Kulit & Perawatan Tubuh

Wajib Tahu, Benarkah Exfoliation Berbahaya Bagi Kulit?

July 17, 2020 | Arianti Khairina
feature image

Demi mendapatkan kulit yang mulus dan bercahaya banyak wanita melakukan berbagai perawatan kulit. Salah satunya dengan cara exfoliation. Namun apakah cara tersebut berbahaya bagi kulit? Yuk simak penjelasannya secara lengkap. 

Apa itu exfoliation? 

Exfoliation wajah adalah salah satu cara yang biasa dilakukan oleh kebanyakan orang untuk mengangkat sel-sel kulit mati. 

Tak hanya itu saja exfoliation wajah juga bermanfaat untuk mencerahkan kulitmu, serta menyamarkan kerutan halus lho. 

Kemudian keuntungan lainnya juga akan mencegah pori-pori tersumbat yang dapat memicu terjadinya komedo dan jerawat.

Namun, perlu kamu ketahui bahwa exfoliation di bagi menjadi 2 cara yaitu physical exfoliation dan chemical exfoliation. 

Dilansir dari Goop, kedua cara exfoliation wajah itu sebenarnya sama-sama menghilangkan sel-sel kulit mati di wajah, membantu pergantian sel, sehingga membuat kulit kembali lebih segar.

Physical exfoliation

Dilansir dari Soko Glam, cara ini adalah dengan melakukan scrub wajah untuk menggosok kulit kamu secara bersih dari sel-sel kulit mati yang akan membuat kulit terkelupas. 

Pada umumnya, cara ini menggunakan alat bantu untuk melakukan scrub wajah. Kamu bisa menggosok manual pada wajah dengan menggunakan sikat, spons, atau handuk lembut.

Kamu juga perlu untuk melakukan sedikit pijatan pada wajah. Tindakan memijat ini bertujuan untuk merangsang sirkulasi sehingga pipi terlihat alami berwarna kemerahan. 

Tetapi pastikan jangan memijatnya terlalu keras ya. Kamu tidak harus melakukan pijatan yang keras agar bekas jerawat hilang. Cukup lakukan cara ini secara rutin untuk mendapatkan hasil maksimal. 

Biasanya cara physical exfoliation menggunakan produk berbentuk scrub atau mirip lulur mandi yang sering kamu pakai.

Pastikan bahwa tekstur dari scrub tersebut seperti berpasir agar mudah membersihkan sel-sel kulit mati. 

Namun perlu kamu ingat, jika kulitmu cenderung sensitif sebaiknya jangan asal menggunakani exfoliation jenis ini karena bisa merobek kulit.

Hal tersebut disebabkan karena partikel pada scrub tersebut kasar dan berpasir sehingga menimbulkan iritasi di kulit. 

Sebaiknya carilah produk scrub yang memiliki partikel kecil seperti gula atau kopi. Alternatif lainnya kamu bisa membuat exfoliating scrub sendiri dengan mencampur bubuk kopi dengan madu atau minyak zaitun.

Chemical exfoliation

Jika physical exfoliation menggunakan alat untuk melakukan scrub, cara ini justru dilakukan dengan bahan-bahan kimia untuk menghilangkan sel-sel kulit mati. 

Beberapa masker peeling termasuk chemical exfoliation, tak hanya baik untuk menghaluskan kulit, tapi juga mencerahkan kulitmu agar lebih tampak bersinar.

Sebaiknya, ketika kamu ingin melakukan chemical exfoliation gunakan produk seperti AHA atau biasa disebut juga sebagai alpha hydroxy. Produk-produk yang mengandung AHA tersebut mampu mengangkat sel-sel kulit mati. 

Setelah melakukan chemical exfoliation dengan beberapa produk yang mengandung AHA tersebut, kulit akan lebih halus dari biasanya.

Namun sayangnya, karena AHA ini larut dalam air, sehingga tidak akan menyerap ke dalam kulit terlalu dalam. 

Namun bagi kamu yang memiliki jenis kulit mudah berjerawat atau acne-prone sebaiknya menggunakan produk yang mengandung BHA.

Kandungan BHA atau beta hydroxy acids adalah molekul yang mampu larut ke dalam minyak, sehingga bisa menyerap masuk ke dalam kulit dan pori-porimu. 

Selain itu, kandungan BHA juga mampu mengurangi peradangan atau ruam kulit, serta biasanya mengandung kandungan antibakteri di dalamnya.

Baca juga: Cukup dengan Bahan Alami, Begini Cara Mengecilkan Pori-pori Wajah

Apakah exfoliation berbahaya bagi kulit? 

Cara exfoliation ini akan berbahaya bagi kulit jika dilakukan secara berlebihan.

Biasanya banyak orang terpengaruh untuk mencoba berbagai jenis produk exfoliation wajah yang sedang tren. Lebih bahayanya lagi karena tidak sabar menunggu hasil sehingga dilakukan secara berlebihan. 

Hal itu disebut juga sebagai over exfoliating dan justru hasilnya akan buruk bagi wajah. Sebaiknya kamu lebih berhati-hati dalam penggunaannya.

Jika memang kamu merasakan efek samping yang tidak biasa, ada baiknya lakukan konsultasi ke dokter. 

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Goop.com (2020) diakses 13 Juli 2020. Why Your Skin Needs Both Chemical and Physical Exfoliation
  2. Sokoglam.com (2018) diakses 13 Juli 2020. Chemical vs Physical Exfoliation: Which is Better?
  3. Adorebeauty.com.au (2020) diakses 13 Juli 2020. Which Is Better for My Skin: Manual or Chemical Exfoliation? 
    register-docotr