Info Sehat

Sebelum Donor Darah, Yuk, Cek Syarat dan Ketentuan Donor Darah di Sini

June 3, 2020 | Putri Prima Soraya | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Donor darah memiliki banyak manfaat bukan cuma bagi kamu sebagai pendonor tapi juga bagi orang yang membutuhkan transfusi darah. Jika kamu tertarik untuk melakukan donor darah, maka harus tahu apa saja syarat donor darah.

Meski kegiatan donor darah itu banyak manfaatnya dan PMI membutuhkan stok kantong darah yang memadai. Namun, ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi oleh pendonor, karena tidak semua orang bisa dan diperbolehkan untuk mendonor darah.

Nah, biar tahu lebih jelasnya mengenai syarat donor darah, yuk simak ulasan lengkapnya di artikel ini.

Mengapa harus donor darah

Dengan donor darah, kamu bisa membantu seseorang yang membutuhkan darah dalam keadaan mendesak. Sebab, tidak jarang saat kondisi pasien membutuhkan darah, PMI atau rumah sakit tidak memiliki stok darah yang memadai.

PMI sendiri menargetkan 4,5 juta kantong darah untuk bisa memenuhi pasokan nasional sesuai dengan standar WHO yaitu 2% dari jumlah penduduk setiap harinya.

Bagi kamu yang mendonorkan darah, kamu akan mendapatkan manfaat yang luar biasa. Kamu bisa mengurangi zat besi berlebih, mengidentifikasi masalah kesehatan, membakar kalori, dan lain sebagainya.

Apa saja syarat donor darah

Banyak orang yang bersedia untuk donor darah, tapi tidak semua orang dapat melakukannya. Sebelum donor darah, perlu dilakukan pemeriksaan untuk memastikan keamanan darah bagi penerima dan pendonor tetap sehat setelah melakukan donor darah.

Yang berhak menyelenggarakan dan mengelola stok darah yaitu Palang Merah Indonesia (PMI). Berikut beberapa syarat yang mesti kamu ketahui apabila ingin mendonorkan darah menurut PMI, yaitu:

  • Sehat jasmani dan rohani.
  • Berusia 17-60 tahun (usia 17 tahun diperbolehkan menjadi pendonor bila mendapatkan izin tertulis dari orang tua).
  • Berat badan minimal 45 kg.
  • Temperatur tubuh 36,6 – 37,5 derajat Celcius.
  • Tekanan darah baik, yaitu sistole 110-160 mmHg, diastole 70-100 mmHg.
  • Denyut nadi teratur, berada sekitar 50-100 kali/menit.
  • Memiliki hemoglobin minimal 12 gram untuk perempuan, sedangkan untuk laki-laki 12,5 gram.

Nah, semua syarat donor di atas adalah pemeriksaan awal, kamu akan melalui pemeriksaan fisik, termasuk juga mengetahui golongan darah. Kemudian petugas menilai apakah kamu bisa melakukan donor darah atau tidak.

Meski kamu memenuhi persyaratan, tapi tidak bisa mendonorkan darah setiap saat. PMI membatasi setiap tahun tiap orang hanya bisa melakukan 5 kali donor darah dengan jarak donor sekurang-kurangnya 3 bulan sekali.

Orang yang tidak boleh mendonorkan darah

Ada beberapa orang yang tidak diperbolehkan untuk mendonorkan darahnya karena beberapa kondisi yang bisa membahayakan diri sendiri atau juga yang menerima donor darah, seperti:

  • Tidak mendapatkan izin dari dokter karena alasan kondisi kesehatan.
  • Menderita kencing manis (diabetes mellitus).
  • Memiliki penyakit paru-paru dan jantung.
  • Mengidap kanker.
  • Menderita epilepsi dan sering kejang.
  • Memiliki perdarahan abnormal atau kelainan darah lainnya.
  • Mengidap sifilis.
  • Penderita dan pernah menderita hepatitis B atau C.
  • Kecanduan alkohol.
  • Mengidap atau berisiko tinggi HIV/AIDS
  • Hipertensi.
  • Ketergantungan narkoba.

Selain itu, ada juga beberapa kondisi yang mengharuskan kamu menunda untuk mendonorkan darah, seperti:

  • Sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.
  • Dalam jangka waktu 6 bulan setelah melakukan tato dan tindik telinga.
  • Dalam jangka waktu 72 jam setelah operasi gigi.
  • Sedang hamil atau menyusui.
  • Dalam waktu 6 bulan setelah operasi kecil.
  • Disuntik vaksin polio, influenza, difteri, tetanus dalam 24 jam sebelumnya.

Banyak yang mengatakan bahwa perempuan yang sedang menstruasi tidak bisa melakukan donor darah. Namun, sebenarnya donor darah masih bisa dilakukan jika tidak merasa sakit dan memenuhi standar hemoglobin yang dianggap aman untuk melakukan donor darah. 

Prosedur donor darah

Prosedur donor darah. Foto www.pmi.com

Jika kamu merasa sudah memenuhi syarat donor darah, dan juga tidak termasuk dalam orang yang tidak boleh mendonor. Maka kamu bisa langsung mendaftarkan diri di Unit Donor Darah (UDD) PMI terdekat yang ada di daerah kamu.

Saat ini sudah ada 211 UDD yang tersebar di 210 kabupaten dan kota.  Atau mengunjungi Gerai Donor Darah di beberapa mol, PMI juga telah memobilisasi 100 unit mobil donor darah. 

Donor darah sebenarnya relatif aman, tapi jika kamu merasa pusing, lemas, dan nyeri pada titik pengambilan darah, segeralah hubungi tenaga medis yang membantu proses donor darah.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

PMI. Diakses pada 31/5/20. PELAYANAN DONOR DARAH

PMI. Diakses pada 31/5/20. DONOR SEKARANG – DILARANG DONOR DARAH

Ayo Donor. Diakses pada 31/5/20. Give Blood Save Life

UTD PMI Provinsi DKI Jakarta. Diakses pada 31/5/20. Tentang Donor Darah

Medical News Today (2017). Diakses pada 31/5/20. Advantages and disadvantages of donating blood

    register-docotr