Kesehatan Mental

Abaikan Body Shaming! Yuk Cerdas Menghadapinya dengan Body Positivity, Ini Tipsnya

October 10, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Body shaming didefinisikan sebagai tindakan membuat komentar tentang fisik seseorang. Seringkali ini dihadapi oleh seseorang dengan kelebihan berat badan, namun ini juga dihadapi bagi mereka yang memiliki tubuh terlalu kurus.

Tanpa kita sadari, mungkin saja kita pernah melakukan hal ini atau mendapatkan perlakukan ini secara tidak sengaja lho. Misalnya saja dengan komentar “kamu sekarang kok gendutan ya?” atau “kok kamu terlihat kurusan sih?”

Body shaming ini ternyata bisa berpengaruh terhadap kepercayaan diri seseorang lho dan ini harus segera dihentikan. Nah, di bawah ini ada beberapa cara menghadapi body shaming serta tips untuk meningkatkan kepercayaan diri yang bisa kamu lakukan. Yuk simak!

Baca juga: Suka Mendengarkan Musik? Ini Lho Manfaat Kesehatan Mental yang Bisa Kamu Peroleh

Body shaming dan body positivity

Tubuh langsing, kulit putih, hidung mancung merupakan standar tubuh ideal yang paling banyak dianggap oleh masyarakat. Kriteria ini bisa menyebabkan seseorang yang tidak sesuai dengan kriteria tersebut tidak percaya diri.

Bahkan hal tersebut dapat memengaruhi kesehatan mental, ketidakpuasan terhadap diri sendiri, atau bahkan dapat menimbulkan perilaku tidak sehat seputar makanan atau olahraga.

Body positivity mengacu pada pernyataan bahwa semua orang berhak memiliki citra tubuh yang positif, terlepas dari bagaimana masyarakat dan budaya populer memandang bentuk, ukuran, dan penampilan yang ideal.

Secara khusus gerakan body positivity meliputi:

  • Menghargai aspek unik dari tubuh seseorang
  • Penerimaan semua bentuk tubuh dan penampilan, meskipun berbeda dari standar masyarakat
  • Membangun kepercayaan diri sehingga dapat lebih menerima diri sendiri
  • Memfokuskan pada hal-hal yang lebih positif dibandingkan dengan ketidaksempurnaan atau kekurangan.

Mengapa body positivity itu penting?

Body positivity tidak hanya tentang bagaimana menentang masyarakat memandang orang berdasarkan ukuran dan bentuk fisik saja. Melainkan ini juga membuat masyarakat lebih sadar bahwa penilaian sering dibuat berdasarkan ras, jenis kelamin, seksualitas, serta disabilitas.

Body positivity merupakan hal yang penting, karena ini dapat memberikan pemahaman bahwa merasa positif dan menerima penampilan diri sendiri dapat meningkatkan kesehatan mental, mengurangi risiko gangguan makan, serta mengurangi risiko depresi.  

Bagaimana cara menghadapi body shaming?

Ketika kamu mengalami body shaming dari lingkungan sekitar, berikut ini ada beberapa cara mudah menghadapi body shaming yang bisa kamu lakukan, di antaranya adalah:

1. Mencintai diri sendiri

Ketika kamu merasa malu saat mendapatkan komentar negatif mengenai bentuk tubuh atau penampilanmu, memang sangat sulit untuk menerima tubuh apa adanya. Mungkin saja kamu akan berharap bahwa bentuk tubuh atau penampilanmu akan berbeda.

Namun, selalu ada hal-hal tentang tubuh yang perlu disyukuri lho. Tubuh membuatmu tetap hidup, tubuh membantumu melakukan aktivitas setiap hari, serta tubuh juga melindungimu dengan banyak cara.

Akan lebih baik jika kamu menerima kekuranganmu dan memikirkan tentang apa yang dilakukan oleh tubuh untuk kamu, dibandingkan dengan tidak bersyukur terhadap diri sendiri

2. Menciptakan inner supporter

Untuk menciptakan diri yang kuat dan suportif kamu harus menciptakan kata-kata positif terhadap diri sendiri. Misalnya saja, kamu dapat berdiri di depan cermin dan ucapkanlah dengan lantang apa yang ingin kamu percayai tentang diri sendiri, seperti “saya cantik” atau” saya kuat”.

Berusahalah untuk membuat inner supporter yang lebih kuat dibandingkan dengan inner bully.

3. Mengelilingi diri sendiri dengan orang-orang yang positif

Sangat sulit untuk menghadapi body shaming ketika kamu dikelilingi oleh orang-orang yang mengatakan hal-hal buruk tentang fisik orang lain.

Maka dari itu, sebaiknya kelilingilah dirimu sendiri dengan orang-orang positif dibandingkan dengan orang-orang yang selalu mengomentari penampilan fisik dari orang lain.

Baca Juga: Meragukan Pencapaian dan Kemampuan Diri Sendiri? Waspadai Gejala Imposter Syndrome

Tips menambah kepercayaan diri

Menghadapi body shaming dengan bijak merupakan hal yang penting. Untuk menambah kepercayaan diri sendiri kamu juga dapat melakukan hal berikut ini.

1. Berhentilah membandingkan diri sendiri dengan orang lain

Baik kamu membandingkan penampilan diri sendiri dengan temanmu, atau membandingkan gaji dengan pendapatan temanmu, perbandingan itu tidaklah sehat.

Seseorang yang lebih sering membandingkan diri sendiri dengan orang lain, akan mengalami rasa iri. Jika rasa iri itu terus berlanjut, maka semakin buruk pula perasaannya terhadap diri sendiri.

2. Hargailah diri sendiri

Tips yang kedua yang harus kamu lakukan adalah lebih menghargai diri sendiri. Ketika kamu membuat kesalahan atau mengalami kegagalan, sebaiknya janganlah berbicara kasar terhadap diri sendiri ya. Karena ini tidak akan memotivasi kamu untuk berbuat lebih baik lagi.

3. Buang pikiran negatif

Terus menerus memiliki pikiran negatif mengenai diri sendiri atau situasi yang akan kamu hadapi, ternyata dapat memengaruhimu untuk mencapai tujuan dan membangun kepercayaan diri sendiri lho!

Kamu harus membuang pikiran negatif ini. Memang normal jika pikiran negatif muncul di kepalamu, tetapi kamu tidak boleh diam atau mendengarkannya. Akan lebih baik jika kamu mengakui pikiran negatif tersebut kemudian melepaskannya.

Bersyukur pada diri sendiri itu penting, maka dari itu mulai dari sekarang yuk jangan bandingkan diri sendiri dengan orang lain, dan jangan lupa juga bijaklah dalam bermedia sosial ya. Pilihlah konten-konten positif yang bisa membantumu untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

 

Psychology Today (2017). Diakses pada 09 Oktober 2020. How to Overcome Body Shame 

Very Well Mind (2020). Diakses pada 09 Oktober 2020. What is Body Positivity? 

Very Well Mind (2019). Diakses pada 09 Oktober 2020. 5 Ways to Boost Your Self-Confidence 

    register-docotr