Diet dan Nutrisi

Khasiat Bawang Putih untuk Kesehatan, Juga Bermanfaat bagi Pria Loh!

September 8, 2020 | Husni Efendi | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Sebelum membahas manfaat bawang putih bagi kesehatan, kamu perlu tahu bawang putih memang sudah digunakan sejak zaman Babylonia yang bisa melindungi dari penyakit jantung, kanker, hingga bermanfaat untuk rambut dan kulit.

Bawang putih (Allium sativum) adalah bahan yang populer dalam dunia masak-memasak karena aromanya yang kuat dan juga rasanya yang lezat. Tak heran banyak digunakan sebagai bumbu inti dalam berbagai masakan, dari aneka tumis, ayam goreng, hingga hidangan pasta.

Baca juga: Penyakit Jantung: Kenali Penyebab dan Cara Pencegahannya

Kandungan bawang putih

Manfaat bawang putih sesungguhnya terletak pada kandungan keberadaan senyawa yang mengandung belerang, yakni Allicin. Senyawa ini ditemukan dalam bawang putih segar, karena memiliki sifat anti-bakteri dan anti-jamur.

Setiap 100 gram bawang putih umumnya mengandung hampir 150 kalori, 33 gram karbohidrat, dan 6,36 gram protein. Bawang putih juga diperkaya dengan vitamin B1, B2, B3, B6, folat, vitamin C, kalsium, zat besi, magnesium, mangan, fosfor, kalium, natrium dan seng.

Manfaat bawang putih untuk kesehatan

Manfaat bawang putih. Sumber Foto: Eluniversal.com.mx

1. Mengatasi flu dan pilek

Suplemen bawang putih dikenal bisa meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh dan membantu mencegah flu dan pilek.

Menambahkan bawang putih ke dalam menu diet kamu, mungkin patut dicoba khususnya jika kamu sering masuk angin.

Atau konsumsi 2-3 siung bawang putih mentah atau matang dalam sehari, atau menyeruput teh bawang putih (dengan sentuhan madu atau jahe untuk kombinasi rasa).

Tidak hanya akan meringankan hidung yang tersumbat dan menyembuhkan pilek, tetapi juga membangun kekebalan tubuh kamu.

2. Mengurangi tekanan darah

Penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke adalah pembunuh terbesar di dunia. Tekanan darah tinggi, atau hipertensi, adalah salah satu pendorong terpenting penyakit ini.

Dalam hal ini, suplemen bawang putih ditengarai memiliki dampak signifikan pada penurunan tekanan darah terhadap pengidap hipertensi.

Dosis suplemen perlu cukup tinggi, kira-kira jumlah yang dibutuhkan setara dengan sekitar empat siung bawang putih per hari.

3. Menurunkan risiko penyakit jantung

Mengonsumsi bawang putih setiap hari (dalam makanan atau mentah) membantu menurunkan kadar kolesterol karena sifat antioksidan dari Allicin.

Bagi kamu yang memiliki kolesterol tinggi, suplemen bawang putih juga dipercaya bisa mengurangi kolesterol total dan/atau LDL sekitar 10-15 persen.

Meskipun belum ada studi lebih jauh terkait kolesterol HDL dan trigliserida, temuan ini menunjukkan bagaimana bawang putih dapat menurunkan risiko penyakit jantung.

4. Cegah penyakit alzheimer dan demensia

Bawang putih mengandung antioksidan yang mendukung mekanisme perlindungan tubuh terhadap kerusakan oksidatif.

Suplemen bawang putih dosis tinggi ternyata terbukti meningkatkan enzim antioksidan pada manusia, serta secara signifikan mengurangi stres oksidatif pada orang yang memiliki tekanan darah tinggi.

Efek gabungan pada pengurangan kolesterol dan tekanan darah, serta sifat antioksidan ini, dapat mengurangi risiko penyakit otak umum, seperti penyakit Alzheimer dan demensia.

5. Meningkatkan kinerja atletik

Bawang putih adalah salah satu zat ‘penambah kinerja’. Secara tradisional bawang putih telah digunakan dalam budaya kuno untuk mengurangi kelelahan dan meningkatkan kapasitas kerja pekerja.

Bawang putih juga diberikan kepada atlet Olimpiade di Yunani kuno.

Sebuah studi menunjukkan, orang dengan penyakit jantung yang mengonsumsi minyak bawang putih selama 6 minggu, mengalami penurunan 12 persen dalam puncak denyut jantung dan kapasitas olahraga lebih baik.

