Info Sehat

Jangan Ragu Donor Darah, Ini Manfaat Kesehatannya bagi Tubuh

June 6, 2020 | Nik Nik Fadlah | dr. Debby Deriyanthi
feature image

Donor darah merupakan kegiatan yang dimaksudkan untuk membantu sesama. Namun, tahukah kamu bahwa manfaat donor darah bukan hanya dapat membantu orang lain saja, tetapi juga memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh sendiri?

Darah merupakan cairan yang penting bagi semua makhluk hidup yang berfungsi untuk mengirimkan zat oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh agar bisa bekerja dengan optimal.

Nah, lantas apa saja manfaat donor darah bagi kesehatan?

Mengapa kita harus donor darah?

Darah merupakan pemberian yang berharga yang dapat diberikan oleh seseorang kepada orang lain. Keputusan untuk menyumbangkan darahmu dapat menyelamatkan nyawa seseorang atau bahkan dapat membantu pasien yang menderita beberapa kondisi tertentu.

Transfusi darah sendiri diperlukan untuk wanita dengan komplikasi kehamilan, anak-anak dengan anemia berat, prosedur bedah yang kompleks, serta pasien dengan transfusi rutin seperti thalasemia.

Baca juga: Sebelum Donor Darah, Yuk, Cek Syarat dan Ketentuan Donor Darah di Sini

Apa saja manfaat donor darah?

Donor darah memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut adalah beberapa manfaat donor darah yang dirangkum dari Rasmussen College:

1. Dapat mengetahui masalah kesehatan dalam tubuh

Mendonorkan darah dapat menjadi cara lain untuk mengawasi kesehatan jantung.

Sebelum kamu melakukan donor darah, kamu akan diminta untuk melakukan pemeriksaan fisik seperti pemeriksaan denyut nadi, tekanan darah, suhu tubuh, hemoglobin, dan masih banyak lagi.

Terkadang pemeriksaan tersebut dapat menjelaskan masalah tubuh yang bahkan tidak diketahui oleh kita.

2. Mengurangi zat besi yang berbahaya

Tak hanya dapat mendeteksi masalah tubuh saja, donor darah juga dapat mengurangi zat besi yang berbahaya bagi tubuh, lho!

The Centers for Disease Control and Prevention menyatakan bahwa pengangkatan sel darah merah dengan proses mengeluarkan darah (atau mendonorkan darah) adalah pengobatan yang lebih disukai bagi pasien dengan kelebihan zat besi di dalam tubuh mereka.

3. Menurunkan risiko serangan jantung

Menyumbangkan darah setidaknya setahun sekali dapat mengurangi risiko serangan jantung sekitar 88 persen.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Epidemiology, hal ini juga berkaitan dengan masalah zat besi, menurut pakar kesehatan Dr. David Dragoo.

Dr. Dragoo menjelaskan bahwa kadar zat besi yang tinggi dalam darah dapat mengerutkan pembuluh darah dan memicu risiko penyakit jantung yang lebih tinggi.

Mengurangi endapan besi ekstra dengan menyumbangkan darah dapat memberikan lebih banyak ruang untuk beroperasi.

4. Mengurangi risiko terkena kanker

Secara umum, keterkaitan mendonorkan darah dengan pengurangan risiko terkena kanker memang tipis. Namun, penelitian memang mendukung pengurangan risiko kanker bagi pendonor darah dengan berbagai penyakit, salah satunya adalah hemochromatosis.

Phlebotomy yang merupakan proses pengambilan darah ditemukan sebagai metode pengurangan zat besi yang dikaitkan dengan risiko kanker dan kematian yang rendah, menurut sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal of the National Cancer Institute.

Studi tersebut berfokus pada pasien yang menderita Peripheral Artery Disease (PAD), yang merupakan masalah peredaran darah yang umum. Pasien PAD yang secara teratur mendonorkan darahnya memiliki risiko kanker yang rendah.

5. Membantu organ hati tetap sehat

Bahaya lain yang mengintai jika memiliki kelebihan zat besi adalah masalah hati. Beberapa penyakit hati yang perlu diwaspadai adalah Nonalcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD), hepatitis C, serta infeksi lainnya.

Mendonorkan darah dapat membantu meringankan sebagian besar cadangan zat besi tersebut sehingga dapat menghindari masalah hati tambahan di dalam tubuh.

6. Manfaat donor darah untuk kesehatan mental

Jika kamu mendonorkan darahmu kamu tidak hanya bisa memperoleh manfaat fisik saja, tetapi juka manfaat psikologisnya dan bisa dikatakan jika manfaat psikologis merupakan manfaat kesehatan yang paling kuat.

Menyumbangkan darah terutama jika dikerjakan secara teratur, bisa serupa dengan pekerjaan sukarela. Kamu dapat memberikan waktu untuk membantu sesama yang membutuhkan. Kegiatan sukarela telah terbukti dapat memberikan efek positif kebahagiaan.

Pada orang yang berusia 65 tahun, menjadi sukarelawan dapat mengurangi risiko depresi serta kesepian.

Demikian beberapa manfaat donor darah bagi kesehatan. Nah, sudah siap untuk mulai rutin donor belum?

Pastikan untuk mengecek kesehatan Anda dan keluarga secara rutin melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Download di sini untuk berkonsultasi dengan mitra dokter kami.

Reference

American Journal of Epidemiology (1998). Diakses pada 03 Juni 2020. Donation of Blood Is Associated with Reduced Risk of Myocardial Infarction 

Centers for Disease Control and Prevention (2003). Diakses pada 03 Juni 2020. Hemochromatosis: An Iron Overload Disease

Journal of The National Cancer Institute (2008). Diakses pada 03 Juni 2020. Decreased Cancer Risk After Iron Reduction in Patients with Peripheral Arterial Disease

Media Indonesia (2019). Diakses pada 03 Juni 2020. Kebutuhan Darah di Indonesia Belum Terpenuhi

Rasmussen College (2018). Diakses pada 03 Juni 2020. 6 Suprising Health Benefits of Donating Blood 

The New York Times (2012). Diakses pada 03 Juni 2020. A Host of Ills When Iron’s Out of Balance 

World Health Organization (WHO) (2017). Diakses pada 03 Juni 2020. Why Should I Donate Blood?

    register-docotr