Kamus Obat

Mengatasi Pendarahan Menstruasi dengan Obat Asam Traneksamat

June 16, 2020 | Nanda Hadiyanti
feature image

Ada berbagai jenis obat yang digunakan untuk mengatasi pendarahan. Termasuk obat bernama tranexamic acid atau asam traneksamat. Namun obat ini umumnya digunakan untuk mengatasi pendarahan menstruasi. Walau bisa saja digunakan untuk pengobatan lain atas anjuran dokter.

Apakah kamu sudah mengetahui obat yang satu ini? Jika belum yuk sama-sama simak penjelasannya, mulai dari mengenal apa itu asam traneksamat hingga efek sampingnya.

Apa itu asam traneksamat?

Tranexamic acid atau asam traneksamat merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat antifibrinolitik. Obat ini berfungsi untuk membantu pembekuan darah, dengan kata lain untuk mengatasi pendarahan.

Umumnya, asam traneksamat digunakan untuk membantu mengatasi pendarahan menstruasi yang berat pada wanita. Tidak hanya untuk wanita dewasa, obat ini dapat digunakan oleh remaja.

Perlu diperhatikan, obat ini digunakan untuk mengatasi pendarahan menstruasi, bukan untuk mengobati gejala gangguan menstruasi lainnya. Obat ini juga tidak bekerja pada hormon wanita, karena itu obat ini tidak bisa digunakan sebagai pil KB atau pil pengontrol kelahiran.

Obat ini juga tidak digunakan untuk mengobati penyakit lainnya yang berhubungan dengan reproduksi atau penyakit menular seksual. Dan penggunaan obat ini hanya boleh sesuai dengan resep dokter.

Bagaimana cara menggunakan obat ini?

  • Tranexamic acid atau asam traneksamat merupakan obat yang diresepkan oleh dokter. Karena itu minum obat sesuai petunjuk pada resep.
  • Tanyakan pada dokter jika belum mengerti aturan pakai.
  • Obat ini tersedia dalam beberapa jenis. Obat tablet, obat minum cair dan dalam bentuk injeksi. Pastikan kamu meminum obat sesuai tertulis pada resep.
  • Untuk obat injeksi, petugas kesehatan langsung akan menangani penggunaannya.
  • Jika mendapat resep obat minum, kamu bisa mengonsumsinya setelah atau sebelum makan.
  • Minum obat tanpa menghancurkan atau mengunyahnya.
  • Jangan gunakan obat melebihi dosis yang dianjurkan, atau melebih waktu yang sudah ditetapkan.
  • Jangan minum obat ini jika tidak sedang menstruasi.

Selain memperhatikan aturan pakai, kamu juga perlu memperhatikan hal berikut sebelum mengonsumsi obat ini:

  • Beri tahu dokter kamu jika pernah mengalami reaksi yang tidak biasa atau alergi terhadap obat ini atau obat lain. Informasikan juga pada dokter jika kamu memiliki alergi lain, misalnya pada makanan tertentu.
  • Belum ada penelitian keamanan penggunaan untuk remaja di bawah 12 tahun. Karena itu pastikan keamanan kamu utama. Selalu konsultasikan pada dokter.
  • Beri tahu dokter jika kamu sedang mengonsumsi obat-obatan lain, untuk menghindari terjadi interaksi obat.
  • Informasikan pada dokter jika memiliki riwayat pembekuan darah, atau pernah diberitahu memiliki faktor risiko pembekuan darah.
  • Beri tahu juga pada dokter tentang riwayat kesehatan kamu yang berkaitan dengan pendarahan, seperti pendarahan di otak atau memiliki masalah dalam membedakan warna.
  • Sampaikan juga pada dokter jika kamu sedang menggunakan alat kontrasepsi berbasis hormon.

Kamu juga perlu membaca peringatan mengenai obat ini sebelum mengonsumsinya, seperti:

  • Sebelum mengonsumsi obat ini, kamu harus tahu, jika obat ini mungkin menyebabkan kantuk. Hindari berkendara atau melakukan pekerjaan lain sampai kamu tahu efek obat ini pada tubuh.
  • Dokter mungkin akan meminta melakukan pemeriksaan mata, maka lakukanlah.
  • Konsultasikan pada dokter jika dirasa obat ini tidak bekerja dengan baik, atau saat kamu masih mengalami pendarahan menstruasi hebat setelah dua siklus menstruasi.

Apakah asam traneksamat aman untuk ibu hamil dan menyusui?

  • Ibu hamil

Berdasarkan penjelasan pada artikel Mims.com, obat itu masuk dalam kategori B menurut United States Food and Drug Administration (FDA).

Artinya belum ada penelitian yang cukup pada wanita hamil mengenai efek pada janin.Meski sudah ada penelitian pada hewan dengan hasil tidak menyebabkan gangguan atau kerusakan pada janin.

