Kamus Obat

Dari Resep Dokter, Ini Pilihan Obat untuk Mengatasi Kutil Kelamin

July 9, 2020 | Husni Efendi | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Penggunaan obat kutil kelamin berguna untuk menghilangkan kutil, meredakan gejalanya, dan mengurangi jumlah area yang terserang kutil di area kelamin.

Ada beberapa pilihan obat kutil kelamin yang bisa kamu gunakan. Sebaiknya tetap gunakan obat berdasarkan resep dokter untuk memastikan efektivitasnya.

Apa itu kutil kelamin?

Kutil kelamin bisa muncul karena penyakit menular seksual yang disebabkan oleh human papillomavirus (HPV). Penyakit ini biasanya menyerang vagina atau penis yang lembap dan tidak bersih.

Kutil kelamin mungkin akan terlihat seperti benjolan kecil berwarna kulit atau kemerahan dan muncul secara berkelompok.

Pilihan obat kutil kelamin dengan resep dokter

Jangan panik dulu  jika kamu memiliki kutil pada kelamin, saat menemukan ada kutil pada kelamin, periksakan segera ke dokter.

Dokter akan memberikan resep obat yang akan digunakan. Berikut beberapa obat kutil kelamin dengan resep dokter yang dilansir Mayoclinic:

1. Imiquimod (Aldara, Zyclara)

Imiquimod adalah obat kutil kelamin dengan resep dokter berbentuk krim. Obat ini dapat meningkatkan sistem imun sehingga tubuh mampu memerangi virus HPV yang menyebabkan munculnya kutil kelamin.

Biasanya, krim imiquimod harus dioleskan sehari sekali sebelum tidur atau tiga kali seminggu selama kurang lebih 16 minggu. Lamanya pengobatan tergantung pada keparahan kondisi penyakit.

Bagian kelamin yang diolesi krim ini harus dicuci bersih dengan sabun dan air setelah 6 jam pemakaian.

Selama menggunakan obat ini, hindari berhubungan seksual karena krim ini bisa merusak lapisan kondom atau menyebabkan iritasi pada kulit pasangan.

2. Podophyllin dan podofilox (Condylox)

Obat kutil kelamin yang lain adalah podophyllin, sejenis resin tumbuhan yang dapat menghancurkan jaringan pada kutil kelamin.

Sementara itu, dokter juga akan menuliskan resep obat yang sama, tapi berasal dari jenis podofilox, untuk bisa dipakai di rumah. Podofilox terdiri dari dua jenis, yakni gel dan larutan.

Larutan podofilox harus dioleskan dengan kapas ke bagian kutil. Sedangkan gel podofilox bisa dioleskan dengan jari.

Efek sampingnya bisa menyebabkan iritasi kulit ringan, rasa kebas, maupun rasa panas di sekitar selangkangan.

3. Asam trichloroacetic (Trichloroacetic acid)

Obat kutil kelamin yang satu ini bekerja dengan membakar kutil dan bisa dioleskan hingga bagian dalam kelamin. Namun, obat ini juga memiliki efek samping seperti iritasi kulit ringan, kebas, hingga rasa panas dan nyeri.

4. Sinecatechin (Veregen)

Obat kutil kelamin yang berbentuk krim ini dapat digunakan di dalam maupun luar area kelamin. Efek samping dari penggunaan obat ini ialah kulit menjadi kemerahan, gatal atau nyeri dengan rasa seperti terbakar, tapi masih dalam skala ringan.

Sinecatechin digunakan untuk pengobatan kutil kelamin luar dan kutil yang berada di sekitar anus. Sinecatechin berbentuk salep dan mengandung ekstrak teh hijau yang kaya akan katekin di dalamnya.

Saat menggunakan obat ini, oleskan sebanyak tiga kali sehari dengan jari. Jenis obat ini juga tidak boleh digunakan lebih lama dari 16 minggu.

Cara menghindari penyakit kutil kelamin

Kutil kelamin bisa muncul pada siapa saja, terlebih jika kamu malas untuk menjaga kebersihan organ intim.

Menghindari melakukan seks bebas dengan tidak berganti-ganti pasangan seksual, menggunakan kondom saat berhubungan seks, dan melakukan vaksinasi HPV bisa menjadi cara supaya kamu juga tidak terkena kutil kelamin.

Penggunaan bahan alami seperti ekstrak teh hijau dan tea tree oil juga dipercaya mampu mengecilkan kutil kelamin yang tumbuh. Namun bahan alami tersebut tidak dapat menggantikan peran obat dokter.

Mengingat infeksi kutil ini berada pada area sensitif, yaitu area kelamin, diperlukan pengobatan yang tepat dari dokter untuk mengatasi masalah ini.

Proses pengobatan kulit kelamin yang lain misalnya juga dengan membekukan kutil agar merangsang pembentukan sel kulit baru, membakar kutil dengan teknik kauterisasi, operasi, hingga perawatan dengan sinar laser.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

– Mayoclinic.org, Genital warts, diakses 03 Juli 2020

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/genital-warts/diagnosis-treatment/drc-20355240

 

– Healthline.com, Genital Warts, diakses 03 Juli 2020

https://www.healthline.com/health/std/genital-warts#prevention

 

– Healthline.com, Home Remedies for Genital Warts: What Works? diakses 03 Juli 2020

https://www.healthline.com/health/std/genital-warts-home-remedies

 

– Medicalnewstoday.com, Can you treat genital warts at home? diakses 03 Juli 2020

https://www.medicalnewstoday.com/articles/321036

    register-docotr