Kesehatan Mental

Mengenal Cyber Bullying dan Dampak Buruk bagi Korban

October 16, 2020 | Arianti Khairina | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Semakin canggihnya teknologi tentu membuat semua kalangan umur menggunakan sosial media. Namun tanpa disadari kecanggihan tersebut justru menyebabkan timbulnya cyber bullying hingga bunih diri. Lalu bagaimana cara mengatasinya? 

Apa itu cyber bullying?

Dilansir dari Stop Bullying, cyber bullying adalah penindasan yang terjadi melalui perangkat digital seperti ponsel, komputer, dan tablet.

Penindasan maya dapat terjadi melalui SMS, teks, aplikasi, atau secara online di media sosial. Cyberbullying termasuk mengirim, memposting, atau membagikan konten negatif, berbahaya, palsu, atau jahat tentang orang lain. 

Penindasan ini dapat mencakup berbagi informasi pribadi yang menyebabkan rasa malu atau penghinaan. Beberapa cyber bullying merupakan perilaku yang melanggar hukum atau kriminal. 

Terdapat beberapa sarana media yang kerap terjadinya cyberbullying, yaitu:

  • Media sosial, seperti Facebook, Instagram, Snapchat, dan Tik Tok
  • Aplikasi berbalas pesan teks dan perpesanan di perangkat seluler atau tablet
  • Pesan instan, langsung, dan obrolan online melalui internet
  • Forum online, ruang obrolan, dan papan pesan, seperti Reddit
  • Email
  • Komunitas game online

Hubungan antara cyber bullying dan bunuh diri

Melansir penjelasan Megan Meier, siswa yang mengalami bullying atau cyber bullying hampir 2 kali lebih mungkin atau memiliki risiko lebih besar untuk mencoba bunuh diri.

Penelitian saat ini menunjukkan bahwa timbulnya keinginan untuk bunuh diri dan upaya di kalangan remaja hampir dua kali lipat sejak 2008. 

Berbeda ketika kamu mengalami bullying secara langsung, saat mengalami cyber bullying tentu saja hal itu terjadi secara online, kamu bisa merasa seperti diserang dari mana-mana, bahkan di dalam rumahmu sendiri.

Jika kamu berlarut merasakan tekanan dunia maya, tentu saja dampaknya dapat bertahan lama dan mempengaruhi kesehatan mental maupun fisik lho. Secara mental kamu akan merasa kesal, malu, bodoh, bahkan marah. 

Lalu secara emosional, kamu akan merasa malu atau kehilangan minat pada hal-hal yang kamu sukai. Tak hanya itu, bahkan secara fisik kamu akan terus merasakan lelah (kurang tidur), atau mengalami gejala seperti sakit perut dan sakit kepala. 

Perasaan ditertawakan atau dilecehkan oleh orang lain dapat membuat seseorang tidak ingin membicarakan atau mengatasi masalah tersebut. Bahkan kasus terburuknya, dampak dari cyberbullying bahkan dapat menyebabkan seseorang mengakhiri nyawanya sendiri.

Cyberbullying dapat mempengaruhi kita dengan berbagai cara, tetapi tentunya masalah ini dapat diatasi dan orang-orang yang terdampak juga dapat memperoleh kembali kepercayaan diri dan kesehatan mental mereka.

Baca juga: 10 Tips Efektif Menghadapi Anak Pelaku Bullying

Cara mengatasi cyber bullying

Jadi, apa yang dapat kamu lakukan untuk menangani penindasan maya dan bersikap sopan saat online? Berikut beberapa tipsnya:

  • Jangan membalas dan menulis postingan yang tidak menyenangkan sebagai tanggapan, hal itu hanya akan memperburuk situasi.
  • Jangan mengambil komentar kasar secara pribadi atau meragukan pandangan atau keyakinan pribadimu. 
  • Komentar kasar tidak ada hubungannya dengan kamu. 
  • Jangan membaca ulang komentar yang menyinggung perasaan dan pikiranmu. 
  • Ini hanya akan menyebabkan obsesi dan kemarahan lebih lanjut. Laporkan komentar yang menyinggung kepada moderator grup jika memungkinkan. 
  • Pahami bahwa tidak semua orang memiliki keyakinan atau pandangan yang sama. 
  • Bersikaplah terbuka terhadap pikiran dan pendapat orang lain. Sadarilah bahwa banyak orang bisa benar. Apa yang tampak seperti komentar kasar pada pandangan pertama mungkin hanya seseorang yang mengungkapkan pendapat yang berbeda. 
  • Matikan ponsel dan komputer selama satu malam dan melakukan sesuatu yang bebas dari teknologi seperti menikmati makanan enak, bermeditasi, atau mandi air hangat. 
  • Teknologi tidak harus menjadikan kita korban atau pelaku bullying.

Meningkatkan kesadaran tentang masalah bullying dan membela mereka yang diintimidasi adalah cara-cara yang diharapkan untuk mengurangi masalah cyber bullying ini. 

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Stopbullying.gov (2020) diakses pada 15 Oktober 2020. What Is Cyberbullying
  2. Meganmeierfoundation.org (2020) diakses pada 15 Oktober 2020. Bullying, Cyberbullying, & Suicide Statistics
  3. Cyberbullying.org (2010) diakses pada 15 Oktober 2020. Cyberbullying Research Summary Cyberbullying and Suicide
  4. Talkspace.com (2017) diakses pada 15 Oktober 2020. 7 Ways to Deal with Cyberbullying 
    register-docotr