Info Sehat

Serba-serbi Operasi Katarak: Prosedur, Efek Samping dan Rincian Biaya

June 9, 2020 | Fitri Chaeroni
feature image

Operasi katarak adalah prosedur yang dilakukan untuk mengangkat lapisan lensa mata yang menjadi buram lalu menggantinya dengan lensa pengganti. Lensa mata yang sehat umumnya bening dan jernih.

Katarak menyebabkan lensa mata menjadi keruh dan mengganggu penglihatan orang yang menderitanya.

Apakah operasi katarak aman dilakukan? Apa saja yang perlu kamu ketahui tentang operasi ini? Yuk, ketahui selengkapnya!

Apa itu katarak?

Katarak adalah penyakit yang menyebabkan timbulnya lapisan padat dan keruh di lapisan mata. Kondisi ini bisa terjadi saat protein di mata membentuk gumpalan yang mencegah lensa mengirimkan gambar secara jelas ke retina.

Lapisan katarak tumbuh dari waktu ke waktu, dan bisa mengganggu penglihatan. Seseorang bisa saja mengalami katarak di kedua matanya, ada juga yang mengalaminya hanya di salah satu mata. Penyakit ini lebih umum terjadi pada lansia. 

Apakah operasi katarak harus dilakukan?

Untuk mengobati penyakit ini, dokter biasanya menyarankan prosedur operasi katarak apalagi jika pandangan sudah terganggu dan menyulitkan aktivitas sehari-hari.

Umumnya pada penderita tahap awal, kamu tidak akan menyadari adanya perubahan pada penglihatan. Kamu masih bisa melihat dengan baik dengan bantuan kacamata khusus, menggunakan lensa pembesar, atau mengandalkan pencahayaan yang lebih terang.

Namun ada baiknya dilakukan sesegera mungkin agar tidak semakin memburuk. Saat memburuk, katarak bisa sebabkan banyak gejala. Mulai dari pandangan yang kabur hingga penglihatan ganda.

Hingga saat ini belum ada obat atau obat tetes mata yang terbukti mampu menyembuhkan katarak secara total. Jadi, prosedur operasi masih menjadi pilihan terbaik.

Manfaat operasi katarak

Setelah menjalani operasi ini, kamu akan mendapatkan beberapa manfaat di antaranya:

  • Bisa melihat objek dengan fokus
  • Tidak perlu mengernyitkan dahi atau menyipitkan mata saat melihat di lokasi dengan cahaya terang
  • Dapat melihat setiap warna dan membedakannya dengan baik

Jika kamu memiliki kondisi lain yang mempengaruhi kondisi mata, seperti diabetes atau glaukoma, kamu mungkin masih memiliki penglihatan terbatas bahkan setelah operasi berhasil.

Efek samping yang mungkin terjadi

Selama dilakukan dalam prosedur yang baik, operasi katarak termasuk prosedur yang aman dan tidak memiliki efek samping berbahaya.

Risiko terjadinya efek samping sangat kecil. Tapi meskipun kasusnya jarang, berikut beberapa efek samping dari operasi katarak yang bisa terjadi:

  • Infeksi pada mata dan terjadinya pembengkakan
  • Pendarahan
  • Ablasio retina, yakni kondisi putusnya lapisan jaringan retina yang ada di bagian belakang mata
  • Kelopak mata terkulai
  • Katarak sekunder
  • Dislokasi lensa buatan
  • Kehilangan penglihatan

Risiko komplikasi semakin besar apabila kamu memiliki penyakit mata lain atau kondisi medis yang serius. 

Biaya operasi katarak

Biaya yang dibutuhkan bisa berbeda tergantung rumah sakit yang melayani, prosedur yang dilakukan, tipe lensa yang digunakan, dan juga kondisi mata kamu.

Rata-rata biaya operasi katarak di Indonesia mulai dari 6,5 juta hingga 17 juta rupiah untuk per satu bola mata.

Untuk kamu yang berencana menjalani operasi katarak, kamu bisa menjalaninya secara gratis dengan layanan BPJS Kesehatan. 

Persiapan sebelum operasi

Satu minggu sebelum melakukan operasi, dokter biasanya akan melakukan tes ultrasound pada mata untuk memastikan ukuran dan bentuk dari mata kamu. Ini dilakukan untuk menentukan jenis lensa implan yang tepat.

Ya, kebanyakan orang yang menjalani operasi akan diberikan lensa mata implan untuk menggantikan lensa yang sudah buram akibat katarak. Lensa implan ini berguna untuk meningkatkan kemampuan penglihatan.

