Kamus Obat

Obat Gemfibrozil Dikenal Turunkan Kolesterol, Apa Saja Kandungan, Khasiat, dan Cara Konsumsinya?

June 20, 2020 | Dewi Nurfitriyana
feature image

Menderita penyakit kolesterol tinggi tentu memerlukan pengobatan yang serius. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi obat gemfibrozil. Obat ini biasanya berbentuk tablet yang harus diminum secara rutin.

Obat gemfibrozil hanya bisa diperoleh bila telah diresepkan oleh dokter. Meski begitu, jenis yang beredar di pasaran cukup beragam yakni yang generik maupun non-generik.

Untuk mengetahui lebih lanjut seputar obat gemfibrozil, kamu bisa membaca ulasan lengkapnya di bawah ini.

Apa itu obat gemfibrozil?

Ketika seseorang memiliki kadar kolesterol yang tinggi, ia akan dianjurkan untuk menjalani pola makan yang lebih sehat. Ini bertujuan untuk membantu menurunkan kadar lemak yang ada di dalam darah.

Saran ini biasanya disertai dengan pemberian obat gemfibrozil untuk membantu menurunkan kolesterol jahat. Tak hanya itu, obat ini juga bisa sekaligus mencegah terjadinya pancreatitis (peradangan pada pankreas) yang disebabkan tingginya kadar trigliserida di dalam darah.

Obat gemfibrozil juga bisa membantu penderita kolesterol tinggi agar terhindar dari serangan jantung dan sejenisnya.

Baca juga: Yuk Sayangi Tubuh dengan Menurunkan Kadar Kolesterol, Begini Caranya!

Bagaimana obat gemfibrozil bekerja

Obat ini termasuk dalam klasifikasi obat yang disebut fibric acid derivative. Ini merupakan obat-obatan yang memiliki kemiripan dalam bekerja, sehingga sering digunakan untuk menangani penyakit yang memiliki gejala sama.

Gemfibrozil bekerja dengan mengubah jumlah kolesterol dan lemak lainnya di dalam tubuh. Obat ini menurunkan kadar trigliserida dan meningkatkan kadar kolesterol HDL, atau yang umum disebut sebagai kolesterol baik.

Cara konsumsi obat gemfibrozil

Obat ini harus diminum sesuai dengan dosis dan waktu yang ditetapkan oleh dokter. Umumnya gemfibrozil dikonsumsi sebanyak 2 kali sehari, yakni 30 menit sebelum sarapan, dan 30 menit sebelum makan malam.

Jika kamu sedang menjalani pengobatan lain yang melibatkan obat-obatan seperti cholestyramine atau colestipol, usahakan untuk memberi jeda setidaknya 4 sampai 6 jam sebelum meminum gemfibrozil. Ini penting agar penyerapan masing-masing obat bisa berjalan dengan efektif.

Jangan melewatkan dosis yang ditetapkan agar khasiat obat ini dapat diterima secara optimal oleh tubuh. Upayakan juga untuk meminumnya dalam waktu yang selalu sama. Obat ini akan bekerja semakin efektif apabila disertai dengan pola makan sehat dan olahraga secara rutin.

Peringatan mengenai obat gemfibrozil

Terdapat beberapa kondisi kesehatan tertentu yang membuat seseorang perlu pengawasan khusus ketika mengonsumsi obat ini. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Gemfibrozil dapat menyebabkan seseorang mengalami batu empedu. Oleh karena itu, jika gejala penyakit ini mulai terlihat, kamu harus segera menghentikan konsumsi obat ini.
  2. Mengonsumsi obat ini dengan golongan obat-obatan statin yang berfungsi mengendalikan kolesterol juga perlu diawasi karena dapat mengakibatkan otot mengalami keracunan yang sangat parah.
  3. Obat gemfibrazol tidak disarankan untuk dikonsumsi dengan golongan obat yang memiliki tanda peringatan ‘selexipag’. Kombinasi keduanya dapat meningkatkan kadar selexipag dalam tubuh menjadi terlalu tinggi dan berbahaya.

Efek samping obat gemfibrozil

Dilansir dari webmd.com, obat ini tidak menyebabkan kantuk tapi dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti:

  1. Sakit perut
  2. Mual
  3. Muntah
  4. Diare
  5. Pusing
  6. Sakit kepala
  7. Perubahan selera makan
  8. Nyeri otot
  9. Sembelit, dan
  10. Ruam.

