Kulit & Perawatan Tubuh

7 Manfaat Hyaluronic Acid untuk Kecantikan: Kencangkan Kulit hingga Samarkan Kerutan

October 1, 2020 | Muhammad Hanif S.
feature image

Manfaat hyaluronic acid bisa membantu kamu dalam mewujudkan kulit yang sehat . Karena itu, tak sedikit yang rela menggunakan berbagai jenis produk perawatan agar kulit tetap terlihat menawan, salah satunya adalah serum yang mengandung hyaluronic acid.

Hyaluronic acid, atau asam hialuronat, adalah bahan unggulan yang memiliki fungsi utama melembapkan kulit. Tingkat kelembapan yang baik akan menjaga kesehatan kulit dari banyak aspek. Apa saja? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Baca juga: 6 Manfaat Jeruk Nipis untuk Wajah: Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Apa itu hyaluronic acid?

Masih banyak yang mempertanyakan apa itu hyaluronic acid dan bagaimana manfaatnya. Hyaluronic acid atau asam hialuronat adalah zat yang terjadi secara alami di kulit, mata, dan persendian.

Fungsi hyaluronic acid yakni menjebak air di dalam sel jaringan, menjaga mata tetap lembab, dan sendi dilumasi. Karena fungsi hyaluronic acid cukup banyak, maka dimanfaatkan untuk berbagai kegunaan medis dan komersial.

Beberapa produk yang menggunakan hyaluronic acid sebagai bahannya, seperti suplemen diet, krim wajah, serum, obat tetes mata, dan suntikan. Namun, sebelum menggunakan produk kamu juga perlu mengetahui bahan apa saja yang tidak boleh dicampur dengan hyaluronic acid.

Manfaat hyaluronic acid untuk kecantikan

Manfaat hyaluronic acid untuk kulit berjerawat sudah diketahui secara luas sehingga banyak dijadikan sebagai produk serum. Fungsi hyaluronic acid lainnya, yaitu membantu menghidrasi kulit, hingga mendukung proses regenerasi dan peremajaan.

Untuk mendapatkan manfaat ini, kamu perlu menggunakan produk dengan kandungan hyaluronic acid secara rutin. Berikut tujuh manfaat hyaluronic acid untuk kulit berminyak maupun berjerawat.

1. Menghidrasi kulit

Manfaat hyaluronic acid yang pertama adalah membantu menjaga kulit agar tetap terhidrasi. Dengan tetap terhidrasi, tingkat kelembapannya akan ikut terkontrol. Mengutip dari Cosmetica Skincare, asam hialuronat mampu menahan hingga 1.000 kali berat molekulnya sendiri di dalam air.

Artinya, asam tersebut bisa mengikat air yang ada di sel-sel kulit, dan mencegahnya untuk ‘menguap’. Sehingga, kadar air di dalam kulit akan tetap terjaga. Ini akan menghindarkanmu dari kondisi kulit kering.

Tingkat kelembapan pada kulit perlu diperhatikan, karena berhubungan dengan proses peremajaan. Saat kulit tetap terhidrasi, proses peremajaan akan berlangsung secara optimal. Setelah itu, katakan selamat tinggal pada kulit kusam.

2. Melindungi kulit terluar

Tubuh manusia terdiri dari tiga lapisan kulit. Lapisan paling luar, atau yang lebih populer disebut lipid barrier, merupakan bagian yang berperan penting dalam melindungi tubuh dari zat berbahaya dan sengatan sinar matahari.

Hyaluronic acid bisa memperkuat lapisan kulit yang juga disebut epidermis itu. Seperti yang telah dijelaskan, asam hialuronat bisa membantu ‘mengunci’ kelembapan kulit. Hal ini berguna untuk mencegah terjadinya kerusakan pada lipid barrier.

Apa yang terjadi jika bagian kulit terluar rusak? Kulit akan tampak lebih kering dan muncul spot hitam yang bisa menurunkan percaya diri.

3. Menjaga kekencangan kulit

Seiring bertambahnya usia, beberapa bagian tubuh akan mengalami penurunan fungsi, termasuk pada elastin. Elastin merupakan zat yang bertanggung jawab atas kekencangan kulit agar tidak ‘kendor’.

Trik sederhana yang bisa dilakukan untuk menguji elastin adalah dengan mencubit kulit. Jika kulit kembali ke posisi semula dengan cepat setelah dicubit, itu artinya elastin masih bekerja dengan baik. Begitu juga sebaliknya.

Hyaluronic acid memang tidak bisa menggantikan elastin di kulit, tapi dapat membantu untuk membuatnya tetap kencang. Caranya, dengan menjaga tingkat kelembapannya. Kelembapan yang terjaga akan membantu elastis dalam mengencangkan kulit.

