Diet dan Nutrisi

Jarang Diketahui! Ini 5 Manfaat Bawang Hitam untuk Kesehatan Tubuh!

August 31, 2020 | Muhammad Hanif S.
feature image

Bawang hitam atau black garlic adalah bawang putih yang difermentasi menggunakan suhu tinggi. Warna hitam yang muncul adalah hasil dari proses tersebut. Ada banyak manfaat bawang hitam yang tidak ditemukan pada bawang putih biasa.

Bawang hitam memiliki kandungan polifenol yang lebih tinggi, yaitu hampir 10 kali lipat dari bawang putih biasa. Senyawa organik seperti S-alil sistein (SAC) juga lebih efektif untuk mengatasi peradangan.

Tidak hanya itu, masih ada banyak manfaat bawang hitam untuk kesehatan yang perlu kamu tahu. Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Manfaat bawang hitam untuk sistem imun

Manfaat bawang hitam pertama adalah mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Bawang sendiri memang salah satu bahan makanan yang telah terbukti membantu manusia dalam memperbaiki sistem imun.

Bawang putih hitam atau black garlic bisa berperan sebagai obat anti-inflamasi alami. Kandungan pada bawang hitam bekerja dengan memacu produksi sel darah putih pada sumsum tulang.

Ekstrak dari bawang hitam mempunyai kemampuan imunostimulator yang lebih kuat dibanding bawang putih biasa. Bahkan, ia bisa menjadi ‘pembunuh alami’ berbagai bakteri yang mengancam keselamatan tubuh.

Baca juga: Agar Tetap Sehat, Ini 7 Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh

2. Menurunkan kadar kolesterol

Tubuh memang membutuhkan asupan kolesterol untuk menyeimbangkan nutrisi. Hanya saja, kadar kolesterol berlebih, terutama kolesterol jahat, justru bisa membahayakan kesehatan.

Black garlic atau bawang putih hitam bisa membantu dalam menurunkan kadar kolesterol ini.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Korea memaparkan, black garlic memiliki senyawa khusus yang bisa membantu meningkatkan jumlah kolesterol baik. Hasilnya, kolesterol di dalam tubuh akan seimbang.

3. Manfaat bawang hitam untuk jantung

Penyakit jantung masih menjadi salah satu pemicu kematian tertinggi di seluruh dunia. Oleh karena itu, sangat penting untuk membuat organ terpenting itu tetap sehat.

Sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat menjelaskan, black garlic dapat mengoptimalkan sirkulasi darah, dan menurunkan potensi berbagai penyakit kardiovaskular.

Dibanding bawang putih biasa, bawang hitam mengandung polifenol yang lebih tinggi. Kandungan tersebut cukup efektif untuk melindungi organ jantung dari ancaman kerusakan.

Selain itu, bawang putih hitam juga mampu mengontrol lemak darah, yang berperan dalam menurunkan risiko penyakit jantung, seperti arteri koroner.

4. Kaya antioksidan

Bawang hitam memiliki senyawa antioksidan yang bekerja menghambat pertumbuhan atau perkembangan sel-sel berbahaya di dalam tubuh. Pun, mencegah berbagai kerusakan organ yang bisa terjadi setelahnya.

Salah satu manfaat black garlic yang tidak semua orang tahu adalah kemampuannya dalam meningkatkan glutathion, antioksidan turunan yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit serius, misalnya diabetes tipe 2 dan kerusakan hati.

5. Manfaat bawang hitam untuk otak

Seiring bertambahnya usia, organ manusia akan kekurangan fungsi terbaiknya, termasuk otak. Otak akan mengalami penurunan fungsi, seperti sulit memroses informasi, sulit mempelajari hal-hal baru, dan sulit mengembalikan memori atau ingatan lama.

Bawang putih hitam atau black garlic bukan obat untuk mengatasi semua masalah tersebut. Hanya saja, ia bisa membantumu dalam menajamkan kemampuan otak, bahkan saat sedang memasuki usia senja. Ini tak lepas dari senyawa antioksidan tinggi.

Antioksidan tersebut berperan dalam mengurangi kerusakan otak yang disebabkan oleh stres oksidatif maupun radikal bebas. Hasilnya, risiko berbagai gangguan otak seperti demensia dan alzheimer bisa diminimalkan.

Baca juga: Jarang Diketahui! Ini 7 Cara Meningkatkan Daya Ingat secara Alami

Efek samping black garlic

Mengutip US National Institute of Health, tidak ada efek samping serius dari konsumsi black garlic. Hanya saja, mungkin akan muncul gejala mirip dengan penggunaan bawang putih berlebih, seperti gangguan pencernaan, bau mulut, alergi, dan sakit perut.

