Diet dan Nutrisi

Punya Kalori Rendah, Ini Ragam Manfaat Seledri untuk Kesehatan Tubuh

September 9, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Selama ini manfaat seledri yang umum diketahui hanya berfokus pada fungsinya sebagai pelengkap makanan. Padahal nyatanya, seledri memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, lho.

Apa saja manfaat seledri untuk tubuh? Yuk simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Manfaat seledri untuk kesehatan tubuh

Kandungan kalori seledri tergolong rendah, itu sebabnya bagi mereka yang sudah mengetahui fakta ini akan memasukkan seledri sebagai salah satu asupan dalam diet sehat.

Akan tetapi, masih ada kandungan serat, antioksidan dan nutrisi seledri yang bermanfaat bagi kesehatan. Untuk itu, simak lebih jauh manfaat seledri bagi kesehatan di bawah ini:

Baca Juga: Perhatikan 5 Aturan Minum Antibiotik Ini agar Pengobatan Lebih Efektif!

1. Sumber antioksidan yang baik

Antioksidan berfungsi untuk melindungi sel, pembuluh darah, dan organ-organ kamu dari kerusakan oksidatif.

Seledri sendiri mengandung vitamin C, betakaroten dan flavonoid. Akan tetapi, setidaknya ada 12 jenis nutrien antioksidan lagi yang terkandung di dalam satu batang seledri.

Selain itu, karena mengandung antioksidan khasiat seledri untuk ginjal juga sangat baik. Kandungan antioksidan ini berhasil meningkatkan fungsi ginjal sebanyak 30 persen pada pasien dengan penyakit ginjal kronis.

2. Mengurangi inflamasi

Khasiat seledri juga merupakan sumber fitonutrien yang baik dan telah terbukti mampu mengurangi inflamasi di saluran pencernaan, sel, pembuluh darah dan organ-organ dalam tubuh.

Tidak hanya itu, seledri memiliki rata-rata 25 komponen anti-inflamasi yang memberikan perlindungan terhadap inflamasi yang terjadi dalam tubuh.

Inflamasi kronis sendiri terbukti menjadi penyebab banyak penyakit seperti arthritis (radang sendi) dan osteoporosis atau pengurangan kepadatan tulang. 

3. Melancarkan pencernaan

Manfaat daun seledri tidak hanya memberikan perlindungan terhadap saluran pencernaan lewat antioksidan dan anti-inflamasi saja. Polisakarida pektin dan komponen yang bernama apiuman dalam seledri dapat mengurangi potensi terjadinya tukak lambung.

Selain itu, kandungan ini juga meningkatkan lapisan perut dan mengatur sekresi pada perut dengan baik.

Kandungan air dalam seledri yang mencapai 95 persen, juga memiliki kandungan serat larut dan tidak larut juga membantu pencernaan kamu. 

4. Menurunkan risiko pertumbuhan sel kanker

Seledri mengandung apigenin, yang dalam sebuah studi yang dilakukan di Korea dikatakan mampu menghasilkan apoptosis. Kandungan ini dapat menjadi pengobatan terhadap kanker.

Selain itu, kandungan flavonoid yang disebut luteolin dalam seledri dikatakan dalam sebuah artikel yang terbit pada 2009 memiliki manfaat menurunkan risiko kanker.

Dalam artikel itu juga disebutkan jika luteolin ini dapat membuat sel kanker lebih mudah diserang dengan pengobatan kimiawi.

5. Mengurangi tekanan darah

Beberapa praktik pengobatan tradisional Tiongkok menggunakan seledri dan ekstraknya untuk mengurangi tekanan darah.

Sebuah penelitian di Mashhad University of Medicine Science di Iran menyebutkan manfaat daun seledri dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan detak jantung.

Kandungan serat yang tinggi pada seledri juga bisa mendorong penurunan tekanan darah. Hal ini berdasarkan kajian yang dilakukan pada 2016 yang menyebutkan makanan tinggi serat bagus untuk menurunkan tekanan darah.

6. Secara alami menurunkan kolesterol

Manfaat daun seledri dapat menurunkan kandungan LDL atau kolesterol jahat dari dalam darah. Sementara itu, diet tinggi serat juga memiliki efek dalam penurunan kolesterol.

7. Membantu proses pertumbuhan sel saraf

Kandungan apigenin dalam seledri dapat mendorong neurogenesis atau proses pertumbuhan dan perkembangan sel saraf.

Sebuah studi yang dilakukan di 2009 pada sebuah tikus yang diberikan apigenin menunjukkan adanya stimulasi pertumbuhan dan perkembangan sistem saraf.

Meskipun demikian, masih dibutuhkan riset lebih lanjut untuk membuktikan efek tersebut pada manusia.

8. Meningkatkan fertilitas pria

Sebuah studi yang dilakukan di Iran menunjukan adanya manfaat daun seledri terhadap fertilitas pria. Kajian tersebut menyebut adanya potensi kenaikan kualitas dan kuantitas sperma akibat seledri.