Meski efek samping di atas bisa terbilang relatif ringan, akan tetapi jika gejalanya terjadi secara terus-menerus dan semakin memburuk, kamu disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter. Efek samping yang cukup serius dari obat gemfibrozil adalah:

  1. Muncul batu empedu yang dicirikan dengan gejala-gejala: sakit pada sebelah kanan atas perut, mual, dan muntah
  2. Rhabdomyolysis, merupakan kondisi di mana otot mengalami keracunan yang ditandai dengan gejala-gejala: timbul nyeri yang membuat otot terasa lemah, dan perubahan air kencing menjadi berwarna gelap
  3. Meski terbilang jarang, obat ini juga bisa menimbulkan reaksi alergi seperti kesulitan bernapas, muncul ruam, gatal, bengkak pada wajah, lidah, dan tenggorokan.

Tindakan pencegahan

Sebelum meminta dokter untuk meresepkan obat gemfibrozil, ada baiknya kamu menyampaikan riwayat kesehatan termasuk alergi yang dimiliki. Hal ini dilakukan mengingat gemfibrozil memiliki kandungan non aktif yang bisa menyebabkan reaksi alergi atau masalah kesehatan lainnya.

Beberapa kondisi kesehatan khusus yang perlu disampaikan adalah riwayat penyakit hati, batu empedu, batu ginjal, dan konsumsi alkohol. Apabila kamu hendak operasi, hal ini juga harus disampaikan agar dokter dapat mempertimbangan obat yang akan diberikan selama masa pemulihan.

Meski belum diketahui secara pasti apakah obat ini dapat terserap melalui Air Susu Ibu (ASI) atau tidak, gemfibrozil tidak direkomendasikan bagi ibu hamil dan menyusui untuk meminimalisir dampak buruk pada janin dan bayi.

Baca juga: Kenali Miconazole, Obat Ampuh untuk Mengatasi Jamur pada Kulit

Interaksi obat

Interaksi antara kandungan satu obat dengan obat lainnya dapat memengaruhi jalannya pengobatan seseorang. Untuk gemfibrozil sendiri, terdapat beberapa jenis obat yang bila dikonsumsi pada saat bersamaan bisa memengaruhi kinerja obat satu sama lain.

Ini juga berlaku pada vitamin, dan pengobatan tradisional yang kamu lakukan. Beberapa efek yang mungkin terjadi adalah perlambatan kinerja obat, atau bahkan terjadi kontradiksi efek obat di dalam tubuh. Beberapa jenis obat lain yang terpengaruh oleh gemfibrozil adalah sebagai berikut:

Obat-obatan alergi dan asma

Montelukast adalah obat yang biasa dipakai untuk mengobati kedua penyakit ini. Apabila kamu meminum gemfibrozil selama dalam pengobatan asma, maka risiko kamu mengalami efek samping yang telah disebutkan sebelumnya menjadi semakin besar.

Obat-obatan penyempit pembuluh darah

Obat sejenis warfarin biasa digunakan untuk mengobati gangguan kesehatan pada pembuluh darah. Ketika obat ini dikonsumsi bersamaan dengan gemfibrozil, efek dari warfarin akan meningkat sehingga berisiko membuat kamu mengalami perdarahan.

Untuk mencegah hal ini, dokter akan memberikan warfarin dalam dosis rendah sambil memantau efek dari pemakaian gemfibrozil pada tubuhmu.

Obat-obatan kanker

Penderita kanker yang mengonsumsi gemfibrozil sangat berpotensi mengalami peningkatan efek dari obat-obatan kanker itu sendiri. Beberapa jenis obat kanker yang bisa mengalami hal ini adalah dabrafenib, enzalutamide, dan paclitaxel.

Obat-obatan diare

Loperamide adalah obat yang sering dipakai untuk menangani penyakit diare. Saat ia dikonsumsi bersama gemfibrozil, efek dari loperamide akan meningkat sehingga bisa membuat kamu mengalami efek samping yang berbahaya.

Obat-obatan kolesterol

Atorvastatin, fluvastatin, lovastatin, pitavastatin, pravastatin, rosuvastatin, dan simvastatin adalah obat-obatan penurun kolesterol yang tidak boleh dipakai bersamaan dengan gemfibrozil. Alasannya, ini bisa mengakibatkan terjadinya keracunan pada otot atau gangguan fungsi ginjal.

Efek tersebut umumnya terlihat setelah tiga minggu sampai beberapa bulan setelah pengobatan dilakukan. Selain itu ada juga obat-obatan penurun kolesterol yang bisa menurunkan khasiat gemfibrozil. Beberapa di antaranya adalah cholestyramine, colesevelam, dan colestipol.

Obat-obatan diabetes

Meminum gemfibrozil sambil menjalani pengobatan diabetes juga tidak dianjurkan. Hal ini mengingat gemfibrozil dapat meningkatkan efek dari obat-obatan diabetes sehingga kadar gula dalam darah bisa menurun dengan drastis.