Oleh sebab itu, konsultasikan kepada dokter jika kamu berencana hamil dalam waktu dekat, sebelum mengonsumsi obat ini.

  • Ibu menyusui

Sama dengan efeknya pada ibu hamil, belum ada penelitian yang mencukupi mengenai efek obat ini pada ibu menyusui. Konsultasikan kepada dokter jika kamu adalah seorang ibu yang sedang menyusui sebelum mengonsumsi obat ini.

Seperti apa dosis pemakaian asam traneksamat?

Pengaruh tranexamic acid atau asam traneksamat berbeda-beda, tergantung pada dosis obat dan kondisi seseorang yang meminumnya. Dan karena obat ini didapatkan melalui resep dokter, setiap orang harus mengikuti dosis yang tertulis pada resep .

Berikut ini hanya gambaran umum dari dosis pemakaian tranexamic acid atau asam traneksamat. Dosis minum obat tablet untuk mengobati pendarahan menstruasi.

  • Dewasa: sekali minum dua tablet (650 miligram per tablet). Diminum tiga kali satu hari, di pagi, siang dan malam hari. Jangan minum tablet lebih dari lima hari berturut-turut dalam satu siklus menstruasi.
  • Remaja: Penggunaan untuk remaja harus disesuaikan langsung oleh dokter.

Apakah dosis bisa berubah?

Jika resep yang diberikan ternyata tidak bekerja dengan baik untuk mengatasi pendarahan menstruasi, maka dokter mungkin saja menambahkan dosis. Dari tiga kali sehari menjadi empat kali sehari.

Bagaimana jika lupa minum obat?

  • Langsung minum obatnya setelah ingat. Kemudian tunggu hingga enam jam jika ingin minum obat berikutnya.
  • Namun jika mendekati waktu minum obat berikutnya lewati dosis yang sebelumnya, kembali minum obat sesuai dengan jadwal biasanya.
  • Jangan minum obat dengan dosis ganda.
  • Jika beberapa kali melupakan waktu minum obat, memasang pengingat atau alarm akan membantumu minum obat tepat waktu.

Apa yang terjadi jika overdosis karena obat ini?

Jika mengalami gejala tidak umum dan kamu mencurigainya sebagai gejala overdosis segera cari bantuan medis. Gejala yang mungkin kamu alami antara lain:

  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Pusing
  • Perubahan penglihatan
  • Perubahan perilaku atau suasana hati
  • Gemetar atau kedutan bagian tubuh yang tak terkendali
  • Ruam

Efek samping obat ini

Perlu diketahui bahwa tidak semua orang mengalami efek samping saat menggunakan obat ini. Ada yang tidak menunjukkan gejala efek samping apapun.

Namun secara umum, obat ini mungkin menyebabkan beberapa gejala efek samping. Meski tidak tidak selalu muncul, namun ada beberapa efek samping yang membutuhkan penanganan medis. Berikut beberapa efek samping furosemide yang perlu diketahui:

Efek samping yang memerlukan perhatian medis

  • Kulit pucat
  • Kesulitan bernapas
  • Pendarahan atau memar yang tak umum
  • Lelah atau lemas yang tak umum
  • Rasa cemas
  • Perubahan penglihatan
  • Nyeri dada atau sesak
  • Kebingungan
  • Batuk
  • Kesulitan menelan
  • Pusing
  • Pingsan
  • Detak jantung cepat
  • Mati rasa pada tangan
  • Rasa sakit, kemerahan, atau bengkak di lengan atau kaki
  • Pembengkakan pada kelopak mata atau di sekitar mata, wajah, bibir, atau lidah
  • Ruam kulit atau gatal-gatal

Efek samping yang tidak memerlukan perhatian medis

Beberapa efek samping tranexamic acid atau asam traneksamat biasanya tidak memerlukan perhatian medis. Efek samping ini dapat hilang dengan sendirinya, dan biasanya terjadi karena tubuh sedang menyesuaikan diri dengan obat.

Namun jika ingin berkonsultasi pada petugas kesehatan tidak masalah. Petugas kesehatan akan memberi tahu cara untuk meringankan efek samping yang timbul karena obat ini, seperti:

  • Nyeri perut atau rasa tak nyaman pada perut
  • Menggigil atau demam
  • Kesulitan bergerak
  • Sakit kepala parah dan kepala berdenyut
  • Nyeri sendi atau punggung
  • Nyeri otot atau kram
  • Otot terasa kaku
  • Hidung tersumbat atau berair
  • Diare
  • Mual
  • Muntah

Interaksi dengan obat lain

Ada obat yang tidak boleh digunakan bersama-sama. Karena jika digunakan bersamaan bisa mengurangi fungsinya atau bahkan memberikan efek samping yang merugikan. Atau yang disebut sebagai interaksi obat. Namun ada juga yang bisa digunakan secara bersama.

