Kulit & Perawatan Tubuh

5 Kesalahan Perawatan Wajah yang Harus Kamu Tahu

August 26, 2020 | Richaldo Hariandja
feature image

Memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan kulit menjadi hal yang populer saat ini. Meskipun ada beberapa kesalahan yang justru berdampak buruk bagi kulit.

Salah satu dampak buruknya adalah kulit jadi terlihat menua dan timbul iritasi. Kalau sudah demikian, maka kamu harus memeriksa ulang apakah perawatan yang kamu jalani sudah tepat, atau ada kesalahan dalam memilih produk kecantikan.

Nah, untuk itu kamu harus simak beberapa kesalahan umum perawatan kulit berikut ini:

Kesalahan makeup

Penggunaan makeup bisa dibilang menjadi suatu kebutuhan, baik untuk aktivitas kamu di kantor atau dalam acara tertentu. Sayangnya, beberapa perlakuan yang salah saat menggunakan makeup dapat membuat kulit kamu rusak.

Salah satunya adalah penggunaan kuas yang tidak bersih. Kalau kamu tidak jeli dan rapi dalam menyimpan kuas, seperti penyimpanan yang asal di wadah terbuka, maka kuas akan kotor, berdebu dan penuh dengan bakteri.

Menggunakan kuas yang kotor untuk makeup ke wajah berisiko menyebabkan iritasi, inflamasi bahkan infeksi, lho. Ahli kecantikan dari Florida, Amerika Serikat, Crystal McElroy menyebut kamu harus menambahkan pembersih kuas dalam peralatan makeup.

“Gunakanlah pembersih kuas, terutama untuk kuas foundation. Jangan lupa untuk menjaga kuas tetap bersih setiap hari agar tidak ada kotoran dan bekas makeup lama yang akan membuat kulit rusak,” ucap Crystal dalam laman Womanlylive.com.

Tidak membersihkan wajah sebelum tidur

Kesalahan ini umum terjadi, terutama jika kamu melewati hari dengan aktivitas yang sangat melelahkan. Tapi kebiasaan ini sangat tidak baik bagi kesehatan wajah, apalagi jika kamu menggunakan makeup seharian.

Joshua Zeichner, MD, Dermatologist dari Mount Sinai Hospital di New York, Amerika Serikat menyebut kebiasaan ini akan berdampak buruk bagi wajah. “Debu, minyak dan polusi yang bertumpuk dapat menyebabkan inflamasi hingga kulit pecah-pecah,” ucapnya dilansir Webmd.

Untuk itu, dirinya merekomendasikan agar kamu menggunakan pembersih yang lembut dan mengandung pelembap seperti gliserin atau minyak botanical untuk memastikan wajah tetap bersih.

Dan jika kamu terlalu lelah untuk membersihkannya di wastafel atau kamar mandi, kamu bisa menggunakan facial wipe untuk bersih-bersih wajah.

Membersihkan secara berlebihan

Membersihkan wajah adalah hal yang baik. Namun, membersihkannya secara berlebihan justru tidak baik karena dapat menghasilkan efek merusak yang sama seperti jika kamu tidak membersihkannya sama sekali.

Dermatologist Joshua Zeichner, seperti dikutip everydayhealth menyebut jika kamu juga harus menyadari batasan kulit. “Memang betul jika membersihkan wajah bertujuan untuk menghilangkan minyak, debu, polusi dan makeup, tapi kamu tidak menyadari batasan kulit,” kata dia.

Wujud dari kerusakan pelindung kulit wajah karena terlalu berlebihan membersihkannya adalah hilangnya jaringan sel kulit dan lemak dari bagian kulit terluar. Padahal, mereka berfungsi melindungi kulit kamu terhadap polutan di lingkungan sekitar.

“Membersihkan kulit secara berlebihan memang memberikan kesan kulit bersih dan kesat, tapi sesungguhnya ini justru merusak,” ucap dia. Kondisi ini berpeluang membuat kulit wajah rentan terhadap inflamasi.

Terlalu sering bergonta-ganti produk perawatan

Menggunakan produk perawatan wajah juga butuh waktu sebelum efeknya benar-benar terlihat. Kebiasaan bergonta-ganti produk perawatan adalah kesalahan mendasar yang sering dilakukan hanya karena kamu tidak sabar melihat efek dari suatu produk.

Kendra Bergstorm, M.D., clinical assistant professor of dermatology di University of Washington School of Medicine dilansir self.com menyebut akan sulit melihat efek dari suatu produk kurang dari 8 minggu pemakaian.

Itu pun kalau kamu memakai produk itu secara konstan setidaknya sekali dalam sehari dan tidak menggantinya dengan produk lain sebelum 8 minggu.

Tidak menggunakan sunscreen

Sinar matahari memang baik untuk kesehatan, tapi sinar ultraviolet (UV) yang dihasilkannya justru dapat merusak kulit. Joshua Zeichner dalam laman Webmd.com menyebut sinar UV dapat membuat penuaan.

Sayangnya, tidak semua orang paham akan masalah ini dan cenderung memakai tabir surya pada saat mereka hendak ke lokasi yang paparan sinar mataharinya banyak seperti pantai. Padahal, sinar matahari dapat merusak kulit kamu bahkan di udara lembap dan berawan sekalipun.

Oleh karena itu, gunakan produk tabir surya yang menggunakan SPF untuk menangkal efek UVA dan UVB untuk melindungi kulit kamu. Minimal, gunakan SPF 30 dan aplikasikan ulang setiap 2 jam sekali saat kamu di luar ruangan.

Itulah kesalahan-kesalahan yang tanpa kamu sadari dapat merusak kulit. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kami yang sedia 24/7 di Good Doctor untuk setiap masalah kesehatan kamu, ya!

Reference
  1. Webmd.com (2018) diakses 25 Agustus 2020. Habits That Wreck Your Skin
  2. Womanlylive.com (2020) diakses 25 Agustus 2020. 5 Skincare Mistakes That Will Damage Your Skin
  3. Everydayhealth.com (2019) diakses 25 Agustus 2020. 8 Rules for Washing Your Face: Dermatologist Dos and Don’ts
  4. Self.com (2019) Diakses 25 Agustus 2020. How Bad Is It to Switch Up our Skin-Care Products All the Time?
    register-docotr