Diet dan Nutrisi

Jarang Diketahui! Ini 6 Manfaat Kumis Kucing untuk Kesehatan

June 4, 2020 | Muhammad Hanif S. | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Kumis kucing adalah salah satu tumbuhan endemik yang bisa ditemukan di negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Selain bentuknya yang unik, ada banyak manfaat kumis kucing yang bisa kamu dapatkan.

Di Indonesia, tanaman ini umum digunakan sebagai pengobatan herbal perawatan medis. Lalu, apa saja manfaat kumis kucing untuk kesehatan? Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Mengatasi masalah diuretik

Manfaat kumis kucing pertama yang perlu kamu tahu adalah kemampuannya dalam mengatasi berbagai masalah diuretik. Diuretik sendiri merupakan istilah yang berkaitan dengan urine.

Ramuan atau ekstrak kumis kucing mampu meringankan infeksi saluran kemih dan batu ginjal. Dua hal tersebut berpengaruh pada saluran kencing. Kumis kucing bisa mencegah terjadi pembentukan gumpalan-gumpalan menyerupai batu yang bisa menghambat jalur urine.

Selain itu, tanaman ini juga dipercaya dapat melemaskan dinding pembuluh darah di sekitar kandung kemih. Pembuluh darah atau otot yang tidak menegang bisa mengindikasikan tidak adanya peradangan yang sedang terjadi.

Baca juga: Sering Muncul Tanpa Gejala, Kenali Penyakit Batu Saluran Kemih

2. Manfaat kumis kucing untuk wajah

Salah satu manfaat kumis kucing yang jarang diketahui banyak orang adalah kemampuannya dalam menjaga kesehatan wajah. Misalnya, mencegah munculnya jerawat, bintik hitam, dan noda yang dapat menurunkan rasa percaya diri.

Ramuan atau ekstrak dari tanaman ini memiliki senyawa yang bisa mengurangi reaktivitas sebum, zat yang berkontribusi menghasilkan minyak di wajah. Minyak berlebih bisa menjadi masalah, karena mengganggu kelembapan pada permukaan wajah itu sendiri.

Selain itu, senyawa anti-inflamasi bisa membantumu dalam mengatasi berbagai peradangan, misalnya jerawat membandel. Saat jerawat sulit diberantas, bakteri akan mudah berkembang dan memicu munculnya spot baru.

3. Menurunkan kadar gula darah

Kumis kucing sering digunakan sebagai pengobatan terhadap pengidap diebetes. Bukan tanpa alasan, tanaman ini memiliki khasiat untuk menurunkan kadar gula darah tinggi.

Hal tersebut tak lepas dari kandungan sapofonin, minyak atsiri, dan genkosid ortosifonin yang ada pada kumis kucing.

Kamu bisa menggunakan tiga hingga empat lembar daun kumis kucing, lalu cuci dan rebus. Meski tingkat penyembuhannya bergantung pada kondisi tiap orang, air rebusan tersebut cukup efektif untuk menurunkan kadar gula darah pada tubuh, terutama untuk pengidap diabetes.

4. Menormalkan tekanan darah

Percaya atau tidak, ternyata kumis kucing bisa membantumu menormalkan tekanan darah, lho. Asam rosmarinik yang ada pada tanaman ini menyasar salah satu enzim angiotensin converting (ACE), yang memengaruhi fungsi pembuluh darah.

Asam tersebut mampu memperbesar dan memperlebar pembuluh darah. Hasilnya, sirkulasi darah menjadi lebih lancar. Tentu saja, ini akan membuat tekanan darah menjadi lebih stabil atau normal.

Pembiaran terhadap tekanan darah yang terlampau tinggi atau rendah bisa berakibat fatal. Ini karena organ jantung harus bekerja ekstra dalam memompa darah ke seluruh tubuh.

Baca juga: Serba-Serbi Tekanan Darah Normal yang Perlu Kamu Ketahui

5. Manfaat kumis kucing untuk pernapasan

Salah satu manfaat kumis kucing yang telah diketahui banyak orang adalah kemampuannya dalam mengobati berbagai masalah pernapasan, misalnya asma dan batuk.

Ekstrak dari tanaman ini memiliki senyawa yang bisa membunuh bakteri penyebab batuk, dan mengatasi berbagai gangguan yang ada di kerongkongan. Pun, dengan saluran pernapasan menyempit yang kemudian memicu terjadinya asma.

Biasanya, untuk pengobatan, daun kumis kucing dikombinasikan dengan tanaman herbal atau rempah lainnya, misalnya jahe dan kunyit. Air rebusan dari perpaduan tersebut cukup efektif untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada kerongkongan maupun saluran pernapasan.

6. Manfaat kumis kucing untuk kekebalan tubuh

Selain beberapa keunggulan di atas, kumis kucing juga bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ini tidak lepas dari cara kerjanya yang menghambat pertumbuhan bakteri-bakteri jahat yang bisa mengganggu fungsi imun.

Ramuan dari tanaman ini bisa menyetop pertumbuhan berbagai bakteri seperti e.coli, bacillus subtilis, dan klebsiella pneumoniae. Ketiga bakteri tersebut mampu menyebabkan gangguan kesehatan berupa diare, infeksi saluran kemih, dan infeksi kulit.

Bakteri klebsiella pneumoniae bisa membuat seseorang terserang meningitis dan endokarditis, salah satu gangguan jantung. Konsumsi ekstrak kumis kucing yang cukup bisa mencegah terjadinya berbagai gangguan kesehatan di atas.

Nah, itulah enam manfaat kumis kucing untuk kesehatan tubuh yang tidak boleh dianggap remeh. Yuk, tetap jaga kebugaran agar terhindar dari berbagai penyakit. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi kumis kucing. Selamat mencoba!

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

  1. Nature Ceuticals, diakses 31 Mei 2020, Cat Whiskers Herb.
  2. Health Benefits Times, diakses 31 Mei 2020, Cat’s Whiskers facts and health benefits.
  3. US National Library of Medicine, diakses 31 Mei 2020, Orthosiphon stamineus Benth. is an Outstanding Food Medicine: Review of Phytochemical and Pharmacological Activities.

    register-docotr