Kesehatan Mental

Jangan Diabaikan, Yuk Kenali Ciri-ciri Depresi Sejak Dini

July 24, 2020 | Nik Nik Fadlah
feature image

Depresi merupakan penyakit mental yang harus diperhatikan. Jika dilihat sekilas, sedih dan depresi memang mirip, tetapi kedua gejala tersebut berbeda. Lalu bagaimana mengetahui ciri-ciri depresi?

Merasakan kesedihan dalam satu titik kehidupan merupakan hal normal. Namun, jika hal ini berlangsung lama, bisa saja menjadi ciri dari depresi. Depresi dapat mengubah cara berpikir, merasakan, serta mengerjakan hal-hal dalam kehidupan sehari-hari.

Ciri-ciri depresi yang harus diperhatikan

Tak hanya merasakan sedih saja, depresi juga memiliki ciri-ciri umum lainnya yang patut untuk diwaspadai.

Mengetahui ciri-ciri depresi dapat menjadi langkah awal untuk menuju penyembuhan serta pemulihan. Tak hanya itu, hal tersebut juga dapat menghindari efek yang lebih berbahaya.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui dan menyadari apakah kita atau seseorang yang kita kenal memiliki ciri-ciri depresi.

Dilansir dari Healthline, berikut adalah ciri-ciri depresi.

Baca juga: Gangguan Depresi: Jenis, Gejala dan Pengobatan

1. Merasa putus asa

Depresi berat merupakan gangguan suasana hati yang memengaruhi perasaan tentang kehidupan secara umum. Tidak memiliki harapan dan merasa putus asa merupakan ciri depresi yang sering dirasakan oleh penderitanya.

Penderita juga dapat merasakan perasaan lain, seperti merasa tidak berharga, membenci diri sendiri, atau merasa bersalah yang dapat dirasakan secara berulang kali.

2. Kehilangan minat

Depresi dapat menghilangkan kesenangan atau kebahagiaan dari hal-hal yang kamu sukai.

Kehilangan minat dari kegiatan yang sering kamu nantikan atau lakukan membuat kamu tidak dapat menikmati kehidupan seperti sebelumnya, misalnya saja kehilangan minat dalam olahraga, hobi, berkencan, atau berkumpul bersama teman-teman.

3. Kehilangan energi dan mengalami gangguan tidur

Alasan yang membuatmu berhenti melakukan kegiatan yang kamu sukai adalah ketika kamu kehilangan energi dan merasa lelah. Kehilangan energi dan merasa lelah dapat menyebabkan seseorang tidur secara berlebihan.

4. Merasa cemas

Meskipun depresi belum terbukti dapat menyebabkan penderitanya merasa cemas, tetapi baik depresi dan cemas seringkali terjadi secara bersamaan. Gejala kecemasan dapat meliputi:

  • Gugup, gelisah, atau merasa tegang
  • Perasaan bahaya, panik, atau takut
  • Detak jantung berdegup dengan cepat
  • Napas cepat
  • Keringat berlebihan
  • Gemetar atau otot berkedut
  • Kesulitan untuk fokus atau berpikir jernih

5. Mudah marah

Depresi juga dapat menyebabkan seseorang menjadi mudah untuk marah. Kamu dapat merasa gelisah atau berbuat kasar. Tingkat toleransi menjadi lebih rendah serta menjadi temperamen.

Jika dialami pria, depresi juga dapat menyebabkannya mencari pelarian, seperti penyalahgunaan zat.

6. Depresi dapat mengubah nafsu makan dan berat badan

Perubahan nafsu makan dan berat badan dapat menjadi ciri-ciri depresi yang patut untuk diketahui. Meskipun demikian, ciri-ciri ini dapat berbeda pada masing-masing orang.

Beberapa orang dapat memiliki nafsu makan yang meningkat dan penambahan berat badan, sebagian lainnya dapat merasakan hal sebaliknya, yakni tidak memiliki nafsu makan dan kehilangan berat badan.

7. Emosi yang tak terkontrol

Satu menit kamu dapat merasa sangat marah, kemudian di menit selanjutnya kamu dapat menangis tak terkendali.

Emosi yang tak terkontrol dan naik turun ini merupakan ciri-ciri depresi yang dapat terlihat dengan jelas. Hal ini disebabkan karena depresi dapat mengubah suasana hati dengan cepat.

8. Memikirkan kematian merupakan ciri-ciri depresi yang paling harus diwaspadai

Depresi seringkali dihubungkan dengan kematian. Memikirkan kematian serta bunuh diri harus sangat diwaspadai.

Orang yang memutuskan untuk bunuh diri biasanya menunjukkan gejala terlebih dahulu. Seseorang yang mencoba untuk bunuh diri, biasanya melakukan upaya pertama sebelum akhirnya mereka berhasil mengakhiri hidup dengan bunuh diri.

Seseorang yang mengalami depresi dan memutuskan untuk bunuh diri dapat mengalami perubahan sikap secara tiba-tiba, dari yang biasanya tertekan bersikap menjadi lebih tenang dan bahagia. Perubahan sikap yang drastis ini harus sangat diperhatikan.

Sebaiknya, selalu perhatikanlah tanda dan gejala seseorang yang ingin melakukan bunuh diri. Jangan takut untuk bertanya apakah orang yang kamu khawatirkan berpikir untuk bunuh diri.

Mengajak mereka berbicara dapat membantu untuk mengambil perawatan kesembuhan dari depresi yang dialaminya.

Punya pertanyaan lain mengenai masalah ini? Silakan chat kami melalui Aplikasi Grab Health. Dokter terpercaya kami akan membantu selama 24/7.

Reference

Healthline (2019). Diakses pada 20 Juli 2020. Signs of Depression 

Help Guide (2019). Diakses pada 20 Juli 2020. Depression Symptoms and Warning Signs 

Webmd (2018). Diakses pada 20 Juli 2020. Suicide Warning Signs: What to Watch for and Do 

    register-docotr