Diet dan Nutrisi

Jangan Ragu, Ini Manfaat Cokelat untuk Tubuh yang Tak Boleh Dilewatkan

June 25, 2020 | Richaldo Hariandja
feature image

Di samping rasanya yang lezat, ada beragam manfaat cokelat yang seharusnya bisa semakin membuatmu menggemari makanan ini. Beberapa manfaatnya bahkan sangat baik bagi kesehatan tubuh.

Nah, apa saja ya manfaat cokelat untuk kesehatan tubuh?

Manfaat cokelat bagi kesehatan

Seperti diketahui, cokelat memiliki berbagai nutrisi yang sebenarnya baik bagi kesehatan. Mulai dari antioksidan alami hingga nutrisi lain. Berikut ragam manfaat cokelat untuk kesehatan tubuh kamu:

Membantu menurunkan kolesterol

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan di The Journal of Nutrition, disebutkan jika konsumsi coklat dapat membantu tubuh menurunkan level LDL atau kolesterol jahat. 

Para peneliti melakukan kajian terkait hal itu dengan melihat apakah kandungan plant sterols (PS) dan flavanol cokelat (CF) yang memberikan efek tersebut.

Penulis studi tersebut berkesimpulan jika konsumsi cokelat yang mengandung PS dan CF secara rutin dapat membantu kesehatan kardiovaskular. Hal ini dilakukan dengan menurunkan kolesterol dan meningkatkan tekanan darah.

Hal ini juga dikonfirmasi dalam penelitian yang dilakukan di University of California San Francisco. Penelitian ini mencatat jika CF dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan pembuluh darah.

Meningkatkan fungsi kognitif

Penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, menyimpulkan jika konsumsi dua cangkir cokelat panas per hari dapat membantu otak tetap sehat dan menurunkan kemunduran fungsi otak pada orang-orang tua.

Para peneliti menemukan fakta jika cokelat dapat membantu dalam meningkatkan aliran darah menuju bagian-bagian otak yang membutuhkannya.

Senada dengan hal itu, penelitian lainnya yang dilakukan di Amerika Serikat juga menemukan hal yang sama. Kali ini peneliti menyebut ekstrak cokelat yang bernama lavado bermanfaat dalam mengurangi kerusakan jaringan saraf pada penderita alzheimer. 

Sebuah publikasi pada 2016 turut memperkuat temuan ini. Dalam jurnal tersebut disebutkan jika kamu memakan cokelat setidaknya seminggu sekali akan meningkatkan fungsi kognitif kamu.

Menurunkan risiko penyakit jantung

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 2011 lalu menyebut konsumsi cokelat dapat menurunkan risiko dari perkembangan penyakit jantung hingga sepertiga kali.

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh para peneliti, ditemukan kesimpulan jika konsumsi tinggi cokelat dapat dikaitkan dengan penurunan risiko kelainan kardiovaskular.

Sebuah studi yang dilakukan pada 1169 orang di Swedia yang pernah dirawat karena serangan jantung mencatat adanya penurunan 66 persen kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung karena konsumsi cokelat.

Mereka yang melaporkan mengonsumsi cokelat hingga 2 kali seminggu dikatakan memiliki penurunan kematian sampai 8 tahun, dibandingkan mereka yang tidak melaporkan mengonsumsi cokelat.

Menurunkan risiko stroke

Sebuah penelitian di Kanada yang melibatkan 44.489 orang menemukan jika orang yang setidaknya memakan satu sajian cokelat memiliki risiko terkena stroke 22 persen lebih rendah, ketimbang mereka yang tidak memakannya.

Dalam penelitian juga disebut responden yang memakan cokelat hingga 2 ons dalam seminggu memiliki risiko 46 persen lebih rendah mengalami kematian karena stroke.

Penelitian lain yang dilakukan di Brigham and Women’s Hospital di Amerika Serikat menyebut konsumsi suplemen cokelat sebanyak 600 mg sehari dapat menurunkan risiko penyakit jatung, stroke dan kanker.

Baik untuk kesehatan janin dalam kandungan

Cokelat memberikan manfaat untuk janin juga, lho. Hal ini berdasarkan penelitian yang dipresentasikan pada 2016 lalu yang menyebut konsumsi sekitar 30 gram cokelat setiap hari selama masa kehamilan ternyata bermanfaat untuk janin.

Meningkatkan performa fisik

Artikel dalam Journal of the International Society of Sports Nutrition menyebut dark chocolate dapat meningkatkan ketersediaan oksigen. Ini juga berlaku saat kamu melakukan aktivitas fisik seperti saat sedang fitness.

Hal serupa juga terdapat pada penelitian di Kingston University, Inggris. Penelitian yang dilakukan pada pesepeda ini mencatat ada pengurangan penggunaan oksigen pada mereka yang mengonsumsi cokelat.

Pesepeda yang mengonsumsi cokelat ini juga memiliki daya tempuh yang menjadi lebih jauh, lho.

Demikian informasi tentang ragam manfaat cokelat yang bisa kamu dapatkan. Kamu suka makan cokelat juga?

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Travel.kompas.com (2018) diakses 22 Juni 2020. https://travel.kompas.com/read/2018/08/06/200700327/asal-usul-cokelat-dan-perkembangannya-di-indonesia?page=all
  2. Pubmed.ncbi.nlm.nih.gov (2008) diakses 22 Juni 2020. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/18356327/
  3. Ucsf.edu (2010) diakses 22 Juni 2020. https://www.ucsf.edu/news/2010/07/96883/cocoa-flavanols-improve-vascular-and-blood-pressure-measures-coronary-artery
  4. n.neurology.org (2013) diakses 22 Juni 2020. https://n.neurology.org/content/81/10/904.abstract
  5. Pubmed.ncbi.nlm.nih.gov (2014) diakses 22 Juni 2020. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24957018/
  6. Pubmed.ncbi.nlm.nih.gov (2016) diakses 22 Juni 2020. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/26873453/
  7. Aan.com (2010) diakses 22 Juni 2020. https://www.aan.com/PressRoom/Home/PressRelease/799
  8. Onlinelibrary.wiley.com (2009) diakses 22 Juni 2020. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1111/j.1365-2796.2009.02088.x
  9. Jissn.biomedcentral.com (2015) diakses 22 Juni 2020. https://jissn.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12970-015-0106-7
  10. Cosmostrial.org diakses 22 Juni 2020. http://www.cosmostrial.org/
  11. Kingston.ac.uk (2016) diakses 22 Juni 2020. https://www.kingston.ac.uk/news/article/1640/18-apr-2016-eating-dark-chocolate-every-day-could-help-boost-athletic-performance-kingston-university-research-reveals/
  12. Medicalnewstoday.com (2018) diakses 22 Juni 2020. https://www.medicalnewstoday.com/articles/270272
  13. Verywellfit.com (2020) diakses 22 Juni 2020. https://www.verywellfit.com/health-benefits-of-chocolate-2223857
  14. Heart.org (2019) diakses 22 Juni 2020. https://www.heart.org/en/news/2019/02/12/are-there-health-benefits-from-chocolate
    register-docotr