Diet dan Nutrisi

Wajib Tahu! Ini 7 Manfaat Omega 3 untuk Jantung yang Jarang Diketahui

August 4, 2020 | Muhammad Hanif S.
feature image

Sebagai salah satu organ paling penting di dalam tubuh manusia, kesehatan jantung wajib dijaga. Kamu bisa rajin mengonsumsi makanan dengan kandungan omega 3. Sebab, ada banyak manfaat omega 3 untuk jantung agar terhindar dari berbagai gangguan.

Gangguan pada jantung tak boleh dianggap enteng, karena bisa membahayakan nyawa. Lalu, apa saja manfaat omega 3 untuk jantung? Serta, makanan apa yang mengandung nutrisi tersebut? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Baca juga: Ini Lho, Berbagai Manfaat Omega 3 untuk Kesehatan Tubuh Kamu

Manfaat omega 3 untuk jantung

Omega 3 merupakan asam lemak tak jenuh alami yang kaya akan manfaat, termasuk untuk menjaga kesehatan jantung. Nutrisi tersebut bekerja dengan mencegah berbagai faktor yang bisa menimbulkan gangguan pada jantung. Apa saja?

1. Menurunkan tekanan darah

Rutin mengonsumsi makanan yang mengandung omega 3 ternyata dapat membantu menurunkan tekanan darah, lho. Sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat menjelaskan, manfaat ini tak lepas dari kandungan docosahexanoic acid atau DHA.

DHA merupakan asam lemak yang terdapat pada omega 3. Nutrisi ini bekerja dengan mengaktifkan beberapa senyawa aktif, termasuk kalsium, untuk melancarkan peredaran darah.

2. Mencegah pembentukan plak

Plak di arteri bisa sebabkan serangan jantung. Sumber foto: www.remediesforme.com

Manfaat omega 3 untuk jantung berikutnya adalah membantu mencegah terbentuknya plak pada pembuluh darah. Plak pada dinding arteri sangat berbahaya, karena bisa mengganggu sirkulasi darah.

Jika ini terjadi, jantung akan dipaksa untuk memompa darah lebih keras. Lama-kelamaan, organ tersebut akan mengalami penurunan fungsi.

Mengutip Penn Medicine, omega 3 adalah nutrisi yang bisa berperan sebagai antioksidan dan anti-inflamasi. Selain melindungi pembuluh darah dari timbunan plak, zat tersebut juga mampu meningkatkan fungsi sel endotel untuk melapisi dinding arteri.

Dengan begitu, plak yang sebagian besar terdiri dari lemak dan kolesterol akan sulit terbentuk. Hasilnya, aliran darah tidak akan terganggu, dan jantung akan menjalankan fungsinya dengan optimal.

Baca juga: Sering Mati Rasa dan Sulit Bicara? Awas Gejala Stroke Ringan!

3. Manfaat omega 3 untuk jantung dengan menurunkan trigliserida

Manfaat omega 3 untuk jantung berikutnya adalah membantu menurunkan kadar trigliserida, zat lemak yang terdapat pada darah. Kadar yang tinggi sering dikaitkan dengan plak yang terbentuk di dinding arteri.

Plak yang terus membesar bisa menghambat sirkulasi darah dan menyebabkan serangan jantung.

Menurut sebuah penelitian, rutin mengonsumsi 3,4 gram asam lemak omega 3 setiap hari selama satu bulan cukup efektif menurunkan kadar trigliserida hingga 25 persen. Mengutip Mayo Clinic, kadar trigliserida normal adalah tidak melebihi 150 miligram per desiliter (mg/dL).

4. Menurunkan kadar kolesterol

Siapa sangka, omega 3 ternyata bisa menurunkan kadar kolesterol jahat, lho.

Tingginya kadar kolesterol bisa memicu pembentukan plak di dinding arteri. Jika dibiarkan, kamu berisiko terkena serangan jantung dan stroke.

Menurut sebuah penelitian pada 2017, omega 3 berperan aktif dalam menyeimbangkan kadar kolesterol baik (high-density lipoprotein) dan kolesterol jahat (low-density lipoprotein). Saat kolesterol baik meningkat, maka kadar kolesterol jahat akan ditekan.

Dengan begitu, risiko pembentukan plak di pembuluh darah juga berkurang. US National Library of Medicine menjelaskan, ambang batas toleransi kadar kolesterol jahat di dalam darah adalah 100-129 mg/dL. Lebih dari itu, penyakit kardiovaskular akan rentan menyerang.

5. Manfaat omega 3 untuk jantung berupa pencegahan aritmia

Omega 3 terbukti mampu mengurangi risiko terkena aritmia, yaitu gangguan pada irama jantung. Mengutip Harvard School of Public Health, omega 3 bisa menjaga detak jantung tetap normal, dan mencegah terjadinya denyut tak beraturan atau atrial fibrilasi.

Penyakit aritmia sendiri biasanya menyerang orang-orang lanjut usia (lansia). Sebagian besar penderitanya berusia di atas 65 tahun.  

Baca juga: Penyakit Jantung: Kenali Penyebab dan Cara Pencegahannya

6. Mencegah koagulasi

Ilustrasi pengentalan darah. Sumber foto: www.clevelandclinic.org

Koagulasi adalah saling terikatnya komponen darah, yang jika dibiarkan bisa menghambat sirkulasi di arteri maupun vena. Kondisi ini juga disebut dengan pengentalan darah.

Darah akan berubah menjadi gumpalan-gumpalan kecil yang menghalangi aliran menuju jantung. Saat jantung tidak menerima cukup darah, ini akan membuka potensi terjadinya berbagai penyakit kardiovaskular, misalnya stroke.

Asam lemak pada omega 3 bisa mencegah keping darah atau trombosit yang saling menempel. Dengan begitu, gumpalan-gumpalan berbahaya akan sulit terbentuk.

Makanan yang mengandung omega 3

Dengan mengetahui berbagai manfaat dari omega 3 di atas, kamu bisa mulai membiasakan diri untuk memenuhi asupannya dari sejumlah makanan, salah satunya adalah produk laut. Ikan seperti makarel dan salmon adalah sumber terbaik dari nutrisi ini.

Tapi, jangan terlalu berlebihan dalam memakannya, ya. Sebab, dua ikan itu juga mempunyai kandungan merkuri dari laut. Untuk ibu hamil, sebaiknya cari alternatif sumber omega 3 lainnya, seperti kacang walnut, kedelai, dan edamame.

Nah, itulah enam manfaat omega 3 untuk jantung beserta makanan yang memiliki kandungan tersebut. Selain memenuhi asupannya, imbangi juga dengan olahraga yang tepat. Tetap jaga kesehatan, ya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

  1. Penn Medicine, diakses 26 Juli 2020, The Truth About Fish Oil, Omega 3 Fatty Acids, and Heart Health.
  2. Healthline, diakses 26 Juli 2020, 17 Science-Based Benefits of Omega 3 Fatty Acids.
  3. Harvard School of Public Health, diakses 26 Juli 2020, Omega 3s tied to lower risk of irregular heartbeat.
  4. Medline Plus, diakses 26 Juli 2020, LDL: The “Bad” Cholesterol.
  5. Mayo Clinic, diakses 26 Juli 2020, Triglycerides: Why do they matter?
  6. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 26 Juli 2020, Fish oil – how does it reduce plasma triglycerides?
  7. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 26 Juli 2020, The Role of Omega 3 Fatty Acids in Reverse Cholesterol Transport: A Review.
  8. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 26 Juli 2020, Omega 3 fatty acids lower blood pressure by directly activating large-conductance Ca2+-dependent K+ channels.

    register-docotr