Kamus Obat

Jangan Sembarangan! Kenali Jenis Obat Cacing yang Aman untuk Anak

June 15, 2020 | Felicia Elfriestha
feature image

Pastinya banyak anak-anak yang pernah mengalami cacingan. Begitu juga ada banyak obat cacing yang dijual bebas. Ternyata Moms perlu mengetahui obat cacing untuk anak yang aman dikonsumsi lho, berikut ulasannya!

Penyebab cacingan

Penyebab anak mengalami cacingan seringkali disebabkan oleh kebiasaan yang kurang sehat. Misalnya malas mencuci tangan sebelum makan. Jika anak sudah menunjukkan gejala cacingan seperti kurus, lemah, dan lesu bisa jadi terkena cacingan.

Larva cacing dapat berkembang biak dan hidup dengan cara mengambil nutrisi pada tubuh anak.

Tidak hanya itu saja, ternyata infeksi cacing juga dapat berdampak buruk bagi pertumbuhan dan perkembangan anak, serta memengaruhi kemampuan belajar menggangu kegiatan sehari-hari.

Bahkan jika tidak segera diobati, infeksi cacing dapat menyebabkan masalah pencernaan dan terganggunya penyerapan nutrisi sang anak lho Moms.

Kondisi ini dapat menimbulkan beragam penyakit berbahaya, seperti kekurangan gizi, berat badan menurun, daya tahan tubuh lemah, dan anemia.

Macam-macam obat cacing untuk anak

Ternyata memberikan obat cacing untuk anak tidak boleh sembarangan. Moms harus mengetahui kandungan obat cacing yang aman untuk anak-anak.  

Berikut obat cacing yang aman untuk anak, antara lain:

Albendazole

Obat cacing untuk anak ini biasanya digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh cacing pita. Tetapi harus Moms perhatikan, sebaiknya obat ini tidak diberikan kepada anak yang memiliki alergi terhadap obat jenis ini. 

Mebendazole

Obat cacing jenis ini digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan cacing gelang, cacing cambuk, dan cacing tambang. Tetapi mebendazole tidak dianjurkan untuk diberikan kepada anak berusia di bawah dua tahun ya Moms.

Ivermectin

Ivermectin merupakan jenis obat cacing yang dapat membasmi cacing di saluran pencernaan anak, seperti cacing gelang. Tidak hanya digunakan untuk mengobati cacingan, obat ini juga dapat digunakan untuk membasmi kutu dan mengobati kurap.

Levamisole

Obat cacing levamisole sangat efektif untuk mengobati infeksi cacing kremi, cacing gelang, dan cacing cambuk. Meski begitu, sayangnya obat cacing ini kurang efektif untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh cacing tambang.

Pirantel

Obat ini digunakan untuk mengobati infeksi cacing kremi dan cacing gelang. Tetapi obat yang satu ini tidak boleh diberikan kepada anak yang memiliki gangguan hati atau alergi terhadap obat ini.

Obat cacing herbal

Tidak hanya obat-obatan kimiawi saja, ternyata sebagian orang memiliki pengobatan secara alami untuk mengatasi infeksi cacing ini.

Berikut bahan-bahan alami yang dapat mengobati infeksi cacing, antara lain:

Bawang putih

Bawang putih dipercaya dapat membunuh telur cacing kremi, karena di dalamnya terkandung zat anti parasit sehingga efesien untuk membunuh mikroba di dalam tubuh termasuk cacing.

Moms bisa memberikan kepada sang buah hati bawang putih secara langsung atau ditambahkan ke dalam hidangan yang anak sukai.

Selain itu, Moms juga dapat menggerus bawang putih dan mencampurnya dengan minyak esensial untuk dioleskan pada anus yang gatal menggunakan kapas.

Minyak kelapa

Minyak kelapa memiliki banyak manfaat untuk kesehatan salah satunya untuk mengatasi cacingan. Minyak ini juga dipercaya dapat menjadi obat cacing alami karena memiliki sifat antibakteri dan antivirus yang dapat membantu membersihkan infeksi cacing. 

Moms bisa memberikan minyak kelapa kepada anak dengan cara diminum sebanyak satu sendok teh yang rutin setiap pagi hari. Lalu di malam hari atau menjelang tidur, oleskan minyak kelapa secukupnya jangan banyak-banyak ke anus.

Pepaya

Dengan mengonsumsi pepaya yang dicampurkan madu menjadi jauh lebih bersih kotorannya dari parasit penyebab cacingan. Selain itu biji pepaya juga dapat mengatasi cacingan.

Biji pepaya mengandung bahan yang bisa membasmi parasit cacing kremi. Seperti caricin, sitosterol, benzylglucosinolate dan lainnya.

Biji labu

Biji labu memiliki kandungan seperti asam amino, asam lemak, senyawa berberin, palatine, dan cucurbitacin. Hal ini menunjukan bahwa senyawa ini mungkin membuat biji labu efektif melawan parasit dalam tubuh. 

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar info sehat lainnya? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. momjunction.com (2020) diakses 11 Juni 2020. Worms In Children: Causes, Symptoms, And Treatment. 11 Juni 2020 pukul 17.00.
  2. medicinesforchildren.org.uk (2019) diakses 11 Juni 2020. Mebendazole for worm infections. 11 Juni 2020 pukul 17.3o.
  3. nhsinform.scot (2020) diakses 11 Juni 2020. Threadworms. 11 Juni 2020 pukul 17.45.
    register-docotr