Info Sehat

Jangan Kesiangan Lagi! Ini Manfaat Bangun Pagi bagi Kesehatan Tubuh

December 26, 2020 | Richaldo Hariandja | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Tuntutan pekerjaan dan aktivitas seringkali meminta kamu untuk bisa bangun pagi. Jangan mengeluh dulu, karena banyak manfaat bangun pagi untuk kesehatan, lho!

Menjadi morning person atau orang yang bangun dan beraktivitas di pagi hari adalah hal yang tidak mudah. Namun ketika kamu bisa melakukannya, kebiasaan ini akan memengaruhi produktivitas kamu sepanjang hari.

Manfaat bangun pagi untuk kesehatan

Manfaat dasar dari bangun pagi adalah sensasi segar dan lebih bertenaga. Laman Psychology Today menyebut tenaga tersebut akan mulai menurun seiring hari berlalu dan morning person memilih tidur lebih cepat dan menikmati matahari terbit esok hari.

Selain itu, ini dia manfaat lain dari bangun pagi:

Meningkatkan performa otak

Sebuah penelitian yang dipublikasi dalam Indian Journal of Physiology and Pharmacology menyebut orang India selama ini sudah menjadi kebiasaan bangun pagi sebagai resep dari disiplin diri.

Tradisi ini ternyata memberikan pengaruh pada kerja otak sebagaimana yang ditemukan dalam penelitian tersebut. 

Dikatakan kalau kelompok responden yang bangung sebelum pukul 04:30 di pagi hari lebih memiliki kemampuan mengingat lebih baik ketimbang kelompok responden yang dibolehkan bangun sebelum pukul 07:00.

Jauh dari kebiasaan tidak sehat

Tidak bisa bangun pagi biasanya dipengaruhi oleh waktu tidur mu di malam hari. Semakin kamu tidur larut malam, semakin siang kamu akan bangun karena kebutuhan jam tidur tubuh harus dipenuhi.

Ketika kamu bisa membiasakan diri bangun pagi, maka kamu pun akan memiliki jam tidur lebih cepat. Kamu tidak perlu tidur hingga larut malam yang identik dengan kebiasaan tidak sehat.

Laman Psychology Today menyebut mereka yang tidur larut malam biasanya menikmati waktu mereka dengan minum alkohol, merokok hingga ngemil di malam hari. Laman tersebut menyebut kebiasaan ini membuat orang mati lebih muda, lho!

Situs kesehatan Medical News Today pun menyebut kebiasaan mengonsumsi makanan tidak sehat ini juga bisa terjadi di siang hari jika kamu termasuk dalam orang yang tidur hingga larut malam dan tidak bangun pagi.

Terhindar dari penyakit berbahaya

Salah satu manfaat dari bangun pagi adalah kamu akan jauh dari bahaya kesehatan yang bisa timbul akibat melek hingga malam hari. Salah satu penyakit yang mengancam adalah diabetes tipe 2.

Laman Medical News Today menyebut mereka yang gemar tidur hingga malam hari 2,5 kali lebih rentan mengidap diabetes tipe 2 ketimbang yang memiliki waktu tidur normal. 

Bahkan, studi tersebut menyebut jika evening person (kebalikan morning person) tidak memiliki kemampuan kontrol diabetes yang baik, lho. 

Ini karena sejatinya level gula darah akan menurun di malam hari. Namun kalau kamu memiliki kebiasaan melek dan ngemil di malam hari, maka gula darah akan melonjak bertentangan dengan proses biasanya di dalam tubuh.

Tidur lebih berkualitas dan nyenyak

Manfaat lain dari bangun pagi adalah nantinya kamu bisa tidur lebih berkualitas di malam hari. Dengan kualitas tidur yang baik, maka kamu akan terhindar dari insomnia ataupun gangguan tidur lainnya. 

Tidur berkualitas akan menghasilkan banyak manfaat lainnya, di antaranya membuat kamu menjadi lebih mudah berkonsentrasi, mood lebih baik hingga tidak mudah tersulut emosi.

Lebih aktif sepanjang hari

Sebuah kajian yang diterbitkan dalam jurnal Neuropsychiatric Disease and Treatment menyebut kalau anak-anak yang bangun lebih pagi menunjukkan aktivitas fisik yang lebih tinggi ketimbang mereka yang bangun lebih siang.

Dengan aktivitas yang tinggi, maka risiko kesehatan pada anak seperti obesitas akan mengecil. Oleh karena itu, para peneliti berkesimpulan kalau membiasakan anak bangun pagi dapat meningkatkan kesehatan si Kecil.

Berapa lama waktu istirahat yang dibutuhkan tubuh?

Setelah kamu mengetahui bagaimana manfaat bangun pagi, hal ini jangan sampai membuat kamu memaksakan untuk bangun di pagi hari tapi tanpa waktu tidur yang cukup. Kamu harus tetap memiliki waktu istirahat yang tepat yang dibutuhkan oleh tubuh.

Situs kesehatan Healthline menyebut kalau orang dewasa membutuhkan waktu tidur setidaknya 7 jam sehari. Jika kamu tidak memiliki waktu tidur yang cukup, maka ada berbagai masalah kesehatan yang bisa menimpa kamu, di antaranya adalah:

  • Rentan jatuh sakit
  • Tekanan darah tinggi
  • Diabetes
  • Penyakit jantung
  • Obesitas
  • Depresi

Oleh karena itu, hitunglah kapan waktu terbaik untuk kamu bangun dan tidur yang cukup. Misalnya kamu ingin bangun jam 05:00, maka jangan sampai tidur di atas jam 22:00. Memiliki konsistensi waktu tidur juga penting, agar jam biologis kamu tidak terganggu.

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Psychology Today, diakses 14 Desember 2020. The Health News Is Good if You’re a Morning Person
  2. National library of Medicine, diakses 14 Desember 2020. Influence of early rising on performance in tasks requiring attention and memory
  3. National library of Medicine, diakses 14 Desember 2020.Early rising children are more active than late risers
  4. MedicalNewsToday, diakses 14 Desember 2020. The health risks of being a night owl
  5. Healthline, diakses 14 Desember 2020. Best Time to Sleep and Wake Up
  6. Verywellheath, diakses 14 Desember 2020. First Step to Better Sleep: Wake Up at the Same Time Every Day
    register-docotr