Lensa implan ini terbuat dari plastik, akrilik, atau silikon. Dokter juga akan menentukan lensa implan jenis apa yang cocok berdasarkan gaya hidup kamu.

Tahapan penting selama operasi

Operasi katarak biasanya dilakukan selama 45 menit sampai 1 jam dan tidak memerlukan rawat inap.

Apabila kamu diberikan obat anestesi lokal, petugas medis kemungkinan akan menyuntikkan kamu obat penenang untuk membantu kamu lebih rileks. Namun semua tetap sesuai kebutuhan dan kondisi masing-masing.

Penggunaan obat penenang ini akan membuat kamu tetap terjaga namun merasa pusing selama operasi. Setelah melakukan anestesi, dokter akan meneteskan beberapa obat tetes mata untuk melebarkan pupil kamu.

Selanjutnya dokter akan membuat sayatan di mata dan mengangkat lapisan lensa mata yang buram. Setelah itu lensa mata implan yang sudah disiapkan akan ditanamkan di sana.

Metode pembedahan katarak

metode pembedahan operasi katarak
2 Jenis metode pembedahan operasi katarak. Sumber Foto : https://www.mayoclinic.org/

Untuk metode pembedahannya sendiri ada 2 macam:

1. Phacoemulsification

Pertama menggunakan ultrasound untuk menghancurkan lapisan katarak dan mengangkatnya. Pada prosedur ini dokter membuat sayatan kecil di depan mata (kornea) dan memasukkan probe tipis ke dalam lensa di mana katarak telah terbentuk.

Dengan ultrasound lapisan katarak itu akan dihancurkan dan disedot keluar. Bagian paling belakang dari lensa (kapsul lensa) dibiarkan utuh.

Kapsul lensa ini nantinya dijadikan tempat meletakkan lensa implan. Setelah itu akan dilakukan metode jahitan untuk menutup sayatan kecil di kornea saat prosedur selesai.

2. Pengangkatan lensa mata secara utuh

Prosedur ini membutuhkan sayatan yang lebih besar dan lebih jarang dilakukan ketimbang prosedur sebelumnya. Operasi ini biasanya dilakukan apabila kamu memiliki komplikasi mata tertentu.

Pada prosedur ini dokter akan mengangkat keseluruhan lensa mata yang sudah terkena katarak termasuk kapsul lensa bagian depan. Sementara itu kapsul lensa bagian belakang tetap dibiarkan utuh sebagai tempat menempatkan lensa implan.

Setelah operasi

Setelah operasi biasanya dokter meminta kamu mengenakan penutup mata atau pelindung selama beberapa hari setelah operasi. Bahkan kamu juga diminta untuk gunakan pelindung ketika tidur selama masa pemulihan.

Penglihatan mata kamu akan membaik beberapa hari setelah menjalani operasi. Pada awal-awal mungkin akan terlihat buram, namun akan menyesuaikan dengan sendirinya.

Kemampuan melihat mata juga bisa terlihat lebih cerah karena kamu melihat dari lensa mata baru yang masih bening. Ada kalanya kamu juga akan merasakan gatal atau tidak nyaman pada mata, tapi itu adalah hal yang normal.

Hubungi dokter apabila kamu mengalami beberapa gejala berikut ini:

  • Penglihatan hilang
  • Nyeri pada mata tidak kunjung hilang meski sudah menggunakan obat mata
  • Kemerahan pada mata yang kian memburuk
  • Pembengkakan pada kelopak mata
  • Kamu melihat adanya bintik-bintik hitam (floaters) di depan mata

Demikian informasi tentang operasi katarak yang perlu kamu ketahui. Ingat, segera cek ke dokter mata jika kamu menemui gejala-gejala seperti disebutkan di atas, ya!

Jaga kesehatan Anda dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference

Mayo Clinic. Diakses pada 7 Juni 2020. Cataracts.

Healthline. Diakses pada 7 Juni 2020. Cataract.

Mayo Clinic. Diakses pada 7 Juni 2020. Cataract surgery.

All About Vision. Diakses pada 7 Juni 2020. Cataract surgery: Everything you need to know.

NHS. Diakses pada 7 Juni 2020. Cataract surgery.

WebMD. Diakses pada 7 Juni 2020. What to Expect From Cataract Surgery.

BPJS Kesehatan. Diakses pada 7 Juni 2020. Kata Siapa Katarak Tidak Dijamin BPJS Kesehatan ?.

    register-docotr