Hal ini bisa jadi disebabkan oleh efek seledri terhadap radikal bebas yang dapat mengganggu fertilitas. 

9. Mengurangi berat badan

Kandungan kalori seledri yang rendah sangat berperan dalam pencapaian penurunan berat badan. Satu gelas jus seledri yang didapat dari 1 batang besar dan satu batang sedang mengandung 14 kalori dan 3 gram karbohidrat.

Jadi jika kamu gemar minum jus dan ingin tetap sehat, kamu bisa coba untuk mulai mengonsumsi jus seledri. Ini karena dibandingkan dengan yang lain, jus seledri lebih rendah karbohidrat.

Baca Juga: 5 Manfaat Daun Sirih untuk Kesehatan, Salah Satunya Bisa Mengobati Luka!

10. Memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral

Seledri mengandung vitamin K, potasium, vitamin A, vitamin C dan folat. Kandungan ini akan sangat bermanfaat bagi tubuh kamu.

Terlebih, seledri mengandung sodium yang rendah dengan indeks glikemik yang juga rendah. Artinya, seledri memiliki efek yang minim terhadap gula darah kamu.

Manfaat seledri untuk rambut

Siapa sangka tak hanya sebagai pelengkap masakan, sayuran seledri juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan rambut. Seledri bermanfaat untuk mengurangi ketombe, mengatasi rambut rontok, mencerahkan rambut kusam, serta mencegah tumbuhnya uban dan menebalkan rambut.

Manfaat konsumsi jus seledri bagi kesehatan

Seledri bisa juga kamu olah menjadi jus untuk dikonsumsi sehari-hari. Dilansir Healthline, jus seledri kaya nutrisi yang memiliki banyak manfaat kesehatan.

Perlu kamu ketahui bahwa seledri ini sangat rendah gula dan kalori. Dalam satu gelas jus seledri memiliki sedikit gula dan kalori dibandingkan dengan satu wortel ukuran sedang.

Jus seledri sendiri mengandung lebih banyak nutrisi per porsi daripada batang seledri. Berdasarkan penjelasan Healthline, 1 cangkir (240 mL) jus seledri mengandung: 

  • Kalori: 42,5
  • Protein: 2 gram
  • Karbohidrat: 9,5 gram
  • Gula: 5 gram
  • Kalsium: 8% 
  • Magnesium: 7% 
  • Fosfor: 5% 
  • Kalium: 14% 
  • Sodium: 9% 
  • Vitamin A: 7% 
  • Vitamin C: 16% 
  • Vitamin K: 74% 

Jus seledri juga kaya akan banyak nutrisi lain, seperti seng, tembaga, folat, biotin, vitamin B lainnya, dan banyak antioksidan. 

Cara membuat jus seledri

Jika kamu ingin menambahkan jus seledri ke dalam menu makanan, caranya sangat mudah untuk dilakukan di rumah. Kamu bisa menggunakan juicer cara termudah untuk membuat jus seledri. 

Pertama cukup cuci 3-4 batang seledri dan masukkan ke dalam juicer. Jika kamu tidak memiliki juicer, potong 3–4 batang seledri yang sudah dicuci dan haluskan hingga halus.

Letakkan saringan atau kain kasa di atas kendi berbingkai lebar, tuangkan cairan ke dalam saringan, dan tekan untuk mengeluarkan semua sari buah.

Agar adanya sedikit rasa, kamu bisa mencoba tambahkan apel hijau, jahe segar, atau jus lemon ke dalam minuman jus seledri. Jus ini sebaiknya diminum bersama dengan makanan yang penuh serat, lemak sehat, dan protein untuk menjaga perut kamu tetap kenyang.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Ncbi.nlm.nih.gov (2016) diakses 04 Juni 2020. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5207605/
  2. Ncbi.nlm.nih.gov (2009) diakses 04 Juni 2020. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2615542/
  3. Ncbi.nlm.nih.gov (2013) diakses 04 Juni 2020. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3684138/
  4. Cochranelibrary.com (2016) diakses 04 Juni 2020. https://www.cochranelibrary.com/cdsr/doi/10.1002/14651858.CD011472.pub2/full
  5. Tandfonline.com (2009) diakses 04 Juni 2020. https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1517/13543770902721279?journalCode=ietp20
  6. Ncbi.nlm.nih.gov (2015) diakses 04 Juni 2020. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4418060/
  7. Foodrevolution.org diakses 04 Juni 2020. https://foodrevolution.org/blog/celery-health-benefits/
  8. Healthline.com (2019) diakses 04 Juni 2020. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/health-benefits-of-celery#1
  9. Medicalnewstoday.com (2019) diakses 04 Juni 2020. https://www.medicalnewstoday.com/articles/270678#benefits
  10. Everydayhealth.com (2019) diakses 04 Juni 2020. https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/what-are-benefits-celery-juice/
  11. Healthline.com (2020) diakses 9 September 2020. https://www.healthline.com/nutrition/celery-juice-cleanse
    register-docotr