  • Iritasi dan reaksi alergi: Wol, bahan kimia, dan zat lain dapat membuat kulit menjadi iritasi serta gatal. Terkadang, beberapa zat, seperti poison ivy, parasit, atau bahkan kosmetik dapat juga menyebabkan alergi.
  • Kehamilan: Selama kehamilan, beberapa wanita mengalami gatal.

Gatal memang dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang telah disebutkan di atas, akan tetapi terkadang penyebab gatal tidak dapat ditentukan.

Baca juga: Ternyata Inilah Penyebab Gatal-gatal Bentol Tanpa Sebab

Obat gatal di apotek yang biasanya digunakan

Kamu tak perlu takut dan khawatir jika mengalami gatal, kondisi ini merupakan kondisi umum yang sering terjadi pada banyak orang. Untuk mengobatinya, kamu dapat membeli obat gatal di apotik dengan mudah.

Berikut adalah obat gatal di apotik yang dapat kamu gunakan.

1. Antihistamin

Histamin merupakan bahan kimia dalam tubuh yang dapat menyebabkan gejala alergi, termasuk gatal. Obat ini dapat menyebabkan kantuk pada kebanyakan orang. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsilah obat ini sebelum tidur.

Beberapa contoh antihistamin yang dapat digunakan adalah diphenhydramine (Benadryl), hydroxyzine (Atarax), dan chlorpheniramine (Chlor-Trimeton dan lainnya).

2. Kortikosteroid

Obat gatal di apotek pertama yang dapat kamu gunakan adalah kortikosteroid. Kortikosteroid merupakan obat yang digunakan untuk mengobati kondisi kulit seperti ruam, dermatitis, gatal, eksim, dan psoriasis.

Kortikosteroid memiliki aksi anti-inflamasi yang kuat dan juga menekan respons imun. Kortikosteroid dapat digunakan sesuai dengan kondisi kulit yang sedang diderita serta dapat digunakan untuk area tubuh tertentu.

Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dan obat oles, salah satu contoh obat oles kortikosteroid adalah krim hydrocortisone.

3. Krim antijamur

Kurap serta infeksi jamur lainnya dapat diobati dengan pengobatan anti jamur. Penyakit jamur seperti kurap lebih sulit diobati daripada infeksi bakteri. Hal ini dikarenakan jamur memiliki lebih banyak sel rumit.

Untuk mengobati masalah ini, kamu dapat menggunakan krim antijamur. Beberapa contoh obat yang dapat kamu beli di apotik untuk mengobati masalah ini adalah clotrimazole (Cruex, Desenex, Lotrimin), miconazole (monistat-derm), ketoconazole (nizoral), serta terbinafine (lamisil).

4. Antidepresan

Antidepresan yang disebut selective serotonin reuptake inhibitors, seperti fluoxetine (prozac) dan sertraline (zoloft) dapat membantu untuk meredakan beberapa jenis gatal yang kronis. Namun, obat tersebut memiliki efek samping dan tidak boleh digunakan sembarangan.

Obat-obatan tersebut dapat kamu temukan mudah di apotik. Akan tetapi yang perlu diperhatikan adalah gunakanlah obat tersebut sesuai dengan kondisi kulit yang kamu alami.

Jangan menggunakan obat secara sembarangan. Kamu juga dapat bertanya kepada apoteker obat apa yang cocok untuk mengobati kondisi kulit.

Jika kondisi kulitmu tidak membaik setelah menggunakan obat tersebut, sebaiknya periksakanlah diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Healthline (2019). Diakses pada 11 Mei 2020. The 8 Remedies for Itching 

Mayo Clinic (2018). Diakses pada 11 Mei 2020. Itchy Skin (Pruritus) 

Medical  News Today (2018). Diakses pada 11 Mei 2020. Why is My Skin Itchy?

Medicinenet (2019). Diakses pada 11 Mei 2020. How to Stop Itching 

Medicinenet (2019). Diakses pada 11 Mei 2020. Ringworm: Treatment, Pictures, Causes, and Symptoms 

Medicinenet (2019). Diakses pada 11 Mei 2020. Topical Corticosteroids 

    register-docotr