Info Sehat

Deretan Bahaya jika Terlalu Sering Konsumsi Makanan Asin!

October 22, 2020 | Arianti Khairina
feature image

Garam adalah salah satu bumbu dapur yang membuat masakan terasa lebih gurih dan asin. Oleh sebab itu banyak orang yang menyukainya. Namun perlu kamu ketahui bahwa sangat tidak dianjurkan untuk konsumsi makanan asin berlebihan. Ini dampaknya bagi kesehatan tubuh.

Mengapa tidak boleh banyak mengonsumsi makanan asin?

Dilansir dari Eat This, Not That!, keripik kentang, pizza, french fries, dan sup ini semua adalah makanan yang disukai semua orang, tetapi mereka memiliki kesamaan yaitu makanan yang paling asin. 

Jika kamu cukup sering makan makanan asin tersebut, mungkin tidak terlalu menyadari apa yang sebenarnya terjadi saat memakannya secara teratur.

The American Heart Association sebenarnya merekomendasikan kebanyakan orang dewasa mengonsumsi tidak lebih dari 2.300 miligram sodium per hari dengan batas ideal tidak lebih dari 1.500 miligram. 

Baca juga: Benarkah Manfaat Garam Himalaya Lebih Baik dari Garam Biasa?

Dampak mengonsumsi makanan asin berlebihan 

Jika kamu tetap mengonsumsi makanan asin lebih dari batas ideal yang telah disebutkan di atas, berikut ini ada beberapa dampak yang dapat mengganggu kesehatan seperti dilansir dari Eat This, Not That!:

1. Membuat kamu jarang minum

Perlu kamu ketahui bahwa semakin banyak garam yang dikonsumsi, semakin sedikit air yang diminum. Ini dikatakan karena tubuh mengawetkan dan menghasilkan lebih banyak air ketika mengonsumsi makanan asin. 

2. Meningkatkan berat badan 

Jika kamu menikmati makanan asin secara berlebihan, hal itu bisa menjadi salah satu faktor berat badanmu alami perubahan. Tak hanya itu kamu juga perlu tahu bahwa mengonsumsi garam berlebih dapat membuat nafsu makan seseorang lebih banyak.

Pada umumnya makanan berlemak secara keseluruhan yang amat disukai akhir-akhir ini bukan?

3. Perut terasa kentang

Mengonsumsi makanan asin setiap hari akan menyebabkan kembung, karena tubuh menahan air.

Sebuah studi di The American Journal of Gastroenterology menemukan bahwa kembung lebih sering terjadi pada mereka yang makan makanan tinggi sodium dibandingkan mereka yang makan makanan rendah sodium. 

Saat menderita kembung, kamu akan merasa tidak nyaman sepanjang hari karena menahan rasa sakitnya, jadi camilan asin jika dikonsumsi setiap hari sangat tidak baik. 

4. Jari-jari mulai membengkak

Tak hanya perut kembung saja, banyak makanan asin, juga membuat jari membengkak. Lihat, ketika ada terlalu banyak garam di aliran darah, tubuh mungkin hanya akan menahan cairan jika semua natrium tidak dikeluarkan melalui urine. Saat itulah terjadi pembengkakan di jari-jari

5. Kulit pecah-pecah

Dilansir dari Eat This, Not That!  mereka yang berjerawat mengonsumsi makanan asin lebih banyak dibandingkan dengan mereka bebas jerawat karena tidak mengonsumsi makanan asin.

Baca Juga: Mengapa Makanan Asin Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Perut?

6. Memicu terjadinya tekanan darah tinggi

Hal ini sebenarnya sudah bukan rahasia, karena banyak orang yang mengonsumsi asupan natrium tinggi mengalami risiko lebih tinggi terkena tekanan darah tinggi. Meskipun ini bukan efek samping langsung dari makanan asin. 

Jika pola maka dipenuhi dengan banyak makanan asin, lama kelamaan kamu harus mempersiapkan diri untuk menderita hipertensi. Namun tidak hanya itu saja, stroke, gagal jantung, kanker perut, dan penyakit ginjal juga dikaitkan dengan asupan natrium yang berlebihan. 

Beberapa dampak di atas, akibat dari berlebihan mengonsumsi makanan asin. Oleh sebab itu jaga dan atur pola makanmu agar tidak timbul beberapa gangguan kesehatan ya. 

Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!

Reference
  1. Eatthis.com (2020) diakses pada 20 Oktober 2020. 7 Scary Side Effects of Eating Salty Foods 
  2. Heart.org (2018) diakses pada 20 Oktober 2020. How much sodium should I eat per day?
  3. Ovid.com (2019) diakses pada 20 Oktober 2020. Effects of the DASH Diet and Sodium Intake on Bloating: Results From the DASH–Sodium Trial 
    register-docotr