Diet dan Nutrisi

Bikin Risih, Ini 7 Penyebab Perut Buncit yang Harus Kamu Ketahui!

November 22, 2020 | Richaldo Hariandja
feature image

Ada beragam penyebab perut buncit akibat terlalu banyak timbunan lemak di perut. Perut buncit dikaitkan dengan tumpukan lemak yang terdapat di area abdomen.

Ada dua jenis tumpukan lemak, pertama visceral yang mengelilingi organ kamu serta lemak subkutan yang berada di bawah kulit.

Kenapa lemak di perut ini berbahaya?

Ketika kamu kelabihan berat badan, maka kamu bisa terkena penyakit-penyakit yang membahayakan jiwa. Terlalu banyak lemak di perut yang mengakibatkan perut buncit dapat menyebabkan:

  • Penyakit jantung
  • Serangan jantung
  • Tekanan darah tinggi
  • Stroke
  • Diabetes tipe 2
  • Asma
  • Kanker payudara
  • Kanker usus
  • Penyakit Alzheimer dan berbagai tipe lain dari dementia

Penyebab perut buncit

Berbagai penyebab umum tumpukan lemak di perut yang menyebabkan perut kamu buncit adalah sebagai berikut:

1. Diet yang buruk

Makanan penuh gula, seperti kue, permen, lalu minuman seperti soda dan jus buah-buahan bisa menjadi penyebab perut buncit. Selain itu, makanan ini pun dapat menyebabkan:

  • Kenaikan berat badan
  • Melambatkan metabolisme tubuh
  • Mengurangi kemampuan tubuh membakar lemak

Makanan yang rendah protein dan tinggi karbohidrat pun bisa memengaruhi berat badan. Karena protein membuat kamu kenyang lebih lama dan jika kamu tidak menyertakan protein tanpa lemak dalam diet harian, maka kamu berpotensi makan lebih banyak.

Sementara lemak trans dapat menyebabkan inflamasi dan dapat berujung pada obesitas. Lemak trans terdapat di banyak jenis makanan seperti makanan cepat saji dan makanan yang dipanggang.

2. Terlalu banyak alkohol

Terlalu banyak mengonsumsi alkohol bisa jadi salah satu penyebab perut buncit. Faktanya, perut buncit juga dinamakan beer belly yang diasosiasikan dengan terlalu banyak konsumsi alkohol.

Sebuah laporan tentang konsumsi alkohol dan obesitas pada tahun 2015 menyebut kalau konsumsi alkohol yang berlebihan membuat berat badan pria naik. Walaupun demikian, laporan ini tidak menunjukan hasil yang konsisten pada responden wanita.

Situs kesehatan Healthline menyebut konsumsi bir atau alkohol bisa menyebabkan perut buncit karena hal berikut ini:

  • Alkohol meningkatkan asupan kalori
  • Mencegah lemak tubuh terbakar 
  • Mengandung phytoestrogen

3. Kurang berolahraga

Ketika kamu lebih banyak memasukan kalori ketimbang membakarnya, maka berat badan kamu pun bisa bertambah.

Kamu pun akan kesulitan membakar tumpukan lemak itu kalau kamu mengadopsi gaya hidup yang kurang banyak bergerak. Tumpukan lemak yang terlalu banyak itu akan mengendap di sekitar perut dan menyebabkan kamu buncit.

4. Stres

Untuk mengontrol dan menghadapi stres, tubuh membutuhkan hormon steroid yang disebut dengan kortisol. Saat kamu sedang dalam situasi tekanan tinggi atau berbahaya, tubuh akan melepas hormon ini yang juga akan berpengaruh pada metabolisme secara keseluruhan.

Beberapa orang biasanya menenangkan diri mereka saat stres dengan makanan dan kortisol ini dapat menyebabkan kalori yang berlebihan dari makanan itu untuk tetap tinggal di sekitar perut dan area lain untuk dipakai di waktu yang lain.

5. Genetik

Penyebab perut buncit juga bisa berasal dari pengaruh genetik. Situs kesehatan MedicalNewsToday menyebut kalau banyak peneliti menganggap gen dapat memengaruhi perilaku, metabolisme dan risiko perkembangan penyakit yang berkaitan dengan obesitas.

Serupa dengan itu, faktor lingkungan sekitar dan perilaku kamu pun dapat memainkan peranan penting kecenderungan kamu terkena obesitas.

6. Tidak cukup tidur

Kurang tidur bisa dikaitkan dengan peningkatan berat badan, lho. Hal ini dikatakan dalam sebuah penelitian dalam Journal of Clinical Sleep Medicine.

Penelitian menyebut kualitas tidur yang buruk serta durasinya yang pendek dapat memengaruhi perkembangan lemak di perut.

7. Merokok

Meskipun tidak ada pengaruh langsung kebiasaan merokok dengan perut buncit, tapi beberapa peneliti percaya bahwa kebiasaan ini bisa menjadi satu faktor risiko penyebab perut buncit.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE menyebut walau perokok dan bukan perokok sama-sama mengalami obesitas, tapi para perokok ternyata cenderung memiliki perut buncit dan lemak visceral ketimbang bukan perokok.

Demikianlah berbagai penyebab perut buncit yang perlu kamu ketahui. Hindari kondisi ini dengan merubah kebiasaan buruk yang jadi penyebabnya, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. MedicalNewsToday, diakses 12 November 2020. How do you lose belly fat?
  2. MayoClinic, diakses 12 November 2020. Belly fat in men: Why weight loss matters
  3. Healthline, diakses 12 November 2020. Can Beer Give You a Big Belly?
  4. Springer Link, diakses 12 November 2020. Alcohol Consumption and Obesity: An Update
  5. National Library of Medicine, diakses 12 November 2020. The role of sleep duration in the regulation of energy balance: effects on energy intakes and expenditure
  6. PLOS ONE, diakses 12 November 2020. Cigarette Smoking Increases Abdominal and Visceral Obesity but Not Overall Fatness: An Observational Study
    register-docotr