Info Sehat

8 Ciri-ciri Kanker Kelenjar Getah Bening, Sudah Tahu Belum?

May 11, 2020 | Ajeng Annastasia | dr Desi Khoirunnisa M
feature image

Kanker kelenjar getah bening atau limfoma merupakan kanker yang berkembang di jaringan kelenjar getah bening atau kelenjar limfa. Nah, apa saja ya ciri-ciri kanker kelenjar getah bening yang perlu kamu ketahui?

Jaringan kelenjar getah bening mencakup sistem limfatik dan kekebalan tubuh. 

Ciri-ciri kanker kelenjar getah bening

Gejalanya memang banyak, tetapi yang paling mudah diamati adalah munculnya benjolan pada beberapa daerah kelenjar getah bening, misalnya leher, ketiak, atau selangkangan tanpa disertai rasa nyeri.

Sayangnya, sebagian besar pengidap penyakit ini baru menyadari setelah memasuki stadium lanjut. Kondisi ini tentu bisa memengaruhi proses pengobatan.

Oleh sebab itu, kenalilah ciri-ciri kanker kelenjar getah bening sedini mungkin:

Pembengkakan kelenjar getah bening

operasi amandel
Bengkak di area kelenjar getah bening jadi salah satu tandanya. Foto: Shutterstock.com

Gejala kanker kelenjar getah bening yang paling umum adalah pembengkakan atau benjolan di daerah ketiak, leher, atau selangkangan.

Kelenjar getah bening ini berfungsi sebagai sistem imun kita yaitu melawan infeksi pada tubuh terhadap virus, bakteri, atau penyebab lainnya.

Sel kanker memang bukan satu-satunya penyebab kelenjar getah bening membengkak. Umumnya penyakit infeksi lainnya bisa juga menimbulkan pembesaran kelenjar getah bening seperti, peradangan pada amandel, infeksi bakteri atau virus, atau juga peradangan pada gigi. 

Pada dasarnya ciri utama kanker limfoma adalah terdapat pembesaran atau pembengkakan satu atau lebih kelenjar getah bening, yang biasanya tidak disertai rasa nyeri. Paling sering di sisi ketiak, di leher, atau di bagian lipat paha.

Namun perlu pemeriksaan lanjutan lainnya untuk memastikan ini gejala kanker atau tidak yaitu dengan bantuan biopsi.

Baca juga: Cara Menurunkan Berat Badan yang Aman dan Efektif, Mau Coba?

Cepat lelah sebagai salah satu ciri-ciri kanker kelenjar getah bening

ciri-ciri kanker kelenjar getah bening
Cepat lelah akhir-akhir ini? Bisa jadi ciri-ciri kanker kelenjar getah bening. Foto: Shutterstock.com

Kanker kelenjar getah bening mengakibatkan kekebalan tubuh menurun. Akibatnya penderita sering merasa lelah. Biasanya ditandai dengan napas yang terengah-engah atau sulit bernapas ketika melakukan rutinitas sehari-hari.    

Berat badan turun drastis

Sel-sel kanker yang menyerang kelenjar getah bening akan terus menerus menggerogoti tubuh penderitanya, salah satunya dengan mengambil nutrisi dalam tubuh. 

Lama-kelamaan tubuh kekurangan nutrisi penting, sampai mengakibatkan penurunan berat badan secara drastis. Tubuh juga akan merasa lemas. 

Waspadai jika berat badan mengalami penurunan 5% dalam satu bulan hingga 10% dalam 6 bulan. Segera periksakan diri ke dokter ketika mengalami penurunan berat badan yang tidak wajar seperti ini. 

Demam disertai menggigil

ciri-ciri kanker kelenjar getah bening
Demam jadi salah satu ciri-ciri kanker kelenjar getah bening. Foto: Shutterstock.com

Hampir semua penyakit menimbulkan gejala demam. Biasanya penderita kanker kelenjar getah bening mengalami demam yang tidak terlalu tinggi, sekitar 37 derajat celcius, atau tidak pernah lebih dari 38 derajat celcius. 

Suhu tubuh meningkat karena serangan dari sel kanker yang merangsang termostat dan hipotalamus. Rangsangan terhadap termostat mengakibatkan sensasi kedinginan terhadap tubuh. 

Itulah sebabnya demam yang disebabkan oleh kanker disertai dengan tubuh yang menggigil. Gejala demam oleh kanker kelenjar getah bening akan hilang timbul.

Baca juga: Penyebaran Infeksi Leptospirosis dan Cara Pencegahannya

Sering berkeringat di malam hari

Penderita kanker kelenjar getah bening akan berkeringat setiap malam. Keluarnya keringat bukan karena beraktifitas, melainkan respons tubuh dalam menanggapi kenaikan suhu tubuh, serta respons terhadap hormon dan protein abnormal yang diproduksi oleh limfoma.

Keringat dapat keluar dengan ekstrem meskipun udara sedang dingin.

Kehilangan selera makan

Makanan yang baik untuk jantung
Perhatikan juga nafsu makan kamu akhir-akhir ini, ya. Foto: Shutterstock.com

Umumnya penderita kanker kelenjar getah bening akan kehilangan nafsu makan. Hal ini karena adanya kanker itu sendiri, atau pengaruh dari obat-obatan yang dikonsumsi oleh penderita. 

Obat-obatan kanker memiliki efek samping, salah satunya mempengaruhi indra pengecap. 

Biasanya penderita kanker juga mengalami gangguan pencernaan, seperti mual, muntah, kembung, atau diare. Kondisi ini dapat mengakibatkan seseorang kehilangan nafsu makan.

Ciri-ciri kanker kelenjar getah bening: merasa cepat kenyang

Jika muncul benjolan di area perut, biasanya gejala ini akan muncul. Penderita kanker kelenjar getah bening jenis limfoma non-hodgkin akan merasa cepat kenyang ditengah mengonsumsi makanan. 

Hal ini karena otot di lambung mengalami gangguan saat mendorong makanan ke usus. Kondisi ini mengharuskan pasien menjalani CT scan untuk memastikan keadaannya.

Baca juga: Mengenal Penyakit Autoimun: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Kurang sel darah merah

Sel kanker getah bening  banyak menyerap sel darah merah, akibatnya tubuh jadi kekurangan banyak hemoglobin. Apabila kanker sudah parah dan menyerang organ dalam, kondisi ini dapat mengakibatkan pendarahan. 

Pendarahan tersebut menyebabkan berkurangnya zat besi dalam darah, lambat laun sel darah merah pun menurun drastis. 

Jadi jika kamu mengalami beberapa ciri-ciri kanker kelenjar getah bening di atas, sebaiknya periksakan ke dokter.

Pemeriksaan perlu dilakukan untuk memastikan apakah benar ciri-ciri kanker kelenjar getah bening atau bukan, serta untuk mendapatkan penanganan sedini mungkin. 

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

Healthfully (2018). Diakses 10 Desember 2019. Warning Signs of Lymph Node Cancer
American Cancer Society. Diakses 10 Desember 2019. Signs and Symptoms of Non-Hodgkin Lymphoma
Mayo Clinic. Diakses 10 Desember 2019. Swollen Lymph Nodes

    register-docotr