Beberapa jenis obat-obatan diabetes yang perlu dihindari saat mengonsumsi gemfibrazol adalah, repaglinide, glyburide, glimepiride, glipizide, dan nateglinide.

Obat-obatan encok

Colchicine adalah salah satu jenis obat yang digunakan untuk mengatasi penyakit encok. Sayangnya, ini tidak boleh dikonsumsi dalam waktu yang sama dengan obat gemfibrizol karena bisa menyebabkan keracunan pada otot.

Bahkan jika terus dibiarkan, efek dari kombinasi kedua obat ini bisa mengakibatkan gagal ginjal yang berujung pada kematian. Oleh karena itu, orang lanjut usia atau penderita gangguan ginjal sangat tidak disarankan mengonsumsi gemfibrozil.

Pemberian dosis obat gemfibrozil

Seperti yang telah diulas sebelumnya dosis obat ini akan ditentukan oleh dokter setelah melakukan pemeriksaan tertentu. Beberapa pertimbangan yang menjadi dasar pemberian dosis adalah:

  1. Usia
  2. Pengobatan yang sedang dijalani
  3. Tingkat penyakit
  4. Riwayat alergi, dan
  5. Bagaimana reaksi tubuh setelah pemberian dosis pertama.

Gambaran dosis yang diberikan untuk obat ini untuk orang dewasa (18 – 64 tahun) adalah 600 mg dan diminum 2 kali dalam sehari. Sementara untuk anak berusia di bawah 18 tahun tidak dianjurkan meminum obat ini.

Orang berusia 65 tahun ke atas punya kondisi tubuh yang sudah tidak terlalu bugar. Ini membuat obat menjadi lambat bereaksi dan efeknya terasa dalam jangka waktu yang lebih lama. Jadi diperlukan jumlah dosis yang lebih besar agar kandungannya bisa bertahan di dalam tubuh.

Tentu ini memiliki efek samping yang lebih besar juga, oleh karena itu pemberian dosis obat gemfibrozil pada orang tua harus dipantau secara berkala oleh dokter.

Hal-hal yang perlu diperhatikan

Mengingat obat gemfibrozil diberikan hanya untuk menangani kondisi kesehatan tertentu. Maka pemakaiannya pun memiliki beberapa kaidah khusus yang perlu diperhatian. Beberapa di antaranya adalah:

Jika kamu berhenti mengonsumsinya secara tiba-tiba

Kadar trigliserida yang ada pada tubuhmu akan meningkat secara mendadak. Hal ini berisiko membuat kamu mengalami serangan jantung atau pancreatitis.

Oleh sebab itu, kamu tidak boleh menghentikan pengobatan ini secara mendadak meski tubuh mulai terasa membaik setelah beberapa kali meminumnya.

Jika kamu lupa meminumnya

Ketika kamu lupa meminum obat ini pada waktu yang telah ditentukan, segera penuhi dosisnya saat kamu mengingatnya. Akan tetapi jika waktunya sudah mendekati jadwal minum obat selanjutnya, kamu disarankan untuk meminum obat ini sesuai jadwal tersebut saja.

Jangan pernah meminum obat ini lebih dari dosis yang dianjurkan untuk mengejar ketertinggalan jadwal meminumnya.

Jika kamu meminumnya terlalu banyak

Kamu bisa mengalami efek samping seperti sakit perut, pusing, dan nyeri otot. Walaupun terlihat ringan, kamu tetap disarankan berkonsultasi ke dokter untuk melihat efek kelebihan obat pada tubuhmu.

Cara penyimpanan

Simpan gemfibrozil dalam tempat tertutup di suhu ruang yang terhindar dari cahaya matahari secara langsung. Jangan menyimpannya di tempat yang lembap seperti kamar mandi. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Awasi pemakaian

Mengingat tujuan utama dari obat ini adalah menurunkan kadar trigliserida, dokter akan memantau kadar kolesterol dalam tubuhmu secara berkala untuk memastikan bahwa obat ini bekerja dengan baik. Biasanya ini dilakukan selama 3 bulan sampai 12 bulan sekali.

Jika kamu memiliki pertanyaan seputar obat gemfibrozil dan cara menurunkan kadar trigliserida dalam darah, jangan ragu berkonsultasi dengan dokter profesional di Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Gemfibrozil, Oral Tablet, https://www.healthline.com/health/gemfibrozil-oral-tablet diakses pada 15 Juni 2020

Gemfibrozil, https://www.webmd.com/drugs/2/drug-11423/gemfibrozil-oral/details diakses pada 15 Juni 2020

    register-docotr