Kulit & Perawatan Tubuh

Tak Pede karena Punya Stretch Mark? Begini Cara Memudarkannya

April 21, 2020 | Ajeng Annastasia
no-image

Oleh : Dr. Raja Friska Yulanda

Stretch mark menjadi salah satu kondisi yang paling sering membuat wanita tak percaya diri. Apakah kamu salah satunya?

Sebenarnya stretch mark merupakan proses alami yang terjadi akibat adanya peregangan kulit yang berlebihan. Dengan perawatan yang tepat, stretch mark bisa kok diatasi meskipun mungkin butuh waktu yang tidak sebentar.

Apa itu stretch mark?

Stretch mark merupakan keadaan di mana timbulnya guratan-guratan merah panjang yang disebabkan oleh terjadinya peregangan kulit yang berlebihan.

Stretch markumumnya sering timbul pada wanita hamil dan ibu menyusui. Tapi selain itu, stretch mark juga bisa muncul pada atlet angkat beban dan orang dengan berat badan yang berlebihan.

Meskipun tidak menyakitkan dan tidak berbahaya, munculnya stretch mark bisa membuat seseorang tidak nyaman dan bahkan jadi minder.

Baca juga: 5 Mitos Penanganan Luka Bakar yang Harus Dihindari

Penyebab stretch mark

Salah satu penyebab stretch mark adalah peregangan kulit saat hamil (Foto: Shutterstock)

Stretch mark yang sudah lama dan sudah berubah warna menjadi putih biasanya lebih sulit untuk dihilangkan, tetapi saat stretch mark masih berwarna kemerahan akan lebih mudah untuk dihilangkan.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan stretch mark menjadi luas, salah satunya stres pada kulit dan kadar hormon kortisol yang berfungsi untuk elastisitas kulit.

Penambahan atau penurunan berat badan yang terjadi secara tiba-tiba juga bisa menjadi pemicu terbentuknya stretch mark.

Pengobatan dan perawatan menghilangkan stretch mark

Gunakan krim pelembap secara teratur untuk memudarkan stretch mark (Foto: Shutterstock)

Sebenarnya stretch mark bisa hilang dengan sendirinya seiring waktu. Namun proses yang dibutuhkan tidak sebentar. Beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk memudarkan stretch mark misalnya dengan krim tretinoin.

Krim tretinoin bekerja dengan mengembalikan kolagen untuk elastisitas kulit. Kerja krim ini akan lebih maksimal saat diberikan ketika stretch mark masih berwarna merah muda.

Namun perlu diketahui bahwa krim ini dapat menyebabkan iritasi kulit dan sebaiknya tidak digunakan oleh wanita hamil.

Penggunaan krim retinoid (krim yang mengandung vitamin A) juga terbukti lebih cepat memudarkan stretch mark dengan penggunaan rutin kurang dari satu bulan. 

Untuk perawatan khusus, bisa dilakukan tindakan seperti laser dan mikrodermabrasi. Tindakan ini sebaiknya dilakukan oleh dokter agar minim risiko.

Baca juga: Suka Pakai Sepatu Hak Tinggi? Waspada Kena Plantar Facitis

Mencegah datangnya stretch mark

Jangan lupa perbanyak juga minum air putih agar kulit tetap sehat (Foto: Shutterstock)

Kalau kamu tidak mau memiliki stretch mark, cegah dengan cara menjaga berat badan tubuh. Perbanyak konsumsi makanan sehat seperti ikan, sayuran, dan buah berry. Jika perlu, minumlah suplemen yang mengandung kolagen dan vitamin A.

Jangan lupa penuhi cairan tubuh dengan minum air putih minimal 2 liter per hari dan berikan nutrisi untuk kulit dengan menggunakan pelembap kulit yang mengandung vitamin E dan cocoa butter.

Yuk lebih peka dengan kesehatan kulit kamu mulai sekarang, lebih baik mencegah daripada mengobati!

Konsultasikan kondisi kesehatan Anda di Good Doctor. Yuk, lakukan konsultasi online dengan dokter terpercaya!

Reference

Mayo Clinic. Stretch mark. 03 January 2019. 28 August 2019.

Healthline. https://www.healthline.com/health/stretch-marks

    Berita Terkait
    register-docotr