Info Sehat

Sama-Sama Bikin Ngilu, Apa Bedanya Gigi Berlubang dan Sensitif?

November 7, 2020 | Arianti Khairina | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Terjadinya rasa ngilu pada gigi seringkali dialami banyak orang. Hal tersebut bisa disebabkan karena gigi berlubang ataupun gigi sensitif walaupun sekilas mirip, keduanya memiliki beberapa perbedaan.

Perbedaan gigi berlubang dan gigi sensitif

Apa itu gigi berlubang?

Dilansir dari Mayo Clinic, gigi berlubang adalah area yang rusak secara permanen di permukaan keras gigi yang berkembang menjadi lubang kecil.

Gigi berlubang, juga disebut karies, disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor, termasuk bakteri di mulut, sering ngemil, mengonsumsi minuman manis, dan tidak membersihkan gigi dengan baik.

Gigi berlubang adalah salah satu masalah kesehatan paling umum yang dialami oleh banyak orang di dunia. Namun, kasus gigi berlubang ini lebih umum terjadi pada anak-anak, remaja dan orang dewasa bahkan bayi.

Kemudian perlu kamu ketahui jika rasa ngilu yang muncul akibat gigi berlubang, pada umumnya hanya akan terasa di area yang mengalami kerusakan.

Kemudian perhatikan lagi, bahwa rasa ngilu tersebut semakin terasa tergantung pada tingkat kerusakan gigi. Rasanya akan semakin ngilu ketika kamu sedang mengunyah makanan atau minum minuman dingin.

Apa itu gigi sensitif?

Melansir penjelasan dari laman Healthline, gigi sensitif atau hipersensitivitas dentin persis seperti namanya yaitu timbulnya rasa nyeri atau ketidaknyamanan pada gigi sebagai respons terhadap rangsangan tertentu, seperti suhu panas atau dingin.

Ini mungkin masalah gigi yang terjadi sementara atau kronis, dan dapat mempengaruhi satu gigi bahkan hingga semua gigi dalam satu individu.

Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa hal berbeda, tetapi sebagian besar kasus gigi sensitif dapat dengan mudah dirawat dengan mengubah cara menjaga kebersihan mulut.

Jelas berbeda jika rasa ngilu pada gigi sensitif, umumnya muncul hampir pada seluruh gigi. Rasa ngilu ini juga biasanya bersifat lebih ringan dan sementara saja.

Cara mengatasi

Seperti penjelasan di atas bahwa keduanya berbeda, penanganan untuk mengatasi ngilu akibat gigi sensitif dan gigi berlubang pun berbeda.

Gigi berlubang tentu memerlukan pemeriksaan dan penanganan oleh dokter gigi. Sedangkan untuk meredakan ngilu karena gigi sensitif, kamu dapat melakukan beberapa hal berikut ini seperti melansir dari laman Mayo Clinic:

  • Sangat disarankan untuk menggunakan pasta gigi khusus, jika kamu memiliki gigi sensitif.
  • Pilih pasta gigi yang dibuat khusus untuk gigi sensitif. Perhatikan baik-baik, pada umumnya pasta gigi sensitif itu mengandung bahan yang tidak mengiritasi enamel gigi.
  • Gunakan pasta gigi khusus gigi sensitif tertentu yang mengandung strontium chloride yang dapat meredakan kepekaan gigi terhadap makanan atau minuman penyebab gigi ngilu.

Gunakan air garam untuk berkumur

Sudah tidak asing lagi, untuk kumur pakai garam jika merasakan sakit gigi. Air garam diketahui dapat membantu meredakan ngilu akibat gigi sensitif.

Selain itu, berkumur air garam juga dapat membantu mengangkat sisa makanan yang mungkin masih menempel di sela-sela gigi dan berpotensi menyebabkan infeksi bakteri.

Gunakan sikat gigi dengan bulu yang lembut

Perhatikan juga pemilihan sikat gigi lho. Tujuan menggunakan bulu lembut secara perlahan adalah untuk mengangkat sisa makanan yang menempel pada sela-sela gigi.

Jangan menyikat gigi terlalu keras, karena ini akan membuat lapisan enamel gigi menjadi lebih tipis dan gigi semakin sensitif.

Jika ada pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan gigi? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Carifree.com (2020) diakses 6 November 2020.Is it A Cavity or Sensitivity? The Worst Guessing Game to Lose
  2. Healthline.com (2018) diakses pada 6 November 2020. Why Are My Teeth So Sensitive?
  3. Mayoclinic.org (2017) diakses pada 6 November 2020. Cavities/tooth decay 

 

    register-docotr