Kesehatan Mental

Jangan Sembarangan, Begini Cara Tes Kesehatan Mental yang Benar!

September 4, 2020 | Arianti Khairina | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Saat ini memang sudah banyak website yang menyediakan tes mental secara online. Tetapi perlu kamu ketahui hasil tersebut tidak bisa menjadi patokan yang serius tanpa pengawasan dokter. Lalu seperti apa tes kesehatan mental yang benar? 

Ya, diperlukan pemeriksaan dan tes yang benar-benar diawasi guna menentukan diagnosis kesehatan mental. Jangan sampai sembarangan diagnosis!

Apa itu tes kesehatan mental? 

Dilansir Medline Plus, tes kesehatan mental adalah pemeriksaan kesehatan yang dilihat dari sisi emosional pada dirimu. Ini dapat membantu mengetahui apakah kamu memiliki gangguan mental atau tidak.

Tentunya ada banyak jenis gangguan jiwa. Berikut ini beberapa jenis gangguan jiwa yang paling umum terjadi, seperti: 

  • Depresi dan gangguan mood
  • Gangguan kecemasan
  • Gangguan makan
  • Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD)
  • Gangguan stres pasca trauma (PTSD)
  • Penyalahgunaan zat dan gangguan adiktif
  • Gangguan bipolar
  • Skizofrenia dan gangguan psikotik

Efek gangguan mental berkisar dari ringan hingga parah, bahkan juga bisa mengancam jiwa. Untungnya, banyak orang dengan gangguan mental dapat berhasil diobati dengan obat atau melakukan terapi bicara.

Pemeriksaan kesehatan mental juga dapat disebut dengan beberapa istilah seperti penilaian kesehatan mental, tes penyakit mental, evaluasi psikologis, tes psikologi, dan evaluasi psikiatri. 

Bagaimana cara pemeriksaan kesehatan mental yang benar?

Jika kamu ingin mendapatkan pemeriksaan kesehatan mental yang benar, sebaiknya mintalah bantuan atau lakukan konsultasi dengan dokter spesialis. Pada umumnya dokter dan psikolog akan melakukan pemeriksaan medis kejiwaan pasien melalui berbagai metode. 

Tetapi yang paling sering digunakan untuk melakukan tes kesehatan mental dengan wawancara dan observasi baik dengan pasien maupun keluarga pasien. 

Tak hanya itu saja, pemeriksaan tambahan lainnya seperti tes darah atau urine mungkin juga akan dilakukan untuk mendukung atau mengonfirmasi diagnosis kesehatan mental yang terjadi pada dirimu. 

Tahapan tes kesehatan mental 

Sebelum melakukan tes, sebaiknya pasien atau keluarga mencatat semua gejala dan riwayat masalah yang dihadapi, seperti dari kapan gejala mulai dirasakan, hal-hal apa saja yang memicu atau memperberat gejala yang dikeluhkan.

Tak ketinggalan bicarakan juga soal emosi yang ditampilkan oleh pasien saat gejala itu muncul. Berikut ini tahapan pemeriksaan kesehatan mental yang harus kamu lakukan: 

1. Tes wawancara 

Ketika konsultasi dengan dokter untuk melakukan tes kesehatan mental pada tahap awal, biasanya dokter akan bertanya tentang riwayat kesehatan mental yang sedang diderita, riwayat kesehatan, gangguan mental di keluarga, serta lingkungan sosialmu saat sehari-hari. 

2. Observasi 

Sebenarnya tahap observasi ini sudah dilakukan sejak tahap pertama dimulai, dokter akan memperhatikan dengan teliti tentang beberapa hal seperti: 

  • Penampilan sikap yang kamu tunjukkan
  • Pola bicara
  • Mood
  • Pola berpikir
  • Pemahaman terhadap diri sendiri 
  • Judgement atau keputusan yang diambil jika dihadapkan pada suatu permasalahan 
  • Impulsivitas

Tak hanya kedua tes di atas, biasanya untuk memaksimalkan hasil diagnosis dokter juga membutuhkan tes penunjang lainnya. Termasuk seperti pemeriksaan darah dan urine di laboratorium atau dengan pencitraan, misalnya CT scan dan MRI otak. 

Baca juga: Gangguan Depresi: Jenis, Gejala dan Pengobatan

Siapa yang membutuhkan tes kesehatan mental?

Melansir penjelasan dari Medline Plus, kamu mungkin juga menjadi salah satu orang yang memerlukan pemeriksaan kesehatan mental jika memiliki gejala-gejala gangguan mental. Gejala bervariasi tergantung pada jenis kelainan, tetapi tanda-tanda umum yang sering terjadi seperti:

  • Kekhawatiran atau ketakutan yang berlebihan
  • Kesedihan yang ekstrem
  • Perubahan besar dalam kepribadian, kebiasaan makan, atau pola tidur
  • Perubahan suasana hati yang dramatis
  • Marah, frustrasi, atau mudah tersinggung
  • Kelelahan dan kekurangan energi
  • Bingung berpikir dan kesulitan berkonsentrasi
  • Perasaan bersalah atau tidak berharga
  • Menghindari aktivitas sosial

Salah satu tanda paling serius dari gangguan mental adalah memikirkan atau mencoba bunuh diri. Jika kamu berpikir untuk menyakiti diri sendiri atau ingin bunuh diri, segera cari bantuan kepada orang-orang di sekitarmu. 

Perlu diingat sebaiknya tak sembarang tes online untuk melakukan pemeriksan kesehatan, apalagi tanpa pengawasan dokter. Segeralah lakukan konsultasi jika kamu mengalami beberapa gejala yang telah disebutkan di atas.


Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Medlineplus.gov (2020) diakses 30 Agustus 2020. Mental Health Screening
  2. Healthdirect.gov.au (2018) diakses 30 Agustus 2020. Diagnosis of mental illness
  3. Betterhealth.vic.gov.au (2020) diakses 30 Agustus 2020. Assessments and evaluations for mental illness treatment 
    register-docotr