Info Sehat

Kaya akan Herbal, Seperti Apa Manfaat Minyak Kutus-Kutus?

May 2, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Ingin konsultasi dengan dokter tentang obat-obatan herbal? Silakan chat langsung dengan dokter kami di fitur Kesehatan di aplikasi Grab. Atau langsung klik di sini untuk chat dengan dokter.

Mereka yang merasakan manfaat minyak kutus-kutus selalu memberikan terstimoni yang positif. Tidak heran kepopuleran minyak oles ini terus menanjak.

Berdasarkan data yang dilansir dari kompas.com, minyak asal Bali ini terus mengalami pertumbuhan. Jika pada 2016 produksinya hanya mencapai 5.000 botol sebulan, saat ini sudah mencapai 500.000 per bulan.

Jika mengacu pada laman resminya, kamu akan mengetahui jika minyak kutus-kutus merupakan minyak herbal yang terbuat dari 49 campuran beragam tanaman obat yang diolah secara khusus secara tradisional.

Baca Juga: Radang Tenggorokan, Sahabat Jahat si Kecil

Manfaat minyak kutus-kutus yang dipakai rutin

Berdasarkan laman resminya, beginilah manfaat minyak kutus-kutus yang bisa kamu dapatkan jika kamu rutin memakainya sehari-hari:

  • Meningkatkan metabolisme
  • Meningkatkan performa organ internal
  • Memperlancar sirkulasi darah
  • Menyeimbangkan hormon
  • Memperkuat dan merevitalisasi sistem imun kamu
  • Membantu mengatasi masalah tidur, rematik, nyeri sendi, sakit leher, otot yang sakit, keram, gangguan pencernaan, konstipasi, maag, masuk angin dan demam juga sakit kepala dan migrain
  • Membantu masalah menstruasi yang tidak lancar, sakit gigi, luka tergores dan  terbakar, gigitan nyamuk dan serangga, hingga encok dan masalah kulit gatal dan kering.

Menilik manfaat minyak kutus-kutus dari kandungannya

Dari semua manfaat yang dikatakan bisa didapatkan dari pemakaian minyak kutus-kutus, tentu kamu penasarann apa saja kandungan dari minyak ini, kan?.

Dirangkum dari berbagai sumber, inilah bahan utama minyak kutus-kutus dan manfaat yang terkandung di dalamnya:

Manfaat minyak kutus-kutus sebagai penyembuh luka bisa jadi karena ini

Salah satu bahan esensial dari minyak kutus-kutus adalah minyak kelapa. Ini tidak mengherankan karena minyak kelapa memiliki beragam manfaat, salah satunya dapat menyembuhkan luka di kulit.

Hal itu berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Departemen Biochemistry Universitas Kerala, India. Dalam penelitian yang diaplikasikan pada seekor tikus, minyak kelapa terbukti membantu percepatan penyembuhan luka.

Minyak kelapa juga terbukti meningkatkan status antioksidan dan level kolagen, protein penting yang membantu dalam proses penyembuhan luka.

Kandungan antimikroba yang dimiliki oleh minyak kelapa ternyata juga memberi manfaat dalam proses penyembuhan luka, lho. Zat ini membantu dalam mencegah infeksi dari penyembuhan luka.

Daun ashitaba untuk menyembuhkan encok dan penyakit dalam lainnya

Ashitaba merupakan tanaman herbal yang datang dari Negeri Sakura. Di Jepang, tanaman ini mulai dari akar, daun hingga batangnya memang biasa dipakai sebagai bahan untuk obat-obatan.

Keguanaan ashitaba sendiri beragam, mulai dari encok, heartburn atau GERD, maag, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, konstipasi dan demam.

Tumbuhan ini juga bermanfaat untuk pengobatan kanker dan keracunan makanan. Dan kandungan ashitaba ternyata dapat berguna sebagai antioksidan serta beberapa kandungannya dapat menghambat sekresi dari asam lambung.

Daun asli Indonesia yang dapat meningkatkan gairah seksual

Kamu pernah berkunjung ke Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah? Di sana kamu akan menemukan minuman olahan dari tanaman yang hanya tumbuh di tempat ini, Purwoceng.

Tanaman ini dalam jurnal yang disusun oleh Egi Nuryadi dan Alyaa Nabiila dari Departemen Pendidikan Biologi Universitas Siliwangi disebut memiliki manfaat afrodisiak yaitu untuk meningkatkan gairah seksual.

Selain itu, tanaman ini juga dapat digunakan sebagai obat diuretik dan tonik.

Bunga lawang, sebagai antivirus

Salah satu fungsi bunga ini adalah kemampuannya sebagai antivirus. bunga ini sering di gunakan untuk mengobati flu.

Salah satu manfaat dari rempah ini adalah sebagai antibakterial. Bunga lawang disebut dapat menjadi antibiotik melwan bakteri patogenik yang kebal terhadap obat-obatan.

Kaya antioksidan karena temulawak

Kamu tentu sudah tahu jika temulawak merupakan salah satu tumbuhan obat yang banyak tumbuh dan digunakan sebagai bahan baku obat tradisional di Indonesia.

Dalam penelitian, disebutkan bahwa ekstrak temulawak memiliki aktividas antioksidan yang tergolong aktif sehingga berpotensi sebagai antioksidan alami yang baik.

Kandungan temulawak yang kaya akan antioksidan ini berpotensi dalam menangkal radikal bebas.

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Kutuskutus.international (2016) diakses 29 April 2020. https://www.kutuskutus.international/kutus-kutus-oil
  2. Lifestyle.kompas.com (2019) diakses 29 April 2020. https://lifestyle.kompas.com/read/2019/12/07/090000820/minyak-kutus-kutus-ramuan-dari-alam-yang-jadi-fenomena?page=all
  3. Healthline.com (2017) diakses 29 April 2020. https://www.healthline.com/nutrition/coconut-oil-and-skin#section6
  4. Ncbi.nlm.nih.gov (2010) diakses 29 April 2020. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20523108
  5. Webmd.com (2020) diakses 29 April 2020. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-1134/ashitaba
  6. Jurnal.ugm.ac.id (2018) diunduh 29 April 2020. https://jurnal.ugm.ac.id/jtbb/article/download/38849/23413
  7. Healthline.com (2018) diakses 29 April 2020. https://www.healthline.com/nutrition/star-anise#culinary-uses
  8. Jurnal.unimus.ac.id (2010) diunduh 29 April 2020. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/psn12012010/article/download/1219/1272
    register-docotr