Info Sehat

Tidur Terlalu Lama Tidak Selalu Enak, Ini Masalah Kesehatan yang Bisa Ditimbulkan

November 28, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Tidak hanya kurang tidur, masalah kesehatan pun bisa muncul ketika kamu tidur terlalu lama. Dampak yang paling terasa adalah kamu tidak merasa segar dan cenderung mengantuk sepanjang hari.

Tidur terlalu lama merupakan sebuah kelainan. Kondisi ini membuat kamu membutuhkan waktu tidur 10-12 jam setiap malamnya. American Sleep Association mencatat kelainan ini dialami oleh 2 persen populasi Negeri Paman Sam itu.

Baca Juga: Manfaat Tidur Siang, Hilangkan Stres hingga Tingkatkan Daya Ingat!

Penyebab tidur terlalu lama

Tidur terlalu lama disebut juga dengan hypersomnia. Kondisi ini biasanya dimulai dari masa kanak-kanak.

Gaya hidup biasanya menjadi faktor utama penyebab kondisi ini. Jika kamu tidak mendapat cukup tidur sebagaimana yang seharusnya, tubuh biasanya akan bayar hutang ini dengan tidur terlalu lama.

Ada juga beberapa masalah kesehatan lain yang dapat menjadi penyebab kondisi ini, yaitu:

  • Masalah pada tiroid
  • Penyakit jantung
  • Sleep apnea atau gangguan tidur
  • Depresi
  • Narcolepsy
  • Beberapa pengobatan yang kamu jalani.

Berapa waktu tidur yang normal?

National Health Foundation dalam sebuah kajiannya menyarankan jam tidur normal sebagai berikut:

  • Bayi baru lahir:  14-17 jam sudah termasuk tidur siang
  • Bayi dalam masa pertumbuhan: 12-15 jam sudah termasuk tidur siang
  • Balita: 11-14 jam sudah termasuk tidur siang
  • Anak prasekolah: 10-13 jam
  • Anak usia sekolah: 9-11 jam
  • Remaja: 8-10 jam
  • Orang dewasa: 7-9 jam
  • Lansia: 7-8 jam

Apa bahaya tidur terlalu lama?

Masalah kesehatan berikut banyak dikaitkan dengan waktu tidur yang berlebihan:

Diabetes

Situs kesehatan WebMD menyebut beberapa kajian menunjukkan adanya kaitan antara masalah tidur, baik itu kurang atau berlebihan, dengan peningkatan risiko diabetes.

Obesitas

Baik terlalu lama atau kurang tidur dapat menyebabkan kamu kelebihan berat badan. Laman yang sama menyebutkan kalau orang yang tidur selama 9-10 jam setiap malamnya cenderung mengalami obesitas.

Peluang obesitas ini sebesar 21 persen lebih tinggi ketimbang orang yang tidur selama 7-8 jam per hari. Besar peluang itu terdapat pada perilaku responden yang tidur berlebihan selama 6 tahun.

Peluang obesitas karena tidur berlebihan ini tidak terpengaruh kebiasaan sehat lewat makanan dan olahraga.

Tidur terlalu lama menyebabkan sakit kepala

Untuk beberapa orang yang mudah mengalami sakit kepala, tidur lebih lama daripada biasanya saat akhir pekan atau saat berlibur dapat menyebabkan nyeri di kepala. Hal ini disebabkan oleh efek tidur berlebihan pada neurotransmiter di otak, termasuk serotonin. 

Terlalu banyak tidur di pagi dan siang hari serta merusak waktu tidur di malam hari juga bisa menyebabkan kamu mengalami sakit kepala di pagi hari.

Nyeri punggung

Dahulu istirahat dan tidur yang cukup menjadi satu rekomendasi yang diberikan jika kamu mengalami nyeri punggung. Akan tetapi, hal itu sudah berbeda sekarang.

Situs kesehatan WebMD menyebut untuk mengatasi sakit pinggang tidak perlu lagi dengan membatasi aktivitas ataupun olahraga yang biasanya kamu lakukan. Dokter bahkan saat ini sudah menentang rekomendasi tidur lebih banyak untuk mengatasi nyeri pinggang.

Depresi

Tidur yang cukup merupakan salah satu cara mengatasi depresi dan penting untuk penyembuhan masalah mental ini. Namun, depresi yang kamu alami akan cenderung menjadi lebih buruk kalau kamu tidur terlalu lama.

Baca Juga: Ssst…Ini 7 Manfaat Tidur Tanpa Celana Dalam untuk Wanita dan Laki-Laki

Penyakit jantung adalah risiko dari tidur terlalu lama

Sebuah kajian dalam Nurses’ Health Study yang dikutip WebMD menunjukkan jika perempuan yang tidur 9-11 jam per malam memiliki peluang terkena penyakit jantung hingga 38 persen. Lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidur selama 8 jam per malam.

Meskipun demikian, para peneliti dalam penelitian tersebut belum berhasil mengetahui alasan tidur berlebihan dengan penyakit jantung ini.

Kematian

Orang yang tidur 9 jam atau lebih per malamnya memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidur 7-8 jam per malam. Sayangnya, belum ada alasan spesifik yang bisa menjelaskan hal ini.

Akan tetapi, banyak peneliti yang menyebut kalau depresi dan status sosio-ekonomi juga berkaitan dengan tidur berlebihan. Para peneliti berspekulasi kalau faktor ini juga berpengaruh terhadap peningkatan kematian orang yang tidur berlebihan

Demikian berbagai penjelasan tidur terlalu lama yang ternyata memiliki segudang masalah kesehatan jika kamu biarkan. Selalu tidur dengan cukup supaya kamu jauh dari penyakit, ya!

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kami melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Healthline, diakses 16 November 2020. What You Should Know About Oversleeping, Plus 5 Tips for Better Sleep
  2. WebMD, diakses 16 November 2020. Physical Side Effects of Oversleeping
  3. American Sleep Association, diakses 16 November 2020. Long Sleeping
  4. National Sleep Foundation, diakses 16 November 2020. National Sleep Foundation’s sleep time duration recommendations: methodology and results summary
    register-docotr