Diet dan Nutrisi

Minuman Bersoda Bisa Tingkatkan Infeksi Saluran Kemih, Benar atau Tidak?

December 11, 2020 | Nik Nik Fadlah
feature image

Minuman bersoda memang selalu menyegarkan dan digemari oleh banyak orang. Akan tetapi, minuman bersoda dinilai dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih. Lantas benarkah demikian? Untuk mengetahui jawabannya, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Baca juga: Sering Nyeri saat Kencing? Yuk, Kenali Gejala Infeksi Saluran Kemih pada Wanita!

Sekilas mengenai infeksi saluran kemih

Melansir dari Mayo Clinic, infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi yang melibatkan sistem kemih, seperti ginjal, ureter, kandung kemih, maupun uretra. Akan tetapi, sebagian besar infeksi terjadi pada saluran kemih bagian bawah, yakni kandung kemih dan uretra.

Wanita memiliki risiko yang lebih besar terkena ISK dibandingkan dengan pria. Infeksi yang terjadi pada kandung kemih dapat terasa menyakitkan. ISK sendiri dapat terjadi ketika bakteri memasuki saluran kemih melalui uretra dan kemudian berkembang di kandung kemih.

ISK tidak selalu menimbulkan tanda atau gejala. Namun, jika gejala muncul seperti berikut ini, maka perlu diwaspadai:

  • Dorongan yang kuat untuk terus-menerus buang air kecil
  • Urine berwarna keruh atau berwarna merah
  • Sensasi terbakar ketika buang air kecil
  • Urine yang berbau menyengat
  • Pada wanita, gejala dapat meliputi nyeri panggul
  • Sering buang air kecil dalam jumlah yang sedikit

Selain gejala di atas, masing-masing jenis ISK memiliki gejala yang spesifik, bergantung pada bagian saluran kemih yang terinfeksi. Jika terjadi pada kandung kemih, gejala yang ditimbulkan dapat termasuk:

  • Tekanan pada panggul
  • Ketidaknyamanan pada perut bagian bawah
  • Buang air kecil yang terasa menyakitkan
  • Adanya darah dalam urine

Benarkah minuman bersoda bisa tingkatkan risiko infeksi saluran kemih?

Studi menemukan hubungan antara konsumsi minuman tertentu dengan ISK. Melansir dari laman Healthline, penelitian terdahulu menunjukkan bahwa asupan soda dikaitkan dengan ISK berulang.

Mengutip dari Everyday Health, secara umum soda dapat mengiritasi kandung kemih pada seseorang dengan peradangan kandung kemih kronis, serta dapat memperburuk gejala pada seseorang dengan infeksi kandung kemih.

Karbonasi dalam soda dinilai dapat mengiritasi kandung kemih, menyebabkan ketidaknyaman, serta meningkatkan dorongan untuk buang air kecil.

Baca juga: Daftar Antibiotik yang Digunakan untuk Mengobati Infeksi Saluran Kemih

Efek kafein dalam soda

Kafein yang juga dapat ditemukan dalam soda dapat memperburuk gejala infeksi pada kandung kemih. Perlu kamu tahu bahwa kafein memiliki sifat diuretik, yang berarti dapat meningkatkan jumlah urine yang dihasilkan oleh ginjal.

Produksi urine yang meningkat dapat membuat kandung kemih menjadi lebih aktif. Akibatnya, dapat meningkatkan gejala yang dialami. Seperti dilansir dari Livestrong.com.

Aspek lain yang perlu diperhatikan

Tingkat keasaman yang dimiliki oleh soda juga dapat mengiritasi kandung kemih. Soda dengan rasa sitrus memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi. Oleh karena itu, soda rasa lemon maupun rasa jeruk dapat berkontribusi terhadap hal ini.

Maka dari itu, jika kamu sedang berjuang untuk mengobati infeksi kandung kemih, sebaiknya hindarilah konsumsi soda. Sebab, ini dapat memperburuk gejala infeksi saluran kemih.

Adakah makanan atau minuman lain yang perlu dihindari?

Selain soda, terdapat beberapa makanan serta minuman lain yang harus dihindari jika kamu mengalami ISK, di antaranya adalah:

Makanan pedas

Makanan pedas memang selalu menggoda, tetapi kamu harus berhati-hati. Sebab, makanan pedas diketahui dapat mengiritasi kandung kemih serta memperburuk gejala ISK.

Minuman beralkohol

Minuman yang beralkohol seperti beer, wine, dan liquor dapat mengiritasi perut jika seseorang memiliki refluks asam atau maag. Di sisi lain, alkohol juga dapat mengiritasi kandung kemih, terutama jika kamu sebelumnya memiliki infeksi kandung kemih.

Minuman berkafein

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya bahwa kafein dapat memperburuk gejala infeksi kandung kemih serta mengiritasi kandung kemih. Oleh karena itu, jika kamu sedang mengalami ISK sebisa mungkin hindarilah konsumsi minuman berkafein, seperti kopi.

Makanan asam

Makanan asam, seperti buah-buahan yang memiliki tingkat keasaman yang tinggi dapat mengiritasi kandung kemih serta memperburuk gejala ISK. Sebaiknya, hindarilah buah-buahan seperti lemon, jeruk, grapefruit, serta tomat jika kamu sedang mengobati ISK.

Beberapa buah-buahan lain yang sebaiknya harus dihindari di antaranya adalah apel, persik, anggur, stroberi, dan nanas.

Pemanis buatan

Pemanis buatan juga harus dihindari, karena terdapat kemungkinan gejala infeksi kandung kemih dapat memburuk jika kamu mengonsumsi pemanis buatan.

Nah, itulah beberapa informasi mengenai minuman bersoda dan infeksi saluran kemih. Penderita ISK memang diharuskan selektif dalam mengonsumsi makanan atau minuman, agar gejala tidak semakin parah.

Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait masalah ini, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter.

Kamu juga dapat berkonsultasi dengan kami melalui Aplikasi Good Doctor. Dokter terpercaya kami siap membantumu dengan akses layanan 24/7. Jangan ragu untuk berkonsultasi, ya!

Reference

Everyday Health (2017). Diakses pada 10 Desember 2020. Foods You Shouldn’t Eat When Treating a UTI 

Healthline (2020). Diakses pada 10 Desember 2020. Can Your Diet Affect Your Chances of Getting a UTI? 

Livestrong.com. Diakses pada 10 Desember 2020. Can Soda Cause Bladder Infections? 

Mayo Clinic (2020). Diakses pada 10 Desember 2020. Urinary tract infection (UTI) 

The John Hopkins Women’s Center for Pelvic Health. Diakses pada 10 Desember 2020. Bladder Irritants 

 

    register-docotr