Info Sehat

Perhatikan, 12 Penyakit Ini Bisa Ditandai oleh Gejala Berupa Sakit Dada

September 17, 2020 | Dewi Nurfitriyana | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Dada yang terasa sakit adalah gejala gangguan kesehatan yang tidak boleh diabaikan. Kondisi ini sering dikaitkan dengan pertanda serangan jantung dan berbagai masalah kesehatan lainnya.

Ya, nyeri dada kerap dikaitkan dengan gangguan paru-paru, kerongkongan, otot, tulang rusuk, sampai saraf.

Untuk mengetahui lebih lanjut penyakit apa saja yang bisa ditandai oleh gejala sakit dada, simak ulasannya berikut ini, yuk!

Baca juga: Manfaat Buah Plum untuk Kesehatan, Atasi Sembelit sampai Cegah Osteoporosis

Penyakit-penyakit dengan gejala berupa nyeri dada yang harus diwaspadai

Apa saja jenis penyakit yang sama-sama memiliki gejala berupa nyeri dada dan perlu diwaspadai? Berikut daftarnya:

1. Radang otot

Dilansir Medicalnewstoday, radang otot dan tendon di sekitar tulang rusuk dapat menyebabkan nyeri dada yang berlangsung terus-menerus.

Hal ini biasanya akan menjadi semakin parah, ketika beban aktivitas kamu bertambah besar.

2. Tulang rusuk yang terluka

Cedera pada tulang rusuk seperti memar dan patah tulang juga bisa membuat dada terasa sakit.

Kondisi ini biasanya diawali dengan adanya suara retakan, atau karena adanya sakit yang luar biasa pada bagian dada saat kejadian cedera berlangsung.

3. Tukak lambung dalam jangka panjang

Tukak lambung adalah luka di lapisan perut yang biasanya tidak sampai menyebabkan rasa sakit. Namun jika kondisi ini dibiarkan dalam jangka panjang, bisa menimbulkan rasa tidak nyaman yang berulang di area dada.

Untuk mengatasinya, kamu bisa mengonsumsi antasida. Cara ini biasanya cukup efektif meredakan nyeri dada yang disebabkan oleh tukak lambung.

4. Penyakit gastroesophageal reflux (GERD)

GERD atau penyakit asam lambung, biasanya ditandai dengan isi perut yang naik kembali ke tenggorokan. Situasi ini dapat menyebabkan sensasi terbakar pada dada, sekaligus rasa asam di dalam mulut.

Baca juga: Ini 10 Manfaat Talas untuk Tubuh, dari Menjaga Kesehatan Jantung hingga Kulit

5. Serangan jantung

Apabila aliran darah yang melalui pembuluh darah jantung mengalami penurunan, maka sel otot pada jantung bisa mengalami kematian. Ini dapat menyebabkan rasa sakit pada dada, yang menyerupai nyeri dada angina.

Bedanya dengan angina, serangan jantung yang satu ini lebih bersifat parah di bagian tengah atau kiri dada, dan tidak bisa berkurang dengan istirahat.

Kondisi ini umum disertai dengan muncul keringat dalam jumlah banyak, mual, sesak napas, atau tubuh menjadi lesu dan ngilu-ngilu.

6. Miokarditis

Selain nyeri dada, radang otot jantung (miokarditis) juga dapat menyebabkan demam, kelelahan, detak jantung menjadi lebih cepat, dan kesulitan bernapas.

Meskipun tidak ada penyumbatan, gejala penyakit yang satu ini dapat menyerupai serangan jantung.

7. Asma

Merupakan gangguan pernapasan yang umum terjadi, masalah kesehatan ini juga banyak ditandai dengan peradangan pada saluran udara. Hal ini mau tak mau akan membuat dada jadi terasa nyeri.

Gejala lain yang dapat menyertai penyakit ini adalah sesak napas, batuk, dan muncul suara sesak saat bernapas.

Baca juga: Punya Asma? Ketahui Beberapa Faktor Penyebab Asma Kambuh Berikut Ini

8. Gangguan pada kesehatan paru-paru

Ketika udara menumpuk di ruang antara paru-paru dan tulang rusuk, kondisi ini bisa membuat paru-paru menjadi bermasalah.

Selanjutnya kamu akan mengalami kolaps paru-paru, dengan gejala berupa nyeri dada mendadak saat bernapas. Gejala lain yang bisa ikut menyertai gangguan ini adalah sesak napas, kelelahan, dan detak jantung yang menjadi cepat.

9. Kostokondritis

Istilah ini digunakan untuk menjelaskan radang tulang rawan yang terdapat pada tulang rusuk.

Mengingat lokasinya yang berada di balik dada, nyeri kostokondritis juga akan membuat dada terasa sakit, terutama saat duduk atau berbaring dalam posisi tertentu.

10. Gangguan kontraksi esofagus

Gangguan kesehatan yang satu ini terjadi akibat adanya kejang atau kontraksi pada pipa makanan. Kondisi ini juga bisa menyebabkan nyeri dada.

11. Hipersensitivitas esofagus

Perubahan tekanan pada pipa makanan atau adanya asam yang naik secara tiba-tiba, terkadang bisa menyebabkan rasa sakit yang parah pada area dada.

Sayangnya sampai saat ini, para ahli belum dapat memastikan apa yang menyebabkan terjadinya kepekaan ini.

12. Hernia hiatus

Hernia hiatus adalah kondisi di mana ada bagian perut mendorong ke atas ke dada. Jenis hernia ini sangat umum dan mungkin tidak menimbulkan gejala apapun.

Namun jika perut bagian atas terdorong ke bagian bawah dada setelah makan, maka dapat menimbulkan gejala GERD seperti mulas dan nyeri dada.

Demikian informasi tentang beberapa jenis penyakit yang sama-sama menimbulkan gejala berupa nyeri dada. Jika kamu mengalaminya, segera cek ke dokter untuk memastikan penyebabnya, ya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

What’s Causing My Chest Pain? https://www.webmd.com/pain-management/guide/whats-causing-my-chest-pain#1 diakses pada 16 September 2020

What could cause chest pain? https://www.medicalnewstoday.com/articles/321650#Possible-causes-of-chest-pain diakses pada 16 September 2020

 

    register-docotr