Yang perlu kamu perhatikan, black garlic bisa berinteraksi dengan antikoagulan, obat yang berfungsi sebagai pencegah penggumpalan darah. Risiko perdarahan akan terbuka lebar jika interaksi itu terjadi.

Selain itu, bawang putih hitam juga bisa memperburuk penyakit gastroesophageal reflux (GERD). Black garlic dapat mengiritasi mukosa esofagus, bagian dari organ kerongkongan.

Dilansir dari Daily Garlic, tidak ada batasan khusus untuk mengonsumsi bawang hitam. Bawang putih adalah bahan alami, jadi cenderung aman untuk dimakan. Tapi jika efek samping seperti yang telah disebutkan mulai muncul, kamu bisa mulai menyudahi memakan bawang tersebut.

Cara membuat bawang putih hitam

Cara membuat bawang putih hitam tidak terlalu sulit, tapi membutuhkan waktu yang cukup lama hingga rentang mingguan. Hal ini karena adanya proses fermentasi yang harus dilakukan. Bahan yang perlu kamu siapkan hanya bawang putih yang belum dikupas.

Untuk membuatnya, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Bersihkan kotoran yang menempel pada kulit bawang dengan menggosoknya secara lembut. Kamu bisa menggunakan spons yang tidak terpakai tapi masih bersih.
  2. Jangan mencabut siung dari bawang.
  3. Jangan cuci bawang menggunakan air, karena bisa membuatnya menjadi cepat ‘tua’.
  4. Atur rice cooker ke setelan hangat, bukan tinggi (seperti saat menanak nasi).
  5. Masukkan bawang putih yang telah dibersihkan ke dalam rice cooker.
  6. Beri jeda antar bawang hingga tersisa ruang agar tidak saling bersentuhan.
  7. Biarkan bawang berada di dalam rice cooker hingga 3 minggu dengan pengaturan suhu hangat yang terus menyala.
  8. Bawang akan menghitam setelah 3 minggu berada di dalam rice cooker.

Selama rentang waktu tersebut, jangan lupa untuk selalu mengecek pengaturan rice cooker secara berkala. Ini penting, karena setelan yang berubah bisa mengganggu proses fermentasi-nya. Cara membuat bawang putih hitam yang sama juga bisa menggunakan oven.

Ada satu cara lagi yang bisa kamu terapkan untuk membuat bawang hitam, yaitu memakai dandang dan kompor. Api yang digunakan harus tetap menyala hingga rentang 20 harian. Bagi sebagian orang, cara ini membutuhkan perhatian yang lebih karena menggunakan api.

Cara konsumsi bawang hitam

Setelah mengetahui cara membuat bawang putih hitam, kamu juga perlu memahami bagaimana untuk memakannya. Dilansir dari Daily Garlic, cara konsumsi bawang hitam tidak ada bedanya dengan bawang putih biasa.

Kamu bisa mengonsumsinya dengan dua cara. Cara konsumsi bawang hitam yang paling mudah adalah dengan memakannya langsung setelah dikupas. Tak perlu khawatir, bawang tersebut sudah dalam kondisi matang, karena telah menjalani proses fermentasi sekian lama.

Sedangkan cara konsumsi bawang hitam yang kedua, yaitu dengan mengolahnya dengan bahan lain. Kamu bisa menggunakan bawang hitam sebagai bumbu masakan, sama seperti bawang putih pada umumnya.

Kapan waktu terbaik untuk mengonsumsi bawang hitam? Jawabannya adalah kapan saja. Kamu bisa memakannya pada sarapan, makan siang, makan malam, setelah olahraga, saat bekerja, dan lain sebagainya.  

Nah, itulah lima manfaat black garlic beserta efek sampingnya bagi tubuh. Kamu bisa membiasakan diri mengonsumsi jenis bawang ini untuk mendapatkan segudang manfaatnya. Selamat mencoba!

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

  1. Livestrong.com, diakses 1 Juni 2020, The Health Benefits of Black Garlic.
  2. BlackGarlic.com, diakses 1 Juni 2020, Black Garlic.
  3. Science Direct, diakses 1 Juni 2020, Black garlic: A critical review of its production, bioactivity, and application.
  4. US National Institute of Health, diakses 1 Juni 2020, Garlic.
  5. US National Library of Medicine, diakses 1 Juni 2020, Black Garlic Improves Heart Function in Patients With Coronary Heart Disease by Improving Circulating Antioxidant Levels.
  6. US National Library of Medicine, diakses 1 Juni 2020, Physicochemical Properties, Biological Activity, Health Benefits, and General Limitations of Aged Black Garlic: A Review.
  7. Daily Garlic, diakses 31 Agustus 2020, How to Eat Black Garlic for Health.
  8. The Spruce Eat, diakses 31 Agustus 2020, What is Black Garlic?

    register-docotr