4. Menjaga tekstur kulit

Kurang lengkap rasanya jika memiliki kulit kencang tapi tidak bertekstur halus. Tekstur kulit sangat bergantung pada kondisi di bagian terluarnya (epidermis). Kulit yang kasar biasanya disebabkan oleh bekas luka atau jerawat.

Nah, manfaat hyaluronic acid untuk kulit berjerawat yang digunakan secara rutin bisa membantu menghaluskan tekstur wajah. Tak perlu risau, kamu bisa mengatasi masalah ini dengan hyaluronic acid.

Baca juga: Jangan Bingung, Berikut Tipe-tipe Sabun Cuci Muka yang Cocok dengan Jenis Kulit Kamu!

5. Menyamarkan kerutan

Kerutan di mata tanda penuaan dini. Sumber foto: www.iskincarereviews.com

Menjadi tua adalah hal yang pasti. Tapi, kamu bisa meminimalkan munculnya tanda-tanda penuaan di kulit. Dari banyak tanda penuaan, garis halus dan kerutan merupakan yang paling sering dikeluhkan wanita. Garis-garis halus biasanya muncul pertama kali di area mata.

Tenang, kamu bisa mencegah tanda-tanda penuaan dini tersebut dengan menggunakan hyaluronic acid. Asam hialuronat bekerja dengan menutrisi kulit agar tetap sehat, sehingga kamu tak perlu khawatir dengan munculnya kerutan mengganggu.

Selain itu, manfaat hyaluronic acid juga bisa mengecilkan pori-pori dan membuat kulitmu terasa lebih ‘kenyal’ dan berisi.

6. Menstimulasi pergantian sel

Siapa sangka, ternyata hyaluronic acid bisa menstimulasi pergantian sel pada kulit, lho. Asam hialuronat dapat mendorong proses pergantian sel kulit, atau yang biasa disebut dengan regenerasi. Proses ini dibutuhkan agar kulit lebih sehat dan terlihat lebih cerah.

Proses regenerasi yang buruk menyebabkan penumpukan sel kulit mati. Hal ini bisa menimbulkan banyak masalah, seperti kulit kusam dan munculnya jerawat. Karena itu, manfaat hyaluronic acid untuk kulit berjerawat bisa didapatkan jika rutin menggunakannya.

7. Menyeimbangkan penggunaan produk lain

Sudah menjadi hal umum jika perawatan kulit tak hanya menggunakan satu produk saja. Kondisi ini biasanya justru menimbulkan dampak lain yang bisa menjadi masalah baru. Misalnya, kulit menjadi lebih berminyak dan rentan berjerawat.

Penggunaan beberapa jenis produk yang berbeda bisa memengaruhi tingkat kelembapan kulit. Oleh karena itu, penggabungan penggunaan produk perlu diperhatikan.

Manfaat hyaluronic acid untuk kulit berminyak yang bisa didapat adalah menjaga keseimbangan nutrisi pada kulit akan terjaga dan mengecilkan pori-pori sehingga dapat menekan produksi minyak berlebih.

Efek samping hyaluronic acid

Secara umum, serum yang mengandung hyaluronic acid aman digunakan jika mengikuti petunjuk tetang cara penggunaannya. Namun, produk atau serum yang mengandung hyaluronic acid juga bisa memiliki efek samping.

Efek samping hyaluronic acid bisa menyebabkan reaksi alergi yang merugikan bagi beberapa orang. Selain itu, efek samping hyaluronic acid lainnya yang juga mungkin dirasakan antara lain rasa sakit, kemerahan, gatal, pembengkakan, dan memar.

Perlu diketahui juga, hyaluronic acid tidak boleh dicampur dengan beberapa bahan tertentu. Hyaluronic acid tidak boleh dicampur dengan vitamin C karena bisa menyebabkan pH kulit terlalu asam.

Untuk itu, hyaluronic acid tidak boleh dicampur dengan produk yang berfungsi melembabkan kulit. Nah, itulah penjelasan apa itu hyaluronic acid dan manfaatnya untuk kulitmu.

Gunakan secara rutin agar mendapatkan manfaat hyaluronic acid untuk kulit berminyak lainnya. Yuk, mulai peduli dengan kesehatan kulit!

Jangan ragu untuk konsultasikan masalah kesehatanmu bersama dokter terpercaya melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Healthline, diakses 25 Agustus 2020, 7 Surprising Benefits of Hyaluronic acid.
  2. Cosmedica Skincare, diakses 25 Agustus 2020, 10 Benefits of Hyaluronic acid.
  3. Medical News Today (2019), diakses 1 Oktober 2020. Everything you need to know about hyaluronic acid

    register-docotr