Info Sehat

Terlalu Sering Menggunakan Ponsel? Hati-hati Bisa Kena Sindrom ‘Text Neck’

November 5, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Ponsel atau handphone tampaknya tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari saat ini. Ketika kita memainkan ponsel, tanpa disadari kita menjadi lupa waktu.

Namun, kamu harus berhati-hati jika memainkan ponsel terlalu lama dan sering, karena ini bisa memicu sindrom text neck.

Baca juga: Jangan Asal! Ini Cara Membersihkan HP yang Benar agar Bebas Kuman dan Bakteri

Apa itu sindrom text neck?

Sindrom text neck adalah cedera yang disebabkan karena tekanan berulang yang menyebabkan rasa nyeri di leher, otot leher, atau bahkan bahu.

Pada dasarnya, sindrom text neck bukan merupakan diagnosis resmi, melainkan untuk menggambarkan cedera karena tekanan berulang akibat dari penggunaan ponsel secara berlebihan.

Seiring dengan berkembangnya teknologi, orang lebih banyak menghabiskan waktu dengan ponsel. Text neck adalah kondisi yang harus diwaspadai karena ini dapat berpotensi memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia.

Penyebab sindrom text neck

Penyebab utama dari sindrom text neck adalah penggunaan perangkat seluler secara berlebihan atau dalam jangka waktu yang lama.

Ketika melihat ponsel, kita akan menundukkan kepala. Jika kita menundukkan kepala dalam jangka waktu yang lama, ini bisa menyebabkan nyeri, terutama di bagian leher dan bahu.

Apa gejala dari sindrom text neck?

Menundukkan kepala untuk menatap layar ponsel secara langsung dapat mememengaruhi tulang belakang. Sindrom text neck sendiri memiliki beberapa gejala mulai dari rasa nyeri di leher hingga sakit kepala.

Berikut adalah penjelasannya masing-masing seperti yang dilansir dari Spine-health:

1. Rasa nyeri di leher, punggung bagian atas, serta bahu

Rasa nyeri mungkin saja bisa dirasakan di suatu tempat tertentu. Dalam kasus yang parah, rasa sakit bisa bersifat intens atau bahkan terasa menusuk.

Nyeri tak hanya dapat dirasakan pada suatu tempat tertentu saja, tetapi juga bisa menyebar ke area yang lebih luas, misalnya saja dari bagian bawah leher ke bahu.

2. Pergerakan yang berkurang

Leher, bahu, serta punggung bagian atas dapat menjadi tegang atau kaku sehingga menyebabkan pergerakan di bagian tersebut menjadi berkurang.

3. Sakit kepala

Sindrom text neck juga bisa menyebabkan sakit kepala. Hal ini karena nyeri juga dapat terasa dari leher hingga kepala. Selain itu, terlalu lama menatap layar ponsel dalam postur apapun bisa meningkatkan risiko mata lelah serta sakit kepala.

4. Nyeri saat leher ditekuk

Perlu kamu ketahui bahwa gejala text neck cenderung memburuk ketika leher leher ditekuk ke depan, yakni ke posisi yang pada awalnya menyebabkan masalah. Misalnya saja ketika melihat layar ponsel untuk mengirimkan pesan atau melihat ke bawah.

Baca juga: Sering Bawa Ponsel Saat BAB, Hati-hati Risiko Kesehatan yang Mengintaimu

Cara mengatasi sindrom text neck

Mengatasi text neck sebenarnya bisa dilakukan dengan cara mengurangi frekuensi menatap layar ponsel, tetapi ini bukanlah satu-satunya cara untuk mengatasi sindrom text neck.

Ada beberapa cara lain untuk mengatasi sindrom text neck sekaligus cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegahnya seperti:

1. Melakukan latihan peregangan

Memperkuat dan meregangkak otot dapat membantu meringankan sebagian nyeri leher yang dapat membuat tidak nyaman. Salah satu latihan yang bisa kamu lakukan adalah dengan gerakan mengangguk.

Cara melakukan:

  • Kamu dapat memulai latihan dengan posisi duduk atau berdiri dengan bahu rileks. Tutuplah mulut, kemudian lihatlah ke langit-langit
  • Tahan posisi tersebut, biarkan rahang menjadi rileks, dan kemudian buka mulut
  • Tahan posisi, kemudian dekatkan rahang bawah ke rahang atas, dan tutup mulut

2. Ubah cara memegang ponsel

Sebaiknya ketika memegang ponsel, sejajarkan layar dengan mata. Dalam arti kata, kamu harus meletakan perangkat seluler pada posisi yang lebih tinggi. Hal ini dilakukan agar kepala tidak membungkuk ke depan.

Kamu juga harus memertahankan tulang belakang pada posisi yang netral, sehingga telinga dapat sejajar dengan bahu.

3. Beristirahat sejenak dari penggunaan ponsel

Beristirahat dari ponsel adalah cara yang bisa kamu lakukan selanjutnya. Ini digunakan untuk mencegah sindrom text neck. Meskipun kamu hanya beristirahat dari layar ponsel selama dua hingga menit dalam setiap jamnya, tetapi ini dapat membantu.

Jika kamu kesulitan untuk melakukan hal ini, kamu dapat menyetel pengingat di perangkat atau menggunakan catatan tempel.

4. Melakukan yoga

Cara terbaik untuk mengatasi leher dan punggung yang sakit adalah dengan melakukan yoga. Hal ini karena yoga dapat membantu meningkatkan pola gerakan, dan kesadaran tubuh dengan menggabungkan latihan pernapasan.

Kamu dapat melakukan latihan yoga setidaknya 10 menit dalam sehari.

Itulah beberapa informasi mengenai sindrom text neck. Sebaiknya janganlah gunakan ponsel secara berlebihan, gunakanlah dalam batas wajar. Jika kamu gejala yang ditimbulkan oleh sindrom text neck menganggu aktivitasmu, sebaiknya konsultasikanlah pada dokter.

Punya pertanyaan lain terkait masalah kesehatan? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

Healthline (2020). Diakses pada 04 November 2020. 6 Chiropractor-Approved Exercises to Fight Text Neck 

Physiopedia. Diakses pada 04 November 2020. Text Neck 

Spine and  Nerve Hospital. Diakses pada 04 November 2020. Beware of Text Neck Syndrome from Mobile and Social Media Addiction 

Spine-health (2018). Diakses pada 04 November 2020. Text Neck Symptoms and Diagnosis 

    register-docotr