Info Sehat

Jangan Tunda Lagi, Cegah Risiko Penyakit dengan Jaga Lingkar Perut Normal!

August 22, 2020 | Nanda Hadiyanti | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Pernahkah kamu mendengar hubungan antara lingkar perut normal dan juga tingkat kesehatan seseorang? Ukuran lingkar perutmu ternyata bisa menjadi gambaran kondisi kesehatan tertentu, lho.

Dengan mengetahui ukuran lingkar perut, kamu bisa tahu berbagai risiko penyakit yang mungkin berkembang.

Kamu juga bisa lebih awal melakukan pencegahan sejumlah penyakit. Nah, berikut penjelasan mengenai pentingnya mengetahui ukuran tersebut dan kaitannya dengan kesehatan.

Pentingnya mengetahui ukuran lingkar perut

Dikutip dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, lebih dari 60 tahun lalu seorang dokter bernama Jean Vague mengamati orang dengan lingkar perut atau pinggang lebih besar memiliki risiko penyakit kardiovaskular dan kematian dini yang lebih tinggi.

Selain berisiko tinggi terkena penyakit kardiovaskular, memiliki lingkar perut berlebih juga dapat membuat seseorang berisiko mengembangkan penyakit terkait obesitas, seperti diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi atau hipertensi dan kemungkinan penyakit lainnya.

Ukuran lingkar perut normal

Demi mencegah diri dari risiko penyakit yang sudah disebutkan di atas, sebaiknya kamu mengetahui lingkar perutmu. Untuk memastikan apakah lingkar perutmu normal atau tidak.

Lalu berapakah ukuran lingkar perut yang umumnya dianjurkan? Dikutip dari situs Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, batas aman lingkar perut pria dewasa adalah 90 cm, sementara wanita 80 cm.

Cara tepat mengukur lingkar perut

Setelah mengetahui angka batas aman, selanjutnya kamu perlu melakukan pengukuran. Bagaimana caranya? Pengukuran tidak bisa dilakukan sembarangan, karena itu kamu perlu melakukan beberapa hal berikut ini untuk mendapatkan angka lingkar perut yang tepat.

  • Kamu perlu menyiapkan meteran dan berdiri dengan tegak
  • Kemudian cobalah untuk mencari bagian bawah tulang rusuk dan bagian atas tulang pinggul
  • Posisikan meteran di titik tengah antara bagian bawah tulang rusuk dan bagian atas tulang pinggul
  • Tarik napas dan keluarkan perlahan sebelum mengukur
  • Agar lebih mudah melihat angka meteran, tempatkanlah posisi 0 meteran tepat di pusar kamu
  • Kemudian lingkarkan meteran di pinggangmu, dan lihat angka meteran yang bertemu dengan titik 0
  • Angka tersebut adalah ukuran lingkar perutmu

Apakah kamu memiliki lingkar perut normal?

Jika ternyata jawabannya adalah melebihi batas aman, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter. Pengukuran lingkar perut adalah proses skrining awal.

Selain mengetahui ukuran tersebut, ada cara lain untuk mencari tahu apakah bentuk tubuh sudah ideal atau belum. Cara tersebut dengan menggunakan perhitungan Body Mass Index (BMI) atau disebut juga sebagai Indeks Massa Tubuh (IMT).

Untuk menghitung IMT kamu dapat menggunakan rumus berat badan dalam kilogram dibagi dengan tinggi badan dalam meter dikalikan tinggi badan dalam meter.

IMT = berat badan : (tinggi badan x tinggi badan)

Ada perhitungan berbeda antara wanita dan pria. Pada wanita dianggap kegemukan jika hasilnya sekitar 23 hingga 27 kg/m2 dan dianggap obesitas jika hasilnya di atas 27 kg/m2.

Sementara untuk pria, hasil 25 hingga 27 kg/m2 adalah kegemukan dan di atas 27 kg/m2 dianggap obesitas.

Jika lingkar perutmu di atas normal dan begitu juga dengan perhitungan IMT-mu, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter.

Perhitungan lingkar perut dan IMT adalah bagian dari skrining awal. Untuk mengetahui kondisi kesehatan lebih jelas lagi masih perlu dilakukan evaluasi atau diagnosis oleh dokter.

Apa yang bisa dilakukan untuk mendapatkan ukuran perut normal?

Jika ukuran perutmu lebih dari batas aman, kamu bisa mengupayakan beberapa cara untuk menguranginya. Dua di antaranya adalah melakukan diet sehat dan rajin olahraga. Kamu bisa mulai diet dengan lebih banyak makan sayuran dan buah.

Diet sehat juga dipengaruhi dengan tubuh yang mendapat cukup asupan air. Jangan lupa untuk selalu memilih makanan yang direbus daripada digoreng, serta memerhatikan kalori yang sesuai dengan kebutuhan harian orang dewasa.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah lebih banyak melakukan olahraga. Bukan cuma olahraga, aktivitas fisik juga dapat membantu untuk menurunkan ukuran lingkar perutmu.

Tapi, tentu saja akan lebih baik jika kamu berkonsultasi dengan dokter. Dokter bisa merekomendasikan pola makan sehat untukmu, sambil memantau kondisi kesehatanmu.

Punya pertanyaan lain seputar masalah kesehatan? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. CDC diakses 19 Agustus 2020 Assessing Your Weight
  2. NHS diakses 19 Agustus 2020 Why is my waist size important?
  3. Harvard T.H. Chan School of Public Health diakses 19 Agustus 2020 Waist Size Matters 
  4. Kemenkes diakses 19 Agustus 2020 Cek Lingkar Perut Anda 
    register-docotr