6. Detoksifikasi logam berat dalam tubuh

Pada dosis tinggi, senyawa sulfur dalam bawang putih terbukti melindungi terhadap kerusakan organ dari toksisitas logam berat. Sebuah studi menemukan bahwa bawang putih mengurangi kadar timbal dalam darah sebesar 19 persen.

Bawang putih juga mengurangi tanda-tanda toksisitas, termasuk sakit kepala dan tekanan darah. Tiga dosis bawang putih setiap hari bahkan mengungguli obat D-penicillamine dalam mengurangi gejala.

7. Meningkatkan kesehatan tulang

Penelitian telah menunjukkan bahwa bawang putih dapat meminimalkan keropos tulang, dengan meningkatkan estrogen pada perempuan.

Satu studi pada perempuan menopause menemukan bahwa dosis harian ekstrak bawang putih kering (sama dengan 2 gram bawang putih mentah), secara signifikan menurunkan penanda defisiensi estrogen.

Ini menunjukkan bahwa suplemen bawang putih mungkin memiliki efek menguntungkan pada kesehatan tulang pada perempuan.

8. Melindungi dari kerusakan hati akibat alkohol

Kerusakan hati yang disebabkan oleh alkohol biasanya disebabkan oleh konsumsi minuman beralkohol jangka panjang yang berlebihan.

Dalam sebuah temuan yang ingin mengetahui apakah diallyl disulfide (DADS), senyawa organosulfur turunan bawang putih, memiliki efek perlindungan terhadap stres oksidatif yang diinduksi etanol.

Ternyata menyimpulkan bahwa DADS bisa membantu melindungi terhadap kerusakan hati yang disebabkan oleh etanol.

9. ‘Memurnikan’ darah

Bosan menutupi jerawat dengan concealer setiap pagi? Coba atasi akar penyebab jerawat dengan memurnikan darah kamu dari dalam, untuk mendapatkan kulit yang sehat di luar.

Ambil dua siung bawang putih mentah dengan air hangat setiap hari di pagi hari, dan konsumsi banyak air sepanjang hari.

Jika kamu ingin mengurangi beberapa kilo berat badanmu, peras jus dari setengah lemon dalam segelas air hangat suam-suam kuku, bersama dengan dua siung bawang putih di pagi hari. Bawang putih akan membantu membersihkan sistem tubuh kamu dan membuang racun.

10. Turunkan risiko kelahiran prematur

Infeksi mikroba selama kehamilan meningkatkan risiko perempuan melahirkan prematur.

Sebuah studi tentang efek Allium dan buah-buahan kering dalam mengurangi risiko kelahiran prematur, menyimpulkan bahwa asupan makanan dengan senyawa antimikroba dan prebiotik, boleh jadi penting untuk mengurangi risiko preterm-delivery (PTD) spontan.

Jadi secara khusus, dapat disimpulkan bahwa bawang putih dikaitkan dengan risiko keseluruhan yang lebih rendah dari PTD spontan.

11. Memberi manfaat pada rambut dan kulit yang lebih baik

Antioksidan dan sifat antibakteri bawang putih ternyata juga dapat membersihkan kulit kamu, dengan membunuh bakteri penyebab jerawat.

Beberapa data menunjukkan bahwa menggosok bawang putih mentah di atas jerawat ternyata dapat menghilangkannya, namun hari-hati juga, bahwa ini pun bisa menyebabkan sensasi terbakar pada kulit kamu.

Khasiat bawang putih sesungguhnya dapat melindungi kulit dari efek radikal bebas dan memperlambat penipisan kolagen, yang menyebabkan hilangnya elastisitas kulit yang menua.

Diterapkan secara topikal, bawang putih juga bisa berdampak bagi kulit yang terinfeksi dengan infeksi jamur, dan penyakit kulit seperti eksim. Bawang putih juga merupakan obat yang efektif untuk infeksi jamur, dan kurap.

Mengoleskan ekstrak bawang putih yang dihancurkan pada kulit kepala kamu atau memijatnya dengan minyak yang ditanamkan dengan bawang putih, juga dikenal untuk mencegah dan bahkan mengatasi rambut rontok.

12. Mencegah kanker

Bawang putih juga digunakan saat ini untuk pencegahan kanker paru-paru, kanker prostat, kanker payudara, kanker lambung, kanker dubur, dan kanker usus besar.

Orang yang makan bawang putih mentah setidaknya dua kali seminggu, memiliki risiko 44 persen lebih rendah terkena kanker paru-paru, berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Provinsi Jiangsu di Cina.

