Info Sehat

Khawatir Serangan Jantung Saat Tidur? Ini Faktanya!

October 26, 2020 | Richaldo Hariandja
feature image

Serangan jantung saat tidur sama berbahayanya dengan yang terjadi saat kamu terjaga. Kondisi ini bisa membuat kamu bangun atau tidak sama sekali, lho.

Karena itu, beberapa kejadian serangan jantung saat tidur tidak menimbulkan tanda atau rasa tidak nyaman pada penderitanya. Meskipun tidak selalu terjadi, tapi serangan jantung saat tidur ini bisa berujung pada kematian mendadak.

Penyebab serangan jantung saat tidur

Serangan jantung saat kamu tidur atau terjaga memiliki penyebab yang sama. Hal ini dikatakan neurologist dari University of Tennessee Medical Center, Jeffrey H. Johnson, MD, dalam laman livestrong.com.

Penyebabnya tidak lain adalah penyumbatan arteri yang disebabkan oleh tumpukan lemak, kalsium, protein dan sel inflamasi yang membentuk plak. Sumbatan ini akan mengeras ketika dibungkus oleh darah beku.

Penyumbatan di arteri ini akan membuat otot jantung kesulitan mendapat oksigen hingga akhirnya kelaparan. Selanjutnya otot ini akan mati dan menyebabkan kerusakan permanen.

Tingkat kerusakan otot jantung ini tergantung dari seberapa besar area yang ditopang oleh arteri yang mengalami penyumbatan ini serta waktu yang kamu butuhkan saat serangan jantung terjadi hingga penanganan dilakukan.

Tanda dan gejala serangan jantung saat tidur

Gejala serangan jantung yang dialami oleh tiap orang berbeda-beda. Meskipun demikian, sakit di dada adalah gejala paling umum.

Untuk serangan jantung saat tidur, setidaknya tanda-tanda berikut ini perlu kamu waspadai:

  • Sakit atau rasa tidak nyaman di dada
  • Napas yang memendek
  • Mual dan muntah
  • Nyeri atau tidak nyaman di rahang, pundak, leher, tangan, punggung atau area di atas pusar kamu
  • Merasa pusing atau kepala terasa berputar
  • Keringat dingin

Kalau gejala tersebut kamu rasakan pada saat tidur dan membuatmu bangun, maka segeralah cari pertolongan medis. Tindakan medis harus segera dilakukan ketika kamu mengalami serangan jantung untuk meminimalkan kerusakan yang terjadi.

Waktu paling optimal untuk memberikan penanganan bagi serangan jantung adalah dalam 1-2 jam setelah gejala serangan jantung muncul. Menunggu lebih lama hanya akan menambah kerusakan di jantung dan menurunkan peluang untuk tetap hidup.

Waspadai serangan jantung senyap

Beberapa serangan jantung tidak memiliki gejala yang bisa kamu kenali. Kondisi ini disebut juga dengan silent heart attack.

Serangan jantung senyap ini juga bisa terjadi saat kamu terlelap dan beberapa di antaranya tidak bergejala, memiliki gejala yang sedikit atau gejala yang tidak dikenali.

Clinical cardiologist dari Heart Hospital of Austin, Deborah Ekery, M.D., dalam laman goredforwomen.org menyebut sekalipun nyaris tanpa gejala, tetap ada sumbatan ke jantung dan rusaknya otot jantung yang terjadi.

Meskipun demikian, beberapa gejala tidak spesifik dan halus ini bisa terjadi ketika kamu memiliki serangan jantung senyap:

  • Masalah di pencernaan
  • Gejala seperti flu
  • Otot dada atau punggung meregang
  • Adanya rasa tidak nyaman di rahang, punggung bagian atas atau lengan

Pencegahan serangan jantung saat tidur

Tidak ada cara terbaik untuk mengatasi segala penyakit selain dengan melakukan pencegahan. Hal ini juga berlaku pada serangan jantung. 

Oleh karena itu kamu harus mengenali berbagai faktor risiko penyakit ini. Seperti:

  • Merokok
  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Kolesterol darah yang tinggi
  • Kelebihan berat badan atau obesitas
  • Makan makanan tidak sehat
  • Kurang aktivitas fisik
  • Gula darah tinggi 

Jika kamu memiliki satu atau lebih faktor risiko tersebut, maka kamu harus melakukan pencegahan supaya serangan jantung tidak datang, termasuk saat terlelap. Lakukan langkah-langkah berikut:

Makan makanan yang sehat

Penuhi piring kamu dengan sayuran segar dan protein tanpa lemak, pilihlah gandum utuh ketimbang yang diproses. Kamu juga harus membatasi gula, garam dan lemak trans dalam makananmu.

Banyak bergerak

Mulailah banyak melakukan aktivitas fisik karena salah satu risiko dari serangan jantung adalah gaya hidup minim gerak. Caranya sederhana, cukup dengan berjalan di sekitar tempat tinggal kamu, di perlintasan lari di sekolah atau di tempat perbelanjaan.

Berhenti merokok

Berhenti merokok adalah cara terbaik untuk meningkatkan kualitas kesehatan. Selain serangan jantung, kamu juga bisa terhindar dari berbagai penyakit mematikan lainnya jika berhenti merokok.

Demikianlah segala sesuatu tentang serangan jantung saat tidur yang perlu kamu pahami. Jangan lupa untuk waspada dan kurangi faktor risiko yang memicu penyakit ini, ya!

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Live Strong, diakses 20 Oktober 2020. Could You Have a Heart Attack While Sleeping?
  2. WebMD, diakses 20 Oktober 2020. Heart Attack
  3. National Heart, Lung and Blood Institute, diakses 20 Oktober 2020. Heart Attack
  4. Go Red for Women, diakses 20 Oktober 2020. What is a Silent Heart Attack?
    register-docotr