Info Sehat

Manfaat Asam Jawa, Mulai Turunkan Tekanan Darah hingga Redakan Sembelit

December 25, 2020 | Ajeng Dwiri Banyu | dr. Pitoyo Marbun
feature image

Manfaat asam jawa untuk kesehatan cukup beragam, termasuk dalam pengobatan kuno. Dalam makanan dan minuman, asam jawa juga seringkali digunakan sebagai penyedap rasa karena memberikan rasa manis yang tajam.

Berbagai nutrisi yang baik untuk tubuh terkandung di dalam asam jawa, seperti magnesium, zat besi, hingga vitamin. Nah, untuk mengetahui manfaat asam jawa lebih lanjut yuk simak penjelasan berikut. 

Baca juga: Manfaat Kecombrang bagi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya sebagai Antioksidan Lho!

Apa saja manfaat asam jawa untuk kesehatan?

Dilansir dari Healthline, asam jawa merupakan pohon kayu keras yang secara ilmiah dikenal sebagai Tamarindus indica. Pohon asam jawa menghasilkan polong seperti kacang yang diisi dengan biji di mana dikelilingi oleh pulp berserat.

Daging buah muda akan berwarna hijau dan asam, sementara ketika sudah matang berubah menjadi berair atau mirip pasta serta lebih asam manis. Asam jawa sering digunakan dalam masakan India, Afrika, dan beberapa hidangan Asia hingga Timur Tengah.

Ekstrak buah ini telah digunakan dalam pengobatan kuno, seperti mengatasi gigitan ular, malaria, diabetes, hingga sembelit. Beberapa manfaat asam jawa yang perlu diketahui, antara lain sebagai berikut:

Meningkatkan kesehatan jantung

Buah ini dapat meningkatkan kesehatan jantung karena kandungan antioksidan di dalamnya. Perlu diketahui, asam jawa mengandung polifenol, seperti flavonoid yang dapat membantu mengatur kadar kolesterol. 

Satu studi pada hamster dengan kolesterol tinggi menemukan bahwa ekstrak buah asam jawa mampu menurunkan kolesterol total. Antioksidan dalam buah ini dapat membantu mengurangi kerusakan oksidatif pada kolesterol LDL yang merupakan pendorong utama penyakit jantung. 

Menurunkan tekanan darah

Asam jawa juga relatif tinggi magnesium yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh, termasuk tekanan darah. Dalam satu ons atau 28 gram, yakni kurang dari ¼ cangkir akan menghasilkan 6 persen.

Magnesium memiliki banyak manfaat kesehatan dan berperan dalam lebih dari 600 fungsi tubuh. Karena itu, rutin mengonsumsi asam jawa diketahui dapat membantu menurunkan tekanan darah dan memiliki efek antiinflamasi dan antidiabetes. 

Memiliki efek antiviral, antijamur, dan antibakteri

Ekstrak asam jawa mengandung senyawa alami yang memiliki efek antimikroba. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa tanaman ini mungkin memiliki aktivitas antijamur, antivirus, dan antibakteri.

Tanaman asam jawa juga telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengobati penyakit malaria. Senyawa yang disebut dengan lupeol dikreditkan dengan efek antibakteri asam.

Karena resistensi antibiotik semakin meningkat, para peneliti secara khusus tertarik menggunakan tanaman ini untuk melawan bakteri.

Dapat mengurangi cedera hati

Peradangan kronis di tubuh secara tidak langsung dapat memengaruhi hati. Dalam sebuah penelitian, tikus yang menderita radang sendi diberi ekstrak biji asam jawa di mana hasilnya menunjukkan penurunan stres oksidatif hati. 

Mineral yang ditemukan dalam asam, seperti tembaga, nikel, mangan, selenium, dan besi terlibat dalam meningkatkan pertahanan tubuh. Selenium bersama dengan vitamin E mampu melindungi kandungan lipid dalam sel hati dari serangan radikal bebas.

Membantu mengelupaskan dan mencerahkan kulit

Manfaat asam jawa untuk kesehatan juga bisa diperoleh kulit karena sudah digunakan sebagai scrub alami sejak jaman dulu. Kandungan dalam asam jawa dapat mempromosikan kulit lebih halus dan cerah karena adanya asam alfa-hidroksi atau AHA.

AHA ini bersama dengan pektin dan gula terbalik dan melembapkan kulit sehingga daging buah asam dikatakan memiliki sifat pencerah kulit. Senyawa dalam asam jawa dapat menghilangkan radikal bebas di tubuh di mana secara tidak langsung mengurangi kandungan melanin di kulit.

Meredakan sakit perut dan sembelit

Asam jawa secara tradisional digunakan sebagai obat pencahar karena memiliki kandungan asam malat dan tartrat yang tinggi. Tak hanya itu, asam jawa juga mengandung kalium bitartrat yang bersama dengan bahan aktif lain dapat membantu meredakan sembelit.

Sembelit dan diare seringkali menyebabkan sakit perut. Dengan mengonsumsi ekstrak kulit batang dan akar asam jawa telah terbukti ampuh menyembuhkan sakit perut. Di Nigeria, asam jawa dikonsumsi dengan cara direndam dan dapat mengatasi sembelit.

Mencegah penyakit malaria

Asam jawa telah digunakan sebagai obat penurun panas atau obat pengontrol demam dalam pengobatan tradisional. Suku Afrika di Ghana menggunakan daun asam untuk mengobati penyakit malaria. 

Berbagai bagian tanaman ini telah digunakan untuk menyembuhkan penyakit malaria. Tak hanya itu, demam serupa yang disebabkan oleh infeksi bakteri juga dapat ditangani dengan ekstrak asam jawa.

Baca juga: Punya Banyak Manfaat bagi Kesehatan, Begini Cara Mudah Membuat Susu Kurma!

Pastikan untuk mengecek kesehatan kamu dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Jaga kesehatan kamu dan keluarga dengan konsultasi rutin bersama mitra dokter kami. Download aplikasi Good Doctor sekarang, klik link ini, ya!

Reference
  1. Stylecraze.com (2020), diakses 11 Desember 2020. 7 Health Benefits Of Tamarind + Possible Side Effects
  2. Healthline (2016), diakses 11 Desember 2020. What Is Tamarind? A Tropical Fruit With Health Benefits
  3. Webmd, diakses 11 Desember 2020. TAMARIND
  4. Plos One, diakses 11 Desember 2020, In Vivo Biochemical and Gene Expression Analyses of the Antioxidant Activities and Hypocholesterolaemic Properties of Tamarindus indica Fruit Pulp Extract

  5. Pubmed, diakses 11 Desember 2020, Tamarind seed extract mitigates the liver oxidative stress in arthritic rats
  6. Academicjournals.org, diakses 11 Desember 2020, Comparative analyses of phytochemicals and antimicrobial properties of extracts of wild Tamarindus indica pulps
    register-docotr