Dan juga terkait kanker otak, senyawa organo-sulfur dalam bawang putih juga telah diidentifikasi efektif dalam menghancurkan sel-sel pada glioblastoma, sejenis tumor otak yang mematikan.

Sedangkan untuk kanker prostat, asupan bawang putih juga terkait dengan penurunan risiko kanker prostat. Namun, temuan-temuan terkait kanker ini, masih tetap memerlukan studi lanjutan yang lebih relevan, untuk semakin mengonfirmasi temuan.

13. Meningkatkan stamina pria

Bawang putih dikenal luas sebagai makanan sehat yang kaya akan vitamin dan mineral. Salah satunya adalah allicin yang bisa meningkatkan aliran darah, termasuk ke dalam penis. Tak heran jika mengonsumsi bawang putih secara rutin bisa meningkatkan stamina laki-laki.

Bawang putih tunggal

Berbeda dengan bawang putih biasa yang terdiri dari beberapa siung dalam 1 butir, bawang putih tunggal hanya terdiri dari 1 siung sebutirnya. Biasa dipakai untuk obat herbal, bawang putih tunggal dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Mulai dari membantu menurunkan kolestrol, menurunkan demam, mengobati batuk, sampai mencegah persebaran sel-sel kanker yang ganas. Ini salah satunya dikarenakan bawang putih tunggal mengandung hydrogen sulfat yang bisa menurunkan tekanan darah dalam tubuh.

Cara mengonsumsi bawang putih untuk kesehatan

Bawang putih memang sangat mudah (dan lezat) untuk dimasukkan ke dalam menu diet kamu. Pasalnya, bawang putih dapat melengkapi sebagian besar hidangan gurih, terutama sup dan saus.

Rasa bawang putih yang kuat juga bisa menambahkan citarasa pada resep yang hambar.

Bawang putih bisa hadir dalam beberapa bentuk, dari mulai bentuk mentah yang utuh, pasta halus, hingga bubuk dan suplemen seperti ekstrak bawang putih dan minyak bawang putih.

Salah satu cara menggunakan dan mengonsumsi bawang putih adalah dengan mengombinasikan beberapa siung bawang putih segar yang sudah ditekan, dicampur dengan minyak zaitun extra virgin dan sedikit garam, yang mana ini bisa menjadi saus yang sehat dan lezat dikonsumsi.

Madu dan bawang putih

Baik madu maupun bawang putih sama-sama memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi. Dinamakan asam kyolic, ini akan sangat bermanfaat dalam memperkuat daya tahan tubuh dan mencegah datangnya berbagai penyakit.

Tak hanya itu senyawa tersebut juga baik untuk membantu meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan mencegah penuaan dini.

Kamu bisa menggabungkan keduanya dengan cara menumbuk bawang putih terlebih dulu lalu campur dan aduk dengan madu sampai merata.

Cara mengonsumsi bawang putih untuk obat

Dilansir dari Drugs, bawang putih secara umum paling baik dikonsumsi dengan cara dimakan langsung. Cara ini dapat dipakai untuk menangani beberapa penyakit seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung, kanker perut, atau kanker usus.

Akan tetapi tidak semua orang bisa mengonsumsi bawang putih dengan menelannya mentah-mentah. Jadi kamu bisa mencoba obat-obatan berbentuk pil yang dibuat dari bawan putih agar tetap bisa mendapatkan khasiatnya.

Selain itu kamu juga dapat memanfaatkan bawang putih dengan menumbuknya sampai halus dan dioleskan ke area kulit. Cara ini dipercaya bisa mengatasi beberapa keluhan seperti infeksi jamur, gatal akibat gigitan serangga, sampai bengkak akibat disengat lebah.

Beberapa peringatan terkait bawang putih

Manfaat kesehatan bawang putih memang banyak, tetapi jangan serta-merta menambahkan bawang putih ke dalam makanan kamu secara berlebihan. Dampaknya bisa mengakibatkan sakit perut, kembung, diare, bau mulut dan bau badan.

Kamu juga bisa merasakan kulit yang sedikit tersengat jika memegang atau memotong bawang putih segar dan kering dalam jumlah besar. Untuk menghindari dampak pada kulit yang disebabkan oleh bawang putih, kamu bisa mengenakan sarung tangan dapur.

Pada beberapa kemungkinan, suplemen bawang putih juga dapat menyebabkan sakit kepala, kelelahan, kehilangan nafsu makan, nyeri otot, pusing dan reaksi alergi, seperti serangan asma atau ruam kulit.

