Info Sehat

Patut Dicoba, Begini Cara Hilangkan Cegukan Saat Puasa

May 8, 2020 | Ajeng Dwiri Banyu
feature image

Cara menghilangkan cegukan saat puasa banyak dicari karena cukup menjengkelkan jika tak segera hilang. Cegukan sering terjadi secara tiba-tiba dan bisa berlangsung singkat maupun lama.

Cegukan secara medis dikenal sebagai sinkron diafragma flutter atau SDF. Kondisi ini terjadi karena diafragma tiba-tiba berkontraksi secara tidak sengaja dan pada saat yang sama pita suara tertutup sehingga menghalangi aliran udara.

Munculnya cegukan bisa disebabkan oleh berbagai hal, termasuk gaya hidup yang buruk, seperti makan terlalu banyak atau cepat, mengonsumsi makanan pedas, sering mengonsumsi minuman berkarbonasi dan sering minum alkohol.

Bagaimana cara hilangkan cegukan saat puasa?

Cara pertama yang bisa dilakukan untuk menghentikan cegukan adalah minum air hangat. Air hangat dipercaya mampu membantu melancarkan peredaran darah serta oksigen dalam tubuh.

Cegukan bisa hilang jika kamu segera mengonsumsi air hangat secara perlahan dan tahan napas dengan posisi tubuh membungkuk.

Nah, cara menghilangkan cegukan ketika puasa dengan mengonsumsi air hangat tentu tidak bisa dilakukan. Hal ini karena puasa mengharuskan kamu untuk menahan lapar dan haus mulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari.

Lalu, bagaimana cara menghilangkan cegukan ketika berpuasa? Berikut beberapa tips menghilangkan cegukan yang bisa diterapkan selama berpuasa.

1. Atur pernapasan

Ketika puasa, kamu bisa menggunakan teknik atur pernapasan jika mengalami cegukan. Cegukan yang berkepanjangan dapat menghilang dengan mengatur pernafasan dengan benar.

Bernapas secara teratur dapat membantu oksigen dan karbondioksida masuk secara bergantian dengan kadar yang tepat.

Cara mengatur pernapasan yang tepat adalah dengan menarik napas selama lima hitungan dan keluarkan juga dalam lima hitungan. Ulangi teknik pernapasan ini sampai cegukan benar-benar menghilang. 

2. Tahan napas

Cegukan yang berkepanjangan akan membuat kamu merasa tidak nyaman, kan? Nah, selain mengatur pernapasan, cara mudah untuk mengatasi cegukan yang berkepanjangan adalah menahan napas.

Teknik yang sering digunakan sebagian besar orang ini dipercaya mampu menambah kadar karbondioksida di dalam tubuh. 

Teknik satu ini bisa dipraktekkan dengan cara mengambil udara dalam jumlah banyak. Setelah itu, tahan napas selama 10 hingga 20 detik kemudian buang. Ulangi cara ini seperlunya hingga cegukan tidak lagi terasa. 

3. Bernapas dengan kantong kertas

Bernapas dengan menggunakan kantong memiliki tujuan yang sama dengan menahan napas. Cara ini dapat membantu kamu dalam meningkatkan kadar karbondioksida di dalam tubuh.

Hal ini dikarenakan, jika kamu bernapas menggunakan kantong maka sebenarnya karbondioksida yang dikeluarkan kembali dihirup.

Cara menghilangkan cegukan dengan teknik sangat mudah, yakni cukup bernapas seperti biasa namun menggunakan kantong kertas. Bernapaslah secara perlahan, kembung dan kempiskan kantong kertas dengan teratur. Namun, ingat jangan gunakan kantong plastik, ya!

4. Teknik melipat kedua lutut

Teknik lain untuk mengatasi cegukan saat puasa tanpa mengonsumsi makanan atau minuman adalah melipat kedua lutut. Cegukan yang mengganggu kegiatan sehari-hari adalah menahan nafas sambil menekuk kedua lutut.

Cara ini dipercaya mampu mengatasi cegukan dengan cepat dan tidak kambuh. Cukup cari tempat duduk yang nyaman dan tekuklah kedua lutut di depan dada. Tahan posisi ini selama dua menit dengan tetap mengatur pernapasan. Ulangi cara ini sampai cegukan benar-benar sudah hilang.

5. Pijat arteri karotis

Memijat arteri karotis juga bisa menjadi cara mengatasi cegukan saat puasa. Perlu diketahui, kamu memiliki dua arteri karotis yang biasanya akan dirasakan ketika memeriksa denyut nadi. Arteri karotis yang dipijat secara perlahan mampu membantu menghilangkan cegukan berkelanjutan.

Caranya cukup mudah, yaitu dengan memiringkan kepala ke kiri dan pijat arteri di sisi kanan dengan gerakan memutar. Lakukan teknik ini selama 5 hingga 10 detik hingga cegukan menghilang.

Pencegahan terhadap cegukan yang bisa dilakukan

Cegukan yang sering terjadi biasanya dipicu oleh berbagai faktor tertentu. Karena itu, menghindari faktor pemicu dapat mengurangi risiko cegukan berkelanjutan. Hal utama yang perlu dilakukan adalah mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

Cegukan bisa dihindari dengan mengubah perilaku dan kebiasaan. Beberapa hal dapat dicoba antara lain makan secara perlahan, hindari makanan pedas, tidak mengkonsumsi alkohol, dan hindari faktor penyebab stres

Nah, untuk menghindari rasa tidak nyaman akibat cegukan maka lakukanlah tindak pencegahan dengan benar. Apabila cegukan masih berlanjut, kemungkinan kamu memiliki masalah kesehatan lain. Untuk itu, segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut, ya!

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference
  1. Medical News Today (2017), diakses 23 April 2020. How to cure hiccups
  2. Healthline (2017), diakses 23 April 2020. How to Get Rid of Hiccups
    register-docotr