Karena itu penting memberitahu dokter jika kamu sedang mengonsumi obat-obatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat herbal lainnya. Jika mungkin menyebabkan interaksi, dokter bisa saja memberikan resep obat lain untuk mengatasi gangguan kesehatan yang kamu alami.

Berikut beberapa daftar obat yang memiliki interaksi dan sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan asam traneksamat:

  • Desogestrel
  • Dienogest
  • Drospirenone
  • Estradiol Cypionate
  • Estradiol Valerate
  • Ethinyl Estradiol
  • Ethynodiol Diacetate
  • Etonogestrel
  • Levonorgestrel
  • Medroxyprogesterone Acetate
  • Mestranol
  • Norelgestromin
  • Norethindrone
  • Norgestimate
  • Norgestrel

Sementara itu, beberapa obat di bawah ini juga sebaiknya tidak digunakan bersama dengan tranexamic acid. Namun, dalam beberapa kasus tertentu bisa saja digunakan bersamaan.

Kalaupun digunakan bersama, dokter akan melakukan penyesuaian dosis dan banyaknya pemakaiannya. Yang termasuk jenis ini antara lain:

  • Klorpromazin
  • Tretinoin
  • Anti-Inhibitor Coagulant

Interaksi lainnya yang mungkin terjadi

Menggunakan alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan dengan dokter jika kamu akan mengonsumsi alkohol atau tembakau saat meminum obat ini.

Penyakit lain yang mungkin bersinggungan dengan obat ini

Pastikan dokter mengetahui riwayat medis kamu, terutama jika pernah mengalami penyakit seperti:

  • Leukemia promyelocytic akut. Penggunaan obat ini pada pasien dengan kondisi ini dapat menyebabkan masalah pendarahan.
  • Pembekuan darah di kaki.
  • Pembekuan darah di paru-paru.
  • Pembekuan darah di mata.
  • Stroke dengan gumpalan darah di otak. Sudah dipastikan tidak bisa menggunakan obat ini.
  • Penyakit ginjal. Orang dengan penyakit ginjal akan lebih lambat memproses obat ini, sehingga dapat menyebabkan peningkatan efek dari yang semestinya.

Penyimpanan obat asam traneksamat

  • Simpan obat dalam wadah tertutup.
  • Tutup wadah dengan rapat jika obat tidak sedang digunakan.
  • Simpan pada suhu kamar.
  • Hindari menyimpan obat di tempat panas atau lembap seperti kamar mandi.
  • Jangan terkena cahaya langsung.
  • Jika ingin menyimpannya di tempat yang mudah diambil karena akan diminum secara rutin, pastikan meletakkannya dalam wadah yang terkunci dengan rapat untuk menghindari anak-anak yang mungkin membukanya.
  • Buang obat cair yang sudah tidak diperlukan atau yang sudah tidak digunakan setelah 90 hari.

Merek dagang asam traneksamat di Indonesia

  • Asam traneksamat
  • Asamnex
  • Nexamin
  • Nexitra
  • Nexa
  • Clonex
  • Ethinex
  • Ethinex forte
  • Haemostop
  • Intermic
  • Kalnex
  • Lexatrans
  • Lunex
  • Plasminex
  • Pytramic
  • Ronex
  • Tramix
  • Tranec
  • Tranexid
  • Tranfib
  • Transamin
  • Tranxa
  • Traxcid

Hal lain yang perlu diperhatikan

  • Penting bagi kamu untuk mencatat obat-obatan apa saja yang sedang dikonsumsi. Catatlah obat apapun yang kamu konsumsi, termasuk obat ini.
  • Simpan daftar obat-obatan tersebut, dan selalu bawa setiap kali kamu mengunjungi dokter atau beri tahu dokter saat akan mendapat penanganan medis.
  • Jangan berbagi obat ini dengan orang lain. Karena dosis yang diperlukan setiap orang berbeda-beda.
  • Gunakan obat hanya untuk indikasi yang ditentukan. Serta selalu konsultasikan kondisi kepada dokter atau petugas.

Informasi yang tertulis bukan pengganti resep atau anjuran dari dokter. Jangan gunakan atau konsumsi obat sebelum bertanya kepada dokter.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Mims.com diakses 12 Juni 2020 Trenaxamic Acid 
  2. Mayoclinic.org diakses 12 Juni 2020 Trenaxamic Acid 
  3. Drugs.com diakses 12 Juni 2020 Trenaxamic Acid 
  4. BPOM RI diakses 12 Juni 2020 Asam Traneksamat 
    register-docotr