Diet dan Nutrisi

Penggemar Lalapan Wajib Tahu, Ini Manfaat Daun Kenikir Bagi Kesehatan

July 3, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Ada beragam manfaat daun kenikir bagi kesehatan. Tidak heran daun yang biasa dijadikan bahan lalapan ini ternyata juga dijadikan obat tradisional di beberapa negara di Asia Tenggara.

Manfaat yang diberikan oleh daun kenikir ini tidak lain karena kandungannya. Apa saja ya?

Manfaat daun kenikir untuk kesehatan

Sebuah publikasi dalam Journal of Nutrition College Universitas Diponegoro menyebut terdapat kandungan flavonoid berupa myricetin, kuersetin, kaempferol, luteolin dan apigenin dalam daun ini.

Untuk lebih jelasnya, ini manfaat daun kenikir bagi kesehatan yang harus kamu ketahui:

Menurunkan gula darah

Journal of Nutrition ini mencatat daun kenikir dapat menurunkan menurunkan kadar glukosa darah berdasarkan penelitian yang dilakukan secara in vitro sebelumnya. Daun ini dikatakan dapat menghambat penyerapan glukosa di usus.

Penulis jurnal menggunakan penelitian in vivo pada tikus wistar diabetes untuk mengetahui pengaruh daun kenikir. Hasilnya, daun kenikir ternyata berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar glukosa darah dari tikus tersebut.

Tinggi kandungan antioksidan

Sebuah kajian yang dilakukan para peneliti asal Malaysia menemukan adanya aktivitas antioksidan yang tinggi dari daun kenikir. Kajian tersebut menemukan adanya 2.500 mg antioksidan dalam 100 gram daun kenikir segar.

Antioksidan sendiri dikenal sebagai substansi penting yang diperlukan oleh tubuh untuk mencegah atau memperlambat kerusakan sel yang disebabkan radikal bebas, atau molekul-molekul yang diproduksi dalam tubuh.

Memberikan efek antiinflamasi

Manfaat daun kenikir ternyata juga bisa sebagai senyawa anti-inflamasi. Hal ini disebabkan oleh metanol dan aqueous dari ekstrak daun kenikir.

Inflamasi sendiri bisa merupakan tanda yang baik atau buruk bagi tubuh kamu. Kondisi ini merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh terhadap infeksi dan cedera dalam tubuh, tapi inflamasi kronis berbahaya bagi tubuh kamu, lho.

Bersifat sitotoksik dan meringankan gejala kanker

Sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Gadjah Mada menemukan adanya kemampuan daun kenikir dalam mematikan sel kanker. Para peneliti menyebut daun kenikir ini memiliki sifat sitotoksik.

Badan Pengawas Obat dan Makanan menuliskan jika obat yang bersifat sitotoksik dapat digunakan untuk mengobati, memperpanjang usia atau meringankan penderitaan pasien akibat gejala kanker.

Menjaga kesehatan tulang

Sebuah penelitian yang dilakukan di Malaysia menemukan manfaat daun kenikir bagi kesehatan tulang. Daun kenikir dikatakan mampu mengatasi kerusakan tulang pada tikus percobaan dalam penelitian.

Penelitian membandingkan efek dari 1 persen kalsium dan 500 mg/kg daun kenikir pada tikus. Hasilnya, daun kenikir mampu memberikan efek yang lebih baik.

Peneliti menyebut daun kenikir memiliki potensi untuk menjadi agen penyembuhan kerusakan tulang pada perempuan yang terkena penyakit setelah menopause. Karena saat memasuki masa ini, hormon estrogen perempuan akan menyusut sehingga tulang menjadi rusak.

Salah satu faktor yang menjadikan daun kenikir bermanfaat bagi tulang adalah kandungan antioksidannya. Karena salah satu efek dari kerja antioksidan yang mengusir radikal bebas adalah memperlancar metabolisme pada tulang.

Memiliki sifat antijamur dan mikroba

Daun kenikir dikatakan memiliki aktivitas anti jamur dan mikroba. Ada empat bakteri yang pertumbuhannya dihambat oleh ekstrak daun kenikir, yaitu Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus, Escherichia coli dan Pseudomonas aeruginosa serta satu jamur Candida albicans.

Dari daftar di atas kamu pasti kenal dengan bakteri E. coli yang dapat menyebabkan beberapa penyakit seperti anemia dan gagal ginjal yang berujung pada kematian. Selain itu, bakteri ini pun dapat menyebabkan infeksi kandung kemih dan jenis infeksi lainnya.

Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut tentang manfaat daun kenikir ini masih diperlukan.

Menjaga kestabilan tekanan darah

Daun kenikir mampu menurunkan cardiac output atau jumlah darah yang dipompakan oleh ventrikel ke dalam sirkulasi pulmonal dan sirkulasi sistemik dalam satu waktu. 

Penurunan cardiac output secara tidak langsung berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah. Dengan demikian, kamu akan terhindar dari penyakit kardiovaskular.

Daun kenikir juga memiliki komponen diuretik yang secara tidak langsung berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah. Diuretik bekerja dengan meningkatkan ekskresi sodium pada urine, mengurangi volume plasma dan juga cardiac output.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Ncbi.nlm.nih.gov (20115) diakses 29 Juni 2020. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4746859/
  2. Pubmed.ncbi.nlm.nih.gov(2012) diakses 29 Juni 2020. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22924056/
  3. Media.neliti.com (2016) diunduh 29 Juni 2020. https://media.neliti.com/media/publications/136343-ID-none.pdf
  4. Helathline.com (2019) diakses 29 Juni 2020. https://www.healthline.com/nutrition/13-anti-inflammatory-foods
  5. Medicalnewstoday.com (2018) diakses 29 Juni 2020. https://www.medicalnewstoday.com/articles/301506
  6. Ccrc.farmasi.ugm.ac.id (2008) diunduh 29 Juni 2020. http://ccrc.farmasi.ugm.ac.id/wp-content/uploads/5.-Ratna-B.-KENIKIR.pdf
  7. Pionas.pom.go.id diakses 29 Juni 2020. http://pionas.pom.go.id/ioni/bab-8-keganasan-dan-imunosupresi/81-keganasan
  8. Nof.org diakses 29 Juni 2020. https://www.nof.org/preventing-fractures/general-facts/what-women-need-to-know/
  9. Helathlinkbc.ca (2018) diakses 29 Juni 2020. https://www.healthlinkbc.ca/health-topics/hw133795
    register-docotr