Diet dan Nutrisi

5 Manfaat Echinacea untuk Tubuh: Mulai dari Merawat Kesehatan Kulit hingga Mencegah Kanker

July 8, 2020 | Muhammad Hanif S.
feature image

Indonesia memang kaya akan tanaman herbal, salah satunya adalah echinacea. Bunga ini biasanya dijumpai di padang rumput dan ladang terbuka. Manfaat echinacea sendiri ada pada bagian atas dan akarnya, sering digunakan untuk meredakan beberapa penyakit.

Dari sembilan spesies yang ada, hanya tiga yang dipakai sebagai pengobatan herbal, yaitu Echinacea purpurea, Echinacea angustifolia, dan Echinacea pallida. Yuk, cari tahu apa saja manfaat echinacea untuk kesehatan.

Manfaat echinacea untuk kesehatan

Saat dikonsumsi, echinacea lebih sering diolah dalam bentuk ekstrak, tablet, dan teh. Tanaman ini memiliki banyak senyawa aktif seperti asam kafeat, asam fenolat, asam rosmarinat, dan masih banyak lagi.

Kandungan tersebut berperan sebagai antioksidan yang mampu membawa efek positif bagi tubuh, yaitu:

1. Bantu tingkatkan sistem imun

Senyawa antioksidan pada echinacea mampu meningkatkan sistem imun. Tak jarang tanaman ini digunakan sebagai pengobatan berbagai penyakit, khususnya yang berhubungan dengan gejala flu.

Bahkan, menurut sebuah penelitian, echinacea juga efektif membantu tubuh dalam melawan infeksi bakteri dan virus. Sehingga, tubuh akan lebih cepat pulih dari penyakit.

Sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat memaparkan, orang yang rajin mengonsumsi echinacea bisa menurunkan risiko penyakit pilek hingga 50 persen. Serta, mempersingkat durasi dari pilek yang telah terjadi.

2. Bantu redakan peradangan

Peradangan adalah cara alami tubuh dalam mempertahankan diri dari serangan virus maupun bakteri. Tapi, jika tidak segera diatasi, kondisi makin memburuk bisa saja terjadi.

Berdasarkan sebuah riset yang dilakukan pada 2017, kandungan antioksidan pada echinacea bisa membantu meredakan inflamasi yang ada. Serta, meminimalkan risiko terjadinya penyakit kronis yang disebabkan oleh peradangan tersebut.

Tanaman ini juga diklaim lebih ampuh dalam mengobati nyeri pada sendi, daripada menggunakan obat-obatan nonsteroid.

Baca juga: Penyakit Radang Sendi: Ketahui Jenis, Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya.

3. Menghambat pertumbuhan sel kanker

Salah satu manfaat echinacea yang jarang diketahui adalah kemampuannya dalam pencegahan penyakit kanker. Hasil studi oleh ilmuwan di Taiwan menyimpulkan, ekstrak echinacea tidak hanya dapat menghambat sel kanker di dalam tubuh, tapi juga membunuhnya.

Echinacea bekerja dengan memacu terjadinya proses apoptosis di pankreas dan usus besar. Apoptosis sendiri adalah mekanisme pembunuhan sel-sel jahat secara teratur yang ada pada jaringan tubuh.

Tak jarang, tanaman ini sering digunakan sebagai alternatif penanganan pasien kanker, selain kemoterapi dan terapi radiasi. Hanya saja, untuk mengonsumsinya, kamu perlu berkonsultasi dengan dokter. Sebab, echinacea bisa berinteraksi dengan obat-obatan lain.

4. Merawat kulit

Siapa sangka, ternyata echinacea bisa digunakan untuk perawatan kulit, lho. Kandungan antioksidan yang tinggi memiliki peranan besar dalam menghambat terjadinya inflamasi pada wajah, misalnya munculnya jerawat.

Selain itu, menurut sebuah penelitian di Thailand, ekstrak echinacea sangat cocok untuk digunakan wanita pada rentang usia 25 hingga 40 tahun, karena mampu mengatasi berbagai tanda penuaan dini. Misalnya, muncul garis halus di wajah dan kulit yang mulai mengendur.

Hal tersebut tak lepas dari fungsi echinacea yang membantu kulit tetap terhidrasi. Hasilnya, katakan selamat tinggal pada keriput dan kulit kusam. Ini yang membuat banyak produk kecantikan mulai menggunakan echinacea sebagai komposisi utamanya.

5. Bantu stabilkan gula darah

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2012 memaparkan, echinacea bisa membantumu dalam menstabilkan kadar gula darah. Kadar gula darah yang rendah (hipoglikemia) atau tinggi (hiperglikemia) bukan sesuatu yang baik, karena bisa memicu berbagai penyakit.

Echinacea bekerja dengan menekan enzim pencerna karbohidrat, dan mengurangi jumlah gula yang masuk ke dalam darah. Selain itu, tanaman ini juga memiliki sifat yang lebih sensitif terhadap efek insulin, mirip dengan kinerja obat diabetes yang mengaktifkan reseptor PPAR-y.

Reseptor tersebut bekerja dengan membuang kelebihan lemak di darah, yang merupakan faktor terjadinya resistensi insulin. Dengan begitu, sensitivitas insulin akan semakin meningkat, dan kadar gula darah di dalam tubuh lebih mudah dikontrol.

Baca juga: Diabetes: Yuk, Kenali Penyebabnya Sebelum Terlambat

Efek samping echinacea

Mengutip Healthline, echinacea yang diolah menjadi ekstrak dan produk lainnya relatif aman untuk dikonsumsi. Hanya saja, seseorang bisa merasakan efek samping jika meminumnya berlebihan, seperti:

  • Muncul ruam pada kulit disertai gatal
  • Pembengkakan pada bagian tubuh tertentu
  • Sakit perut
  • Mual
  • Sesak napas

Nah, itulah lima manfaat echinacea yang baik untuk tubuh dan efek samping yang bisa muncul jika dikonsumsi berlebihan. Yuk, mulai biasakan konsumsi tanaman ini agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Healthline, diakses 28 Juni 2020, Echinacea: Benefits, Uses, Side Effects and Dosage.
  2. Healthline, diakses 28 Juni 2020, 7 Benefits of Echinacea Tea.
  3. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 28 Juni 2020, Antioxidant, Antidiabetic, and Antihypertensive Properties of Echinacea Purpurea Flower Extract and Caffeic Acid Derivatives Using In Vitro Models.
  4. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 28 Juni 2020, Skin Improvement and Stability of Echinacea Purpurea Dermatological Formulations.
  5. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 28 Juni 2020, Cytotoxic Effects of Echinacea Purpurea Flower Extracts and Cichoric Acid on Human Colon Cancer Cells Through Induction of Apoptosis.
  6. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 28 Juni 2020, The Effect and Safety of Highly Standardized Ginger (Zingiber Officinale) and Echinacea (Echinacea Angustifolia) Extract Supplementation on Inflammation and Chronic Pain in NSAIDs Poor Responders. A Pilot Study in Subjects With Knee Arthrosis.
  7. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 28 Juni 2020, Chicoric Acid Supplementation Prevents Systemic Inflammation-Induced Memory Impairment and Amyloidogenesis via Inhibition of NF-κB.
  8. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 28 Juni 2020, Immunomodulation With Echinacea – A Systematic Review of Controlled Clinical Trials.
  9. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 28 Juni 2020, Evaluation of Echinacea for the Prevention and Treatment of the Common Cold: A Meta-Analysis.

    register-docotr