Info Sehat

Suhu Tubuh Normal Tidak Selalu 37° Celcius Lho, Ini Penjelasannya

July 25, 2020 | Anisya Fitrianti
feature image

Ketika ditanya berapa suhu tubuh normal pada manusia, apa yang ada dalam pikiranmu? Apakah angka 37 derajat Celcius? Faktanya jumlah tersebut hanyalah angka rata-rata dan suhu yang normal pada setiap orang dapat berbeda. Mungkin sedikit lebih tinggi atau lebih rendah dari 37 derajat Celcius. 

Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi suhu tubuh seseorang. Jadi, ketika kamu menemukan suhu tubuhmu menurun drastis atau meningkat tajam, ini adalah sinyal bahwa ada yang tidak beres di dalam tubuh. 

Baca Juga: Jenis-jenis Termometer untuk Ukur Suhu Tubuh, Mana Paling Akurat?

Mengenal suhu tubuh normal

Berdasarkan penelitian, temperatur normal pada manusia adalah 37 derajat Celcius. Namun ada juga penelitian yang menyebutkan bahwa suhu yang normal berada pada angka yang sedikit lebih rendah yakni 36.8 derajat Celcius

Namun tahukah kamu bahwa suhu tubuhmu tidak akan sama sepanjang hari? Ya, dalam satu hari tubuhmu dapat mengalami perubahan suhu karena berbagai sebab. Mungkin karena berolahraga atau sedang mengalami lonjakan hormon dan sebagainya. 

Berikut ini adalah faktor-faktor yang dapat menyebabkan perubahan suhu:

  • Seberapa aktif kamu saat itu
  • Waktu pemeriksaan (siang atau malam)
  • Usia
  • Makanan atau minuman yang terakhir dikonsumsi
  • Jenis kelamin
  • Siklus menstruasi.

Rentang suhu normal berdasarkan usia

Seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh untuk mengatur suhu akan berubah. Sehingga pada umumnya, orang tua memiliki suhu yang lebih rendah. Nah berdasarkan usia, suhu rata-rata manusia dapat diperkirakan sebagai berikut

  • Bayi dan anak-anak. Pada bayi dan anak-anak, suhu tubuh rata-rata berkisar antara 36,6 – 37,2 derajat Celcius.
  • Orang dewasa. Untuk orang dewasa, suhu tubuh rata-rata berkisar dari 36.1 – 37,2  derajat Celcius.
  • Lanjut usia (di atas 65 tahun). Pada orang tua, suhu tubuh rata-rata berada di bawah angka 36,2 derajat Celcius.

Untuk mengontrol kondisi kesehatan, kamu bisa mencatat rentang suhu normal tubuhmu sendiri. Mengingat setiap orang memiliki suhu tubuh yang bervariasi. Sehingga ketika tubuh melewati rentang normal, kamu bisa segera menyadari gangguan pada kondisi kesehatanmu. 

Suhu tubuh lebih tinggi

Ketika suhu berada di atas rentang normal, tubuh berarti sedang mengalami demam. Untuk mengidentifikasi tubuh yang demam kamu bisa menggunakan pedoman di bawah ini. 

  • Pemeriksaan suhu melalui dubur atau telinga berada di angka 38 derajat Celcius atau lebih tinggi. 
  • Pemeriksaan suhu melalui mulut berada di angka 37,8 derajat Celcius atau lebih tinggi. 
  • Pemeriksaan suhu melalui ketiak  berada di angka 37,2 derajat Celcius atau lebih tinggi. 

Demam juga dapat disertai dengan tanda dan gejala lain, seperti:

  • Berkeringat
  • Gemetar atau mengigil
  • Kulit panas atau memerah
  • Sakit kepala
  • Pegal-pegal
  • Kelelahan
  • Lemas
  • Kehilangan selera makan
  • Peningkatan denyut jantung
  • Dehidrasi.

Demam mungkin dapat membuat kamu merasa tidak nyaman, tapi demam bukanlah hal yang buruk. Karena ketika tubuh demam berarti tubuh sedang melawan sesuatu. Umumnya, demam dapat diatasi dengan beristirahat yang cukup. 

Namun segeralah temui dokter bila kamu mengalami demam selama lebih dari tiga hari berturut-turut disertai dengan gejala-gejala seperti:

  • Muntah
  • Sakit kepala
  • Nyeri dada
  • Leher yang kaku
  • Ruam
  • Bengkak di area tenggorokan.

Kondisi demam juga sering dialami bayi atau anak-anak, segeralah berkonsultasi dengan dokter bila anak masuk ke dalam kategori berikut: 

  • Berusia kurang dari tiga bulan dan demam
  • Berusia antara tiga bulan dan tiga tahun dengan suhu 38,9 derajat Celcius
  • Berusia tiga tahun atau lebih dengan suhu 39,4 derajat Celcius

Baca juga: Mengenal Kondisi Demam pada Anak yang Harus Moms Ketahui

Suhu tubuh lebih rendah

Kondisi suhu tubuh yang rendah biasa disebut dengan hipotermia. Hipotermia merupakan kondisi serius yang terjadi ketika tubuh kehilangan panas. Untuk orang dewasa, suhu yang turun di bawah 35 derajat Celcius dapat dikatakan sebagai tanda hipotermia. 

Hipotermia seringkali disebut terjadi akibat berlama-lama ketika cuaca dingin dan berada di luar ruangan. Tetapi nyatanya hipotermia juga bisa terjadi di dalam ruangan.

Bayi dan orang tua merupakan kelompok yang rentan mengalami hipotermia di dalam ruangan. Hipotermia juga dapat muncul disertai dengan berbagai tanda lain seperti:

  • Tubuh gemetaran
  • Napas pendek
  • Berbicara kasar atau bergumam
  • Denyut nadi lemah
  • Sulit mengontrol tubuh
  • Kebingungan atau hilang ingatan
  • Hilang kesadaran
  • Kulit merah
  • Mengantuk atau sangat lemas.

Bila kamu atau kerabat dekatmu mengalami gejala hipotermia, segeralah minta bantuan dokter. Dokter dapat memberi beberapa pertolongan agar suhu kembali normal. 

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
    register-docotr