Info Sehat

Jangan Disepelekan, Ini Deretan Penyebab Bibir Bisa Kesemutan!

November 22, 2020 | Arianti Khairina | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Sensasi kesemutan di bibir bisa jadi tidak menyenangkan dan tidak nyaman. Apakah ini bisa dianggap normal atau sebaliknya kondisi ini menunjukkan kondisi medis serius yang terjadi pada tubuh?

Kesemutan pada bibir 

Dilansir dari Medical News Today, kesemutan pada bibir yaitu sebuah sensasi yang dikomunikasikan melalui sistem saraf tubuh, terdiri dari saraf dan sel. Otak dan sumsum tulang belakang membentuk sistem saraf pusat, dan bagian tubuh lainnya membentuk sistem saraf tepi.

Salah satu penyebab kesemutan pada bibir karena neuropati perifer yang mengacu kerusakan saraf pada sistem saraf tepi. Gejala yang umum adalah mati rasa atau kesemutan. Semua bagian tubuh, termasuk bibir, bisa terpengaruh. 

Baca juga: Yuk Dicoba! Ini Ragam Cara Memerahkan Bibir Secara Alami dan Perawatan Medis

Tak hanya neuropati perifer, berikut ini deretan lain penyebab bibir kesemutan:

1. Alergi

Ketika terjadi suatu reaksi alergi yang memengaruhi bibir, pada umumnya akan diawali dengan munculnya pembengkakan di bawah kulit, dan lebih dikenal sebagai angioedema. Bibir kesemutan atau mati rasa ini paling sering disebabkan oleh alergi terhadap makanan atau obat-obatan. 

Dalam kasus reaksi yang parah, seseorang harus menyadari tanda-tanda anafilaksis (reaksi alergi berat yang terjadi secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan kematian). Perawatan medis diperlukan jika seseorang mengalami kesulitan bernapas dan pingsan.

2. Bibir pecah-pecah

Ketika bibir menjadi sangat kering selama musim dingin, musim panas, biasanya akan timbul bibir kesemutan atau seseorang yang memiliki kondisi kulit seperti eksim. 

Salah satu cara yang terbukti efektif untuk mencegah bibir pecah-pecah dengan menggunakan lip balm

3. Cold sore

Tanda pertama cold sore adalah kesemutan atau sensasi terbakar di sekitar mulut dan bibir, yang kemudian berkembang menjadi luka kecil berisi cairan.

Cold sore disebabkan oleh virus herpes simpleks, yang sangat menular dan menular dari orang ke orang melalui kontak dekat, seperti berciuman. Virus biasanya tidak aktif tetapi dapat menyebar dalam bentuk luka dingin dari waktu ke waktu.

Luka dingin biasanya akan sembuh tanpa pengobatan dalam 7 hingga 10 hari. Tetapi menggunakan krim antivirus segera setelah seseorang merasa kesemutan pada bibir dapat membantu mempercepat proses penyembuhan. Beberapa perawatan luka dingin dapat dibeli secara online.

4. Kerusakan saraf

Neuropati dapat disebabkan oleh kerusakan fisik pada kulit, seperti luka bakar. Jika bibir terkena panas atau dingin yang ekstrem, terbakar sinar matahari, atau bersentuhan dengan zat beracun seperti pemutih, dapat merusak saraf dan menyebabkan kesemutan, mati rasa, dan nyeri.

5. Stroke

Stroke adalah keadaan darurat medis yang disebabkan oleh gangguan aliran darah ke otak. Tanda-tanda stroke muncul dengan sangat cepat, jadi seseorang harus mencari pertolongan darurat jika seseorang memiliki gejala-gejala berikut:

  • Mati rasa atau kelemahan mendadak di satu sisi tubuh
  • Kehilangan keseimbangan atau pusing
  • Kebingungan atau kesulitan berbicara
  • Sakit kepala parah tanpa alasan yang jelas
  • Wajah, mulut, atau mata terkulai di satu sisi.

6. Lupus

Lupus adalah penyakit sistem kekebalan yang dapat menyerang banyak bagian tubuh, termasuk saraf. Jika jaringan di sekitar saraf bengkak, tekanan dapat memengaruhi kemampuan saraf untuk mengirimkan informasi.

Lupus bisa sangat sulit didiagnosis karena banyaknya gejala. Gejala lain yang dapat mengindikasikan kerusakan pada sistem saraf termasuk masalah penglihatan, pusing, nyeri yang menyerang wajah, atau kelopak mata yang terkulai.

Baca Juga: Sering Kesemutan? Bisa Jadi Ciri-Ciri Kekurangan Kalium dalam Tubuh

7. Syndrome raynaud

Kondisi ini memengaruhi aliran darah ke bagian tubuh yang paling jauh, seperti tangan dan kaki, tetapi juga dapat memengaruhi bibir dan lidah.

Pembuluh darah akan merespons dingin atau stres dengan mengecil, yang menyebabkan rasa sangat dingin, kesemutan, atau mati rasa. Ini juga dapat mengubah bagian tubuh yang terkena menjadi putih atau biru.

Seseorang yang memiliki fenomena Raynaud harus berhati-hati untuk tetap hangat dan kering, mengurangi stres, dan berhenti merokok jika perlu untuk mengurangi gejalanya.

Punya pertanyaan lebih lanjut seputar kesehatan? Silakan chat langsung dengan dokter kami untuk konsultasi melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. medicalnewstoday.com (2019) diakses pada 20 November 2020. Why are my lips tingling?
  2. healthline.com (2018) diakses pada 20 November 2020. What Causes Tingling Lips? 
    register-docotr