Jika kamu menggunakan pengencer darah, mengonsumsi suplemen bawang putih juga dapat meningkatkan efek obat, membuat darah kamu semakin sulit untuk menggumpal.

Efek samping bawang putih

Dilansir dari Webmd, bawang putih yang dikonsumsi dengan cara dimakan langsung relatif aman untuk kesehatan. Meski begitu konsumsi tanaman ini secara berlebihan dapat menimbulkan beberapa efek samping seperti bau mulut, mual, muntah, sampai diare.

Bawang putih juga bisa meningkatkan risiko perdarahan, dan jika dipakai dengan cara dioleskan langsung, bawang putih juga dapat menimbulkan sensasi terbakar pada kulit.

Tips memaksimalkan manfaat bawang putih untuk kesehatan

  • Pilih bawang putih yang segar: Pilih dan gunakan bawang putih montok dengan kulit kencang, yang tidak berjumbai, longgar, kering, atau berjamur. Semakin segar bawang putih, semakin tinggi konsentrasi bahan aktifnya.
  • Meskipun bawang putih dapat bertahan selama berbulan-bulan, namun manfaat terbaik bawang putih adalah mengonsumsinya dalam waktu seminggu.

  • Simpan dengan benar: Simpan bawang putih di tempat yang sejuk dan gelap dengan ventilasi yang baik, untuk mencegahnya berjamur atau tumbuh.
  • Potong dan diamkan sebentar: Memotong, mengiris, atau menghancurkan bawang putih memicu reaksi enzim, yang meningkatkan senyawa sehatnya, diamkan terlebih dahulu di talenan selama setidaknya 10 menit, sebelum dimasak.

Baca juga: Jangan Sampai Tertukar, Yuk Pahami Perbedaan Tumor dan Kanker!

Tips meminimalkan bau napas bawang putih

Aroma bawang putih bisa bertahan dalam napas, hingga satu atau dua hari setelah kamu memakannya. Cara terbaik untuk meminimalkan bau mulut yang timbul dari bawang putih adalah dengan mengunyah bumbu segar, seperti mint atau peterseli.

Mengunyah apel atau selada juga dapat membantu menetralkan senyawa sulfur pada bawang putih. Atau kamu juga bisa mencoba bawang putih hitam, yang bebas dari zat tambahan dan pengawet.

Bawang putih hitam umumnya dibuat dari bawang putih utuh yang telah berumur satu bulan dalam proses fermentasi khusus di bawah panas tinggi. Proses ini menyebabkan bawang putih mengembangkan warna gelap, tekstur lembut, dan rasanya manis.

Bawang putih hitam ini terbukti mengemas antioksidan dua kali lebih banyak daripada bawang putih mentah, dan lebih sedikit berdampak pada napas tak sedap.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Cleveland Clinic, 6 Surprising Ways Garlic Boosts Your Health, https://health.clevelandclinic.org/6-surprising-ways-garlic-boosts-your-health, diakses pada 26 Mei 2020

Consumer Reports, The Health Benefits of Garlic, https://www.consumerreports.org/diet-nutrition/the-health-benefits-of-garlic, diakses pada 26 Mei 2020

Health, 7 Health Benefits of Garlic, According to a Nutritionist, https://www.health.com/food/garlic-health-benefits, diakses pada 26 Mei 2020

Healthline, 11 Proven Health Benefits of Garlic, https://www.healthline.com/nutrition/11-proven-health-benefits-of-garlic, diakses pada 26 Mei 2020

Medicalnewstoday, What are the Benefits of Garlic?, https://www.medicalnewstoday.com/articles/265853, diakses pada 26 Mei 2020

NDTV, 7 Surprising Health Benefits Of Garlic, https://food.ndtv.com/food-drinks/powerhouse-of-medicine-and-flavour-surprising-health-benefits-of-garlic-1200468, diakses pada 26 Mei 2020

NM, Health Benefits of Garlic, https://www.nm.org/healthbeat/healthy-tips/nutrition/health-benefits-of-garlic, diakses pada 26 Mei 2020

Top 5 Health Benefits of Himalayan Single Clove Garlic, https://goqii.com/blog/top-5-health-benefits-of-himalayan-single-clove-garlic/ diakses pada 8 September 2020

What Are the Uses, Benefits, and Side Effects of Garlic and Honey? https://www.healthline.com/health/garlic-and-honey#how-to-use diakses pada 8 September 2020

Garlic, https://www.drugs.com/mtm/garlic.html diakses pada 8 September 2020

    register-docotr