Kamus Obat

Hyoscine Butylbromide

December 3, 2020 | Arin Khurota
feature image

Hyoscine butylbromide merupakan salah satu jenis obat kejang yang paling sering digunakan di Indonesia.

Sebenarnya, obat ini merupakan zat yang didapatkan dari tumbuhan, lho. Obat ini telah beredar dengan beberapa bentuk sediaan. Yuk, simak penjelasan tentang obat ini lebih lanjut di bawah ini!

Untuk apa obat hyoscine butylbromide?

Hyoscine butylbromide adalah obat keras golongan antikolinergik untuk meredakan kejang-kejang otot dan kolik akibat masalah pada saluran pencernaan.

Zat hyoscyamin (Egacene) khusus digunakan untuk melemaskan kejang-kejang pada otot polos saluran cerna dan saluran kemih.

Obat ini sering dikombinasikan dengan golongan obat lain, biasanya obat tukak lambung dengan tujuan mengatasi gejala dari gangguan yang mungkin timbul.

Apa fungsi dan manfaat obat hyoscine butylbromide?

Hyoscine butylbromide berfungsi sebagai antikolinergik untuk mengurangi nyeri perut.

Obat ini bersifat relaksan terhadap otot polos, sehingga menjadi alternatif pilihan yang tepat sebagai antispasmodik saluran cerna.

Obat ini juga sering dimanfaatkan untuk mengatasi beberapa gangguan berikut:

1. Nyeri kram perut

Gangguan ini mengakibatkan rasa nyeri di area sekitar dada dan panggul. Kram perut bisa disebabkan oleh beberapa kondisi, sehingga menimbulkan kejang (spasme) pada saluran gastrointestinal dan saluran kemih.

Gangguan yang umum biasanya karena peradangan lambung dan usus, infeksi, dan mungkin juga karena obstruksi (penyumbatan) akibat kolik ginjal.

Biasanya, timbul gejala lain akibat gangguan seperti GERD, irritable bowel syndrome, dan intoleransi terhadap laktosa.

Untuk mengatasi kram perut, hyoscine butylbromide akan dikombinasikan dengan obat lain untuk mengatasi gangguan yang menyebabkan munculnya gejala kram perut.

2. Sindrom iritasi usus besar (irritable bowel syndrome)

Irritable bowel syndrome (IBS) adalah gangguan yang menyebabkan peradangan pada usus besar. Tanda dan gejala yang biasa muncul termasuk kram, sakit perut, kembung, diare, dan sembelit.

IBS adalah kondisi kronis yang harus diatasi dalam jangka panjang. Hanya sejumlah kecil orang dengan IBS yang memiliki tanda dan gejala parah.

Beberapa orang dapat mengontrol gejalanya dengan mengatur pola makan, gaya hidup, dan stres. Gejala yang lebih parah dapat diobati dengan pengobatan dan konseling.

3. Membantu diagnosis MRI perut dan CT scan

Hyoscine butylbromide sering digunakan untuk membantu diagnosis MRI perut dan CT scan. Hasil dari diagnosis dapat lebih jelas setelah pasien meminum obat.

Selain pada perut, obat ini juga bisa digunakan untuk membantu diagnosis endoskopi gastroduodenal dan radiologi.

4. Membantu proses persalinan

Obat ini akan bekerja dengan mengurangi kejang (spasme) pada persalinan fase (stage) pertama.

Bentuk sediaan obat yang digunakan biasanya adalah injeksi. Obat ini dinyatakan efektif untuk mengurangi kejang masa persalinan tanpa menimbulkan masalah pada janin (neonatus).

Merek dan harga obat hyoscine butylbromide

Obat ini dipasarkan dengan beberapa nama generik dan mereka dagang yang beragam.

Berikut ini beberapa nama generik dan nama dagang obat ini yang sering digunakan:

Merek generik

Hyoscine butylbromide tersedia dalam bentuk sediaan tablet 10 mg. Obat ini biasa dijual dengan harga sekitar Rp 4.500/tablet.

Merek paten

  • Buscopan tablet 10 mg. Tersedia dalam bentuk obat tablet oral yang bisa didapatkan dengan harga Rp 4.458/tablet.
  • Buscopan plus, sediaan tablet hyoscine-N-butylbromide 10 mg dan parasetamol 500 mg. Sediaan tablet oral ini bisa didapatkan dengan harga Rp 6.056/tablet.
  • Buscopan injeksi 20 mg/mL isi 10 ampul. Harga obat injeksi ini sekitar Rp 400.000
  • Scopma 10 mg, sediaan tablet hyoscine-N-butylbromide yang bisa didapatkan dengan harga Rp 2.674/tablet.
  • Hyscopan 10 mg, sediaan tablet hyoscine butylbromide yang bisa didapatkan dengan harga Rp 3.754/tablet.
  • Gitas plus, sediaan tablet kombinasi hyoscine-N-butylbromide 10 mg dan paracetamol 500 mg yang bisa didapatkan dengan harga Rp 8.846/tablet.
  • Procolic tablet, sediaan tablet kombinasi hyoscine-N-butylbromide 10 mg dan metampiron 250 mg. Obat ini bisa didapatkan dengan harga Rp 3.187/tablet.

Bagaimana cara minum hyoscine butylbromide?

  • Sediaan oral diminum setelah makan untuk mengurangi ketidaknyamanan saluran cerna. Sedangkan untuk sediaan injeksi biasa diberikan atas arahan tenaga medis.
  • Baca cara pakai dan ikuti aturan pakai yang telah ditentukan oleh dokter.
  • Minum obat secara teratur dengan interval yang sama setiap hari, misalnya setiap 8 jam untuk mendapatkan efek terapi yang maksimal.
  • Jika lupa, maka segera minum obat apabila waktu minum obat selanjutnya masih lama.
  • Jangan menggandakan dosis minum obat dalam satu waktu.
  • Jika keadaan tidak kunjung membaik selama pengobatan, maka segera konsultasikan kembali dengan dokter.
  • Untuk menghindari terjadinya interaksi obat, berikan jeda waktu minum obat apabila kamu meminum lebih dari satu jenis obat. Kecuali, untuk obat yang telah dianjurkan untuk diminum bersamaan oleh dokter.

Berapa dosis obat hyoscine butylbromide?

Dosis minum obat untuk dewasa adalah 1 tablet 20 mg diminum 4 tablet sehari.

Dosis untuk anak di atas usia 6 tahun adalah 1 tablet 10 mg diminum 3 kali sehari.

Dosis untuk obat injeksi adalah 20 mg yang disuntikkan melalui pembuluh darah (intravena) atau melalui otot (intramuscular). Pengobatan dapat diulangi tiap 30 menit apabila dibutuhkan. Dosis maksimal untuk pengobatan injeksi adalah 100 mg per hari.

Apakah hyoscine butylbromide aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Obat ini termasuk kategori C, artinya studi penelitian obat pada hewan percobaan menunjukkan risiko efek samping. Namun, belum ada studi lebih lanjut pada manusia.

Obat ini juga belum diketahui apakah dapat terserap dalam ASI. Maka dari itu, penggunaan obat akan mempertimbangkan risiko dan manfaat penggunaan.

Konsultasikan lebih dahulu dengan dokter apabila hendak mengonsumsi obat ini.

Apa efek samping obat hyoscine butylbromide yang mungkin terjadi?

Efek samping yang mungkin timbul setelah mengonsumsi obat ini adalah sebagai berikut:

  • Reaksi hipersensitivitas/alergi seperti ruam, kulit kemerahan, gatal-gatal, kulit terasa terbakar, dan kulit kering
  • Keringat berlebih, bahkan dehidrasi
  • Pruritus
  • Urtikaria
  • Gangguan sistem kekebalan tubuh: syok anafilaksis
  • Dispnea
  • Takikardia
  • Mulut kering
  • Gangguan kulit dan jaringan subkutan
  • Retensi urine

Efek samping dari penggunaan hyoscine butylbromide injeksi yang mungkin muncul:

  • Gangguan mata, seperti gangguan akomodasi, gangguan tekanan intraokular, dan midriasis
  • Gangguan pembuluh darah, seperti tekanan darah menjadi rendah (hipotensi), pusing, dan kulit kemerahan.

Apabila efek samping di atas muncul setelah mengonsumsi obat ini, segera hentikan pemakaian. Konsultasikan kembali dengan dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Peringatan dan perhatian hyoscine butylbromide

Beritahu dokter apabila kamu memiliki riwayat alergi hyoscine butylbromide sebelumnya.

Hindari meminum obat bersamaan dengan golongan obat yang dapat berinteraksi dengan hyoscine butylbromide seperti golongan antidepresan, antikolinergik lain, antihistamin, Amantadine, dan Quinidine.

Ada kondisi di mana obat ini tidak untuk dikonsumsi orang-orang dengan riwayat penyakit tertentu. Oleh karena itu, beritahu dokter apabila kamu memiliki riwayat kondisi berikut:

  • Jika kamu keadaan sedang hamil atau menyusui
  • Jika kamu memiliki masalah prostat
  • Jika kamu memiliki masalah dengan pencernaan seperti penyakit refluks (GERD), diare, kolitis ulserativa, atau sembelit parah
  • Jika kamu memiliki riwayat penyakit jantung dan tekanan darah tinggi
  • Jika kamu menderita glaukoma (tekanan pada mata meningkat)
  • Kamu mengalami neuropati atau memiliki riwayat penyakit saraf
  • Jika kamu memiliki riwayat penyakit myasthenia gravis, yaitu kondisi yang menyebabkan kelemahan otot

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

register-docotr