Diet dan Nutrisi

Agar Optimal, Ini Nutrisi untuk Anak 12 Bulan yang Penting Diberikan

April 24, 2020 | Ajeng Annastasia
feature image

Ditinjau oleh: dr Iqbal Adi Anugra

Tumbuh kembang anak sangat dipengaruhi oleh asupan nutrisinya. Nah, agar tumbuh optimal, apa saja nutrisi untuk anak 12 bulan yang harus diperhatikan orang tua?

Nutrisi yang tepat untuk si kecil memang harus dipikirkan sejak dini karena hal ini bisa menunjang perkembangan otak serta tubuh.

Nah, agar lebih mudah, jangan lupa pantau berat badan serta tinggi badan anak saat berkonsultasi dengan dokter. Jika memang kurang dari yang seharusnya, pemberian nutrisi biasanya akan lebih dianjurkan oleh dokter.

Yuk simak informasinya lengkapnya berikut ini, Moms!

Perlukah anak 12 bulan minum susu setiap hari?

Susu segar untuk pemenuhan nutrisi anak. (Foto: Shutterstock)

Susu merupakan salah satu sumber nutrisi yang dibutuhkan oleh anak 12 bulan. Susu mengandung kalsium dan vitamin D yang membantu proses tumbuh kembang tulang kuat.

Anak usia 12 bulan biasanya masih membutuhkan susu dengan kandungan lemak untuk pertumbuhan otaknya juga.

Tapi jika anak sudah mengalami kelebihan berat badan, dokter mungkin akan mempertimbangkan untuk anak meminum susu rendah lemak.

Baca juga: Nyeri Haid Pertanda Susah Hamil? Ini Faktanya

Jangan lupa cukupi zat besi sebagai nutrisi untuk anak 12 bulan

1.000 hari pertama kehidupan anak
Jangan lupakan pentingnya zat besi untuk anak 12 bulan. Foto: Shutterstock

Zat besi juga menjadi salah satu komponen nutrisi penting untuk anak 12 bulan. Kecukupan zat besi penting untuk perkembangan fisik, mental dan bahkan perilaku anak. Selain itu, zat besi juga membantu mengurangi risiko anemia pada anak.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi, berikan sumber makanan seperti daging sapi, daging ayam, ikan, kacang-kacangan dan sayur berdaun hijau.

Makanan yang sebaiknya dihindari anak 12 bulan

tips diet saat puasa
Permen keras harus dihindari untuk mencegah risiko tersedak. (Foto: Shutterstock)

Umumnya anak di usia 12 bulan sudah bisa mengonsumsi berbagai jenis makanan. Tetapi utamakan reaksi alergi yang mungkin muncul pada anak. Mereka berisiko lebih tinggi kena alergi jika ada anggota keluarga yang memiliki riwayat alergi itu juga.

Meski anak 12 bulan boleh mencoba berbagai makanan, hindari jenis-jenis makanan yang bisa memicu tersedak seperti popcorn, permen keras, sayuran mentah, buah yang keras, dan kismis kering.

Baca juga: Moms, Cegah Stunting Rajin Cek Status Gizi Anak Yuk

Tips memenuhi nutrisi untuk anak 12 bulan bagi orang tua

Agar lebih mudah memantau pemenuhan nutrisi untuk anak 12 bulan, ada baiknya Moms membuat jurnal makanan anak. Jurnal ini penting untuk mengetahui apakah anak ada reaksi alergi dan makanan apa yang paling disukainya.

Hindari memberikan makanan dalam porsi terlalu besar, sebab anak 12 bulan masih memiliki ukuran perut yang kecil, Moms.

Jadi, walaupun makanan yang diberikan dalam porsi kecil, tetap harus padat nutrisi. Untuk mempermudah, Moms bisa mengikuti skema segitiga piramida untuk menentukan proporsi nutrisi anak.

Porsi paling besar adalah karbohidrat, lalu protein, serat, vitamin, dan mineral seperti kalsium.

Konsultasikan kondisi kesehatan Anda di Good Doctor. Yuk, lakukan konsultasi online dengan dokter terpercaya!

Reference

Angga. (2019, November 8). info gizi. Retrieved from Jurusan Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya: http://gizi.fk.ub.ac.id/gizi-seimbang-anak-0-2-tahun/
Dewey, K. G. (2013). The Challenge of Meeting Nutrient Needs of Infants and Young Children during the Period of Complementary Feeding: An Evolutionary Perspective. NCBI, 1.
Medicine, T. N. (2019). Nutritional Considerations for Infants and Children. In T. N. Medicine, Child and Adult Care Food Program: Aligning Dietary Guidance for All (pp. 61-76). Washington DC: National Academy of Sciences.

    register-docotr