Info Sehat

6 Gejala Batu Ginjal yang Perlu Kamu Waspadai, Apa Saja?

October 12, 2020 | Muhammad Hanif S. | dr. Raja Friska Yulanda
feature image

Batu ginjal adalah kristal yang terbentuk dari garam, kalsium, atau asam urat. Batu ini terbentuk di dalam ginjal, dapat berjalan dan berpindah ke bagian tubuh lain. Gejala batu ginjal biasanya baru terasa ketika kristal itu sudah berada di saluran kemih.

Batu ginjal bisa menimbulkan rasa sakit tak tertahankan pada bagian tubuh di mana kristal itu berada. Lalu, apa saja gejala batu ginjal yang perlu diwaspadai? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Beragam gejala batu ginjal

Gejala batu ginjal bisa dirasakan di beberapa bagian tubuh, seperti punggung, perut, bahkan di sekitar selangkangan. Batu ginjal juga dapat memengaruhi warna dan bau urine. Berikut enam gejala batu ginjal yang perlu kamu tahu:

1. Nyeri punggung dan perut

Gejala batu ginjal yang paling umum adalah nyeri punggung dan perut. Menurut sebuah penelitian, kondisi ini bisa menyebabkan sensasi perut dan punggung seperti ditusuk dengan pisau.

Rasa sakit tak terjadi begitu saja, biasanya dimulai di bagian ureter yang sempit. Ini kemudian menyebabkan penyumbatan, yang membuat tekanan di ginjal meningkat. Lokasi ginjal sendiri ada di sekitar punggung bawah.

Terkadang, rasa sakit bisa berlangsung secara tiba-tiba. Ketika batu mulai bergerak, nyeri dapat berpindah ke bagian tubuh lain, sesuai dengan lokasi batu berada. Kondisi ini bisa diperparah dengan kontraksi ureter yang mencoba mendorong batu itu keluar.

Rasa sakit bisa dimulai di sekitar punggung bagian atas, bawah tulang rusuk, perut, hingga ke area di dekat selangkangan.

2. Sakit saat kencing

Gejala batu ginjal berikutnya adalah muncul rasa sakit ketika sedang kencing. Rasa sakit tersebut muncul karena jalur urine terhambat oleh adanya kristal-kristal menyerupai batu.

Kristal tersebut ikut terdorong ke persimpangan antara ureter dan kandung kemih. Nyeri bisa terasa sangat menyakitkan, bahkan terkadang disertai sensasi panas atau terbakar. Kondisi ini disebut dengan disuria. 

Baca juga: 5 Efek Negatif Menahan Kencing, Jangan Dibiasakan!

3. Darah pada urine

Seseorang yang memiliki batu ginjal bisa kencing bercampur darah. Kondisi ini disebut dengan hematuria. Urine bisa berwarna merah terang, merah gelap, atau bahkan cokelat.

Batu di saluran kemih dan ureter adalah benda yang seharusnya tidak ada di situ. Kristal ini bisa mengganggu sistem yang bekerja, menyebabkan gesekan, iritasi, hingga akhirnya memicu perdarahan. Dari sini, darah akan bocor ke jalur urine dan bercampur dengan air seni.

4. Urine keruh dan bau

Urine yang sehat adalah berwarna bening dan tidak berbau tajam. Perhatikan ketika kamu sedang buang air kecil, apakah urine yang keluar berwarna keruh atau tidak. Urine yang keruh dapat mengindikasikan kemungkinan adanya batu di saluran kemih.

Menurut sebuah publikasi di Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat, warna keruh pada urine bisa berasal dari nanah atau piuria. Nanah tersebut muncul akibat adanya infeksi jaringan lunak di sekitar ginjal.

Sedangkan untuk bau yang tajam, berasal dari bakteri penyebab infeksi tersebut. Bau juga bisa disebabkan oleh urine yang lebih pekat dari biasanya.

5. Sering buang air kecil

Jika kamu merasa ingin buang air kecil terlalu sering, hal ini bisa menandakan adanya batu ginjal. Meski, kondisi tersebut tergantung pada di mana batu itu berada. Batu yang berada di saluran kemih bagian bawah bisa memberi dorongan pada urine untuk segera dikeluarkan.

Sehingga, kamu akan lebih sering ingin buang air kecil. Ketika sedang kencing, urine yang keluar biasanya sedikit. Hal ini bisa dipengaruhi oleh kontraksi di kandung kemih, meski hanya ada sedikit urine di dalamnya.

Baca juga: Penyebab Sering Buang Air Kecil di Malam Hari: Kondisi Medis hingga Gaya Hidup

6. Mual dan muntah

Gejala batu ginjal yang terakhir adalah mual dan muntah. Tak banyak yang tahu bahwa mual dan muntah bisa mengindikasikan adanya batu di organ ginjal. Sebab, ada banyak penyakit dan kondisi lain yang juga memiliki gejala seperti ini.

Mengutip dari Healthline, gejala mual dan muntah bisa terjadi karena adanya hubungan saraf antara ginjal dan saluran pencernaan. Sehingga, dapat menyebabkan sakit perut, mual, dan muntah. Mual dan muntah juga bisa menjadi cara atau respons tubuh terhadap rasa sakit yang hebat.

Nah, itulah enam gejala batu ginjal yang perlu kamu waspadai. Jika sudah merasakan lebih dari satu gejala di atas, tidak perlu pikir panjang untuk segera memeriksakan diri. Tetap jaga kesehatan, ya!

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference

  1. Healthline, diakses 6 Oktober 2020, 8 Signs and Symptoms of Kidney Stones.
  2. Health, diakses 6 Oktober 2020, 7 Signs You Could Have Kidney Stones–and When to See a Doctor.
  3. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 6 Oktober 2020, Pyuria and Urine Cultures in Patients with Acute Renal Colic.
  4. National Center for Biotechnology Information (NCBI), diakses 6 Oktober 2020, Emergency Department Visits and Hospital Admissions for Kidney Stone Disease, 2009.

    register-docotr