Info Sehat

Pernah Kesetrum saat Menyentuh Orang Lain? Ini Penjelasan Ilmiahnya!

September 17, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Tersengat aliran listrik atau kesetrum bisa terjadi bukan hanya saat kamu menyentuh benda-benda elektronik saja. Beberapa benda seperti daun pintu, handle mobil hingga menyentuh orang bisa membuat kamu kesetrum, lho!

Jangan panik, itu semua merupakan sensasi yang kamu dapat karena kamu bersentuhan dengan listrik statis. Listrik statis sendiri merupakan tumpukan aliran listrik dalam sebuah benda, termasuk di tubuh manusia.

Baca Juga: Social Media Detox Kian Populer, Ini 4 Manfaatnya untuk Kesehatan Mental

Aliran listrik statis disebabkan atom

Aliran listrik statis ini terjadi karena satu partikel kecil yang disebut atom. Dan yang perlu kamu ketahui, seluruh dunia ini dipenuhi dan terbuat dari atom, mulai dari ballpoint yang kamu genggam, hingga hidung yang menempel di wajah.

Atom berukuran sangat kecil dan kamu tidak dapat melihatnya dengan mata telanjang, untuk itu kamu butuh mikroskop khusus untuk melihatnya. Atom sendiri terbentuk oleh partikel yang lebih kecil, yaitu:

  • Proton: Partikel yang memiliki muatan positif
  • Elektron: Partikel yang memiliki muatan negatif
  • Neutron: Partikel tanpa muatan

Biasanya, atom akan memiliki kandungan proton dan elektron yang sama, sehingga atom ini dikatakan netral. Nah, listrik statis ini tercipta ketika aliran positif tidak seimbang, proton dan neutron tidak banyak bergerak dibandingkan elektron yang senang melompat ke mana-mana.

Elektron bisa mengalir ke dalam atau keluar tubuh ketika kamu bergesekan dengan beberapa benda seperti kaca, rambut dan kain. Ketika kamu bergesekan dengan material itu, maka elektron akan mengalir dan menumpuk di dalam tubuh.

Perpindahan elektron sebabkan setruman

Ketika sebuah benda atau orang memiliki elektron berlebih, maka dia memiliki aliran yang negatif. Setiap aliran yang saling bertolak belakang pada prinsipnya akan saling menarik, jadi aliran positif akan mencari aliran negatif dan sebaliknya.

Aliran listrik terjadi ketika salah satu objek kehilangan elektron dan menjadi beraliran positif, sementara yang lainnya akan menerima elektron lalu menjadi beraliran negatif. 

Elektron ini bisa berpindah ketika kamu bersentuhan dengan material konduktor ataupun dengan orang lain, sehingga sensasi tersetrum itu terjadi. Material konduktor lain adalah benda-benda yang terbuat dari besi.

Apakah listrik statis di tubuh ini berbahaya?

Sebuah jurnal Environmental Health menerbitkan sebuah kajian literatur terkait efek biologis paparan listrik statis pada manusia dan vertebrata. Hasilnya, para peneliti tidak menemukan ada efek biologis tertentu dari paparan listrik statis.

Para peneliti percaya jika tubuh manusia dapat merasakan kehadiran listrik statis ini dalam kadar tertentu, itu sebabnya sensasi tersetrum timbul. Meskipun demikian, para peneliti menyarankan agar dilakukan kajian lebih lanjut terkait hal ini.

Bagaimana cara menyingkirkan listrik statis dari tubuh?

Cara paling mudah untuk menghilangkan listrik statis dari tubuh adalah biarkan dia menghilang dengan sendirinya. Jadi ketika kamu merasa rambut kamu berdiri, itu tanda ketika daya setrum akan terjadi, untuk itu duduk diam lah.

Pada saat itu, hentikan semua gesekan-gesekan yang bisa menyebabkan tumpukan elektron di dalam tubuh. Gesekan tersebut bisa dari material di sekitar kamu, atau ketika kamu bersentuhan dengan orang yang memiliki elektron lebih banyak.

Pada intinya elektron akan berusaha untuk keluar dari tubuh. Untuk itu, cara paling cepat menyingkirkannya adalah dengan menyentuh benda-benda konduktor yang tidak langsung menyentuh tanah.

Kamu juga bisa segera melepaskan sepatu atau alas kaki kamu sesegera mungkin saat kamu sedang berada di luar ruangan untuk membuat elektron lepas dari tubuh.

Baca Juga: Jaga Kesehatan Mental Selama #dirumahaja dengan Video Call, Bisa! Begini Penjelasannya!

Bagaimana mencegah listrik statis menumpuk di tubuh?

Untuk mencegah penumpukan listrik statis, hindari atau hentikan gesekan dengan benda-benda yang bisa menyebabkan elektron menumpuk. Salah satu cara paling mudah adalah dengan mengaplikasikan pelembap ke kulit yang kering.

Pemberian pelembap penting dilakukan ketika udara sedang kering, karena udara kering akan menyebabkan elektron berpindah dengan mudah. Kamu juga bisa gunakan ionizer untuk menyeimbangkan kembali elektron di dalam ruangan dan mencegah listrik statis menumpuk.

Jika ternyata penumpukan listrik statis ini disebabkan olehpakaian yang kamu pakai, kurangi pemakaian baju berbahan nilon dan polyester. Lebih baik pilih pakaian yang mengandung 100 persen katun untuk menutupi kulit kamu.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Kidshealth.org diakses 17 September 2020. Why Do I Get an Electric Shock?
  2. Sciencing.com (2018) diakses 17 September 2020. How to Get Rid of Static Electricity in the Body
  3. Ehjournal.biomedcentral.com (2017) diakses 17 September 2020. Biological effects of exposure to static electric fields in humans and vertebrates: a systematic review
  4. Iflscience.com (2018) diakses 17 September 2020. Why Have You Been Getting More Static Electric Shocks Recently? 
    register-docotr