Diet dan Nutrisi

Biasa Makan Mie Instan saat Puasa? Yuk, Simak Fakta Berikut

May 2, 2020 | Richaldo Hariandja
feature image

Mie instan seakan menjadi ciri khas yang tak terpisahkan. Makanan cepat saji ini seolah menjadi solusi cepat akan kebutuhan kita saat berbuka ataupun sahur. Tapi, apakah berbahaya jika mengonsumsi mie instan untuk buka puasa dan sahur?

Kandungan mie instan terdiri dari tepung, garam dan minyak kelapa sawit. sedangkan untuk bumbunya terdiri dari garam, perasa dan monosodium glutamat (MSG).

Berikut adalah fakta lain tentang mie instan yang perlu diketahui sebelum mengonsumsinya.

Kandungan mie instan

Meskipun ada berbagai merek dan jenis mie instan, namun umumnya makanan satu ini memiliki kandungan nutrisi yang sama. Kebanyakan mie instan cenderung rendah kalori, serat dan protein.

Selain itu, mie instan juga memiliki kandungan lemak, karbohidrat, sodium dan mikronutrien pilihan.

Meski demikian, ada beberapa jenis mie instan dengan kandungan yang lebih sehat. Bahan yang digunakan umumnya adalah biji-bijian serta rendah lemak dan sodium.

Tepatkah mie instan saat puasa?

Mie instan memiliki kandungan serat dan protein yang rendah. Sementara kedua zat ini sangat dibutuhkan tubuh untuk menahan rasa lapar.

Saat berpuasa, tubuhmu membutuhkan minuman dan makanan manis yang rendah lemak. Sementara dalam mie instan kandungan lemaknya sangat tinggi.

Zat mikronutrien pada mie instan

Meskipun randah protein dan serat, beberapa mie instan justru memiliki mikronutrien seperti zat besi, mangan, asam folat hingga vitamin B.

Di Indonesia, hampir setengah mie instan yang beredar mengandung vitamin dan mineral.

Kurangnya asupan vitamin, mineral dan beberapa mikronutrien dapat membuat kamu terserang penyakit seperti jantung, diabetes tipe 2, kanker hingga osteoporosis.

Sebuah riset pada 2011silam menemukan fakta bahwa mereka yang memakan mie instan memiliki asupan tiamin 31% lebih besar ketimbang yang tidak makan mie instan.

MSG dalam mie instan

MSG merupakan zat tambahan yang dbiasa dipakai untuk meningkatkan rasa dalam makanan kemasan, termasuk mie instan.

Sayangnya, beberapa studi mengaitkan tingginya konsumsi MSG dengan peningkatan berat badan dan bahkan kenaikan tekanan darah, sakit kepala hingga rasa mual.

Sebuah riset bahkan menyebut MSG bisa berdampak pada kesehatan otak. Meskipun demikian ada juga studi yang menyebut tidak ada korelasi keduanya asalkan MSG dikonsumsi dalam batasan tertentu.

Konsumsi mie instan saat puasa

Berdasarkan penelitian, konsumsi mie instan untuk buka puasa dan sahur secara reguler dapat berujung pada rendahnya kualitas pola makanmu.

Mie instan juga dikatakan dapat membuat risiko peningkatan sindrom metabolik, sebuah kondisi yang membuatmu berisiko terkena penyakit jantung, diabetes dan stroke.

Kamu harus tahu bahwa pada tahun 2014 lalu ada sebuah studi yang melihat pola makan 10.711 orang dewasa.

Dalam studi itu ditemukan jika konsumsi mie instan selama 2 kali dalam seminggu meningkatkan risiko sindrom metabolik di kalangan perempuan.

Pilih mie instan sehat saat puasa

Jika kamu masih tidak bisa lepas dari mie instan, ada beberapa cara untuk membuat mu tetap sehat. Salah satunya adalah dengan memilih mie instan yang terdiri dari biji-bijian.

Atau bisa juga kamu pilih mie instan yang tinggi serat agar kenyangmu saat puasa tetap bertahan lama.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Healtline.com (2017) diakses pada 22 April 2020. https://www.healthline.com/nutrition/instant-noodles#section8
  2. Finance.detik.com (2015) diakses pada 22 April 2020. https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-2967233/selama-puasa-penjualan-indomie-di-jakarta-naik-10
  3. Health.harvard.edu (2016) diakses pada 22 April 2020. https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/micronutrients-have-major-impact-on-health
  4. Nutrition.org.uk (2020) diakses pada 22 April 2020. https://www.nutrition.org.uk/healthyliving/seasons/ramadan.html?__cf_chl_jschl_tk__=b6109d4060632d659c13db4783b74af5ac3dcd07-1587581045-0-AbnkYqJH0sBhvgA3Du1lHVOuAdngqXChnxPn9hpl_KU8-IPgTD0vKwNRpu2YOfp9ywdjLKVc-W67JaQOzX2AOwb6o_8cJmNzL7_pwKTZEHjhrtcBOHpGts2Uc7lajOwhkqAXXHFLUNQ781SyM7qd7hlfTY6Dp5viz4hoJ54uksbePXIl4TvJOo6Q2C_4WihLVFTbJRDJ1aIqgEfUHhbeevV4_s16G_VpqiWX-uefe9FeXqjgrbmtHRArsFckOaJBRQB44upHF5vZTuX0x6zlasqubmb1AwYaFztYboSwN6LyqWmWq_3f51ITsO5vGOk4ybdbLr3UyW7Fp9kZ57mRs0jRklRRUgzM2wByXVB_D9pX_zYDa2usbSFFcqti3fTIxQ
    register-docotr