Info Sehat

Hindari Pakai Berlebihan Saat Masak, Ini Efek MSG pada Kesehatan Tubuh!

June 15, 2020 | Husni Efendi
feature image

Monosodium Glutamate (MSG) saat ini populer digunakan sebagai penyedap rasa pada berbagai jenis masakan. Tapi tahukah kamu apa saja efek MSG pada kesehatan jika dikonsumsi berlebihan?

Ya, mengingat rasa gurih yang dihasilkan dari MSG, tetap hindari menggunakannya berlebihan, ya. Seberapa banyak konsumsi MSG bisa berakibat buruk pada kesehatan?

Apa itu MSG?

MSG berasal dari asam amino glutamat atau asam glutamat. MSG biasanya berbentuk bubuk kristal putih yang menyerupai garam atau gula. MSG dibuat dengan fermentasi sari pati tebu.

Proses fermentasi ini juga seperti proses yang digunakan untuk membuat anggur dan yoghurt.

Sejauh ini, Food and Drug Administration (FDA) telah mengategorikan MSG sebagai bahan makanan yang aman untuk digunakan. Namun, penggunaan dan takarannya harus tetap diperhatikan.

Oleh karena itu, FDA meminta kepada produsen makanan untuk mencantumkannya pada label atau kemasan makanan.

Efek MSG pada kesehatan saat terlalu banyak dikonsumsi

Penggunaan MSG atau penyedap rasa berlebih dapat menyebabkan kondisi tertentu yang membuat dampak buruk pada kesehatan, di antaranya:

Chinese Restaurant Syndrome

Dilansir Healthline, istilah Chinese restaurant syndrome merupakan istilah lama untuk suatu kondisi kesehatan pada tahun 1960-an, yang merujuk pada kumpulan gejala yang dialami seseorang setelah mengonsumsi makanan dari restoran khas Tiongkok.

Gejala tersebut dapat berupa rasa kelelahan, berkeringat, mual, sakit kepala, dan mati rasa yang aneh yang tiba-tiba menyerang tubuh beberapa saat setelah mengonsumsi makanan.

Pada kasus lain, beberapa orang dapat mengalami gejala yang lebih berbahaya, seperti reaksi alergi seperti nyeri pada dada, denyut jantung yang menjadi cepat, sulit bernapas, serta bengkak pada area wajah dan tenggorokan.

MSG adalah faktor yang dianggap menjadi penyebab atas munculnya gejala-gejala tersebut. Terutama ketika seseorang mengonsumsi MSG lebih dari 3 gram dan secara medis tubuhnya sensitif terhadap MSG.

Meningkatkan tekanan darah

Mengonsumsi MSG dalam jangka waktu yang panjang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Beberapa orang yang lebih sensitif terhadap MSG, bahkan bisa mengalami efek berupa sakit kepala.

Ada baiknya kamu sering kontrol tekanan darah, dan mengurangi konsumsi MSG jika terindikasi mengalami gangguan hipertensi.

Meningkatkan risiko obesitas

Mengonsumsi MSG secara berlebihan juga dianggap dapat menyebabkan obesitas atau kegemukan. Mengontrol pola makan sekaligus kandungan yang ada di dalamnya, perlu kamu lakukan untuk menjaga berat badan.

Lebih jelasnya, kamu bisa berkonsultasi kepada dokter atau ahli gizi tentang seberapa banyak konsumsi MSG, yang diperlukan untuk tetap menjaga kondisi ideal berat badan.

Apakah aman mengonsumsi makanan dengan MSG?

Sebuah studi tahun 2008 mengaitkan tingkat obesitas seseorang dengan asupan MSG seiring penambahan berat badan.

Bisa dibilang kemungkinan terbaik untuk meminimalkan risiko tersebut bukan pada tidak mengonsumsinya sama sekali. Berkonsultasilah kepada dokter apakah ada jumlah yang aman, untuk kamu bisa mengonsumsi makanan yang mengandung MSG.

Mungkin kamu perlu menghindari makanan yang mengandung MSG jika kemudian mengalami beberapa gejala seperti yang disebutkan di atas, setelah memakan makanan yang mengandung MSG.

Langkah terbaik adalah membaca daftar bahan pada paket makanan yang akan kamu konsumsi. Ketika kamu makan di restoran, tanyakan apakah mereka menambahkan MSG ke makanan yang disajikan.

Namun jika kamu merasa sensitif terhadap makanan yang mengandung MSG dalam jumlah besar, bicarakan dengan dokter atau ahli gizi tentang makanan khusus, apa yang perlu dikonsumsi atau dikurangi, atau bahan sehat apa yang bisa menggantikan MSG.

Jika kamu ingin berkonsultasi lebih mendalam dengan dokter perihal mengonsumsi olahan yang mengandung MSG, kamu bisa menghubungi dokter di aplikasi Good Doctor. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  • Healthline.com, MSG (Monosodium Glutamate): Good or Bad? diakses 11 Juni 2020
    https://www.healthline.com/nutrition/msg-good-or-bad#sensitivity
  • Healthline.com, Chinese Restaurant Syndrome, diakses 11 Juni 2020
    https://www.healthline.com/health/chinese-restaurant-syndrome#monosodium-glutamate
  • Medical News Today, Chinese restaurant syndrome: What you need to know, diakses 11 Juni 2020
    https://www.medicalnewstoday.com/articles/322303#prevention
  • Medical News Today, MSG: More than just a food additive, diakses 11 Juni 2020
    https://www.medicalnewstoday.com/articles/318589#The-MSG-controversy
  • Mayoclinic.org, What is MSG? Is it bad for you? diakses 11 Juni 2020
    https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/nutrition-and-healthy-eating/expert-answers/monosodium-glutamate/faq-20058196
  • Ncbi.nlm.nih.gov, Chinese Restaurant Syndrome, diakses 11 Juni 2020
    https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5278591/
  • Semanticscholar.org, Association of monosodium glutamate intake with overweight in Chinese adults: the INTERMAP Study, https://www.semanticscholar.org/paper/Association-of-monosodium-glutamate-intake-with-in-He-Zhao/d2b30a3d68fed7c264f230ca1868a9fed976d8a4, diakses 11 Juni 2020
  • Karger.com, Monosodium Glutamate in the Diet Does Not Raise Brain Glutamate Concentrations or Disrupt Brain Functions, https://www.karger.com/Article/Pdf/494782, diakses 11 Juni 